6 Cara mengatasi Laptop Hang / Macet saat baru Startup



Kalau di komputer atau laptop, ada banyak sekali kata yang dibenci penggunanya. Lemot,Lambat,Macet dan Hang. Karena dengan 4 masalah tersebut, banyak sekali masalah lain yang akan ditimbulkan. Diantaranya pekerjaan atau tugas sekolah jadi terhambat.

Laptop hang, kalau melihat dari penyebabnya, sebenarnya banyak sekali. Tapi jangan khawatir, karena penyebabnya bisa di perkecil dengan penyebab utama-utamanya saja.

Laptop macet startup


Penyebab utama dari laptop yang hang banyak. Laptop yang hang juga terjadi di banyak waktu. Ada yang hang saat booting, startup (saat baru dihidupkan), ada yang saat main game ada yang saat ngetik.

Sedangkan penyebab utamanya, terjadi karena masalah software atau hardware. Kerusakan windows sampai kerusakan harddisk, biasanya jadi masalah utama penyebab kenapa laptop atau PC sobat sering hang.


Sebelum lanjut, perlu diketahui, kalau waktu dari laptop startup, dari nyala sampai masuk Windows itu rata-rata hanya butuh waktu 40 detik sampai 1 menit. Dengan asumsi spesifikasi standar dan rata.

Diatas itu, (2 menit sampai 3 menit), itu masih termasuk normal, tapi juga termasuk lama. (Masih asumsi yang sama).

Saya tahu, ketika sobat pertama kali beli laptop, pastinya booting laptop nya cepat kan? Jadi kenapa sekarang laptopnya jadi lemot, bahkan sampai hang? Nah, berikut penyebabnya:


1. File sistem (temporary) yang penuh.

Jangan ribet dengan namanya, anggap saja file sampah. File sampah yang menumpuk pada sistem, akan membuat laptop jadi lemot. Dan juga hal ini berhubungan dengan seberapa cepatnya startup pada laptop.

File sampah pada sistem yang menumpuk terlalu banyak, akan membebani kinerja laptop. Analoginya seperti saluran air yang banyak sampah. Semakin lama, pasti akan tersumbat nantinya.

File sampah ini tidak bisa dihindari, dan selalu ada ketika laptop atau PC sobat dipakai.


2. Terlalu banyak aplikasi yang diinstall.

Apa pengaruhnya aplikasi yang diinstall dengan kecepatan startup? Tidak ada hubungannya. Tapi...

Kalau aplikasi yang diinstall tersebut berjalan secara otomatis ketika baru startup, maka sebaliknya. Jadi begini:

Ketika laptop baru dinyalakan, laptop akan memasuki fase bios -> booting -> startup -> loading awal di windows sekaligus aplikasi -> laptop siap digunakan.

Tapi ketika laptop terlalu banyak aplikasi yang ikut startup, jadi begini:

fase bios -> booting -> startup -> loading awal di windows sekaligus loading aplikasi -> loading aplikasi -> loading aplikasi -> loading aplikasi -> laptop siap digunakan.

Jadi sudah paham kenapa startup laptop yang lambat sampai hang gara-gara aplikasi?


3. Harddisk yang rusak.

Harddisk, merupakan media penyimpanan di laptop atau komputer. Harddisk, menjadi komponen vital pada seberapa cepat laptop startup.

Harddisk yang rusak, otomatis akan melambat. Bahkan file pada windows bisa sulit terbaca, bahkan tidak terbaca.. sehingga startup jadi hang.

Baca juga artikel ini, untuk jaga kesehatan harddisk sobat: Cara merawat harddisk supaya awet



Itu saja sob, sedikit kan? Kalau dibahas lagi sebenarnya bisa lebih panjang, tapi hanya buang-buang waktu saja, karena dengan mengatasi 3 penyebab diatas, sobat bisa membuat startup laptop atau pc sobat cepat kembali.

Nah, untuk cara percepat startup nya.. Kita langsung mulai caranya:


1. Memakai System Restore pada Windows


Sesuai namanya, System Restore adalah fitur untuk mengembalikan kondisi sistem ke dalam waktu tertentu.

Untuk memakai System Restore, sobat butuh restore point yang bisa dibuat secara manual lewat this pc / my computer.

Kalau belum buat gimana? Jangan khawatir, system restore, biasanya akan terbuat otomatis jika sobat pernah menginstall aplikasi-aplikasi, terutama aplikasi yang berhubungan dengan sistem, seperti antivirus dan sebagainya.

Jadi ketika sobat menginstall antivirus tersebut dan mendapat sebuah restore point. lalu seminggu kemudian laptop sobat hang atau lemot. Sobat bisa mengembalikannya ke kondisi dimana sobat baru menginstall / sebelum menginstall antivirus tersebut.


Ada beberapa cara untuk memakai system restore, kalau saya lebih suka langsung lewat boot. Caranya mudah: 

Nyalakan laptop -> setelah layar bios -> tekan F6 - F7 berulang-ulang atau F8 berulang-ulang sampai ada pilihan-pilihan seperti safe mode,repair dan yang lainnya.

Nah, pilih opsi repair ini -> Kemudian cari system restore -> Lalu ikuti saja petunjuk yang ada (Mudah kok).


2. Membersihkan seluruh file sampah yang ada di Windows



Kalau sobat tidak memiliki restore point, sobat bisa skip poin 1 tadi. Yang kedua, caranya dengan membersihkan seluruh file sampah yang ada di Windows.

File sampah atau temporary files, secara otomatis akan dibuat ketika laptop atau komputer dipakai, lalu file-file tersebut masuk ke dalam sebuah folder sistem, dan tersimpan semua disana.

File-file ini semakin lama akan semakin menumpuk, bahkan tidak jarang, ada juga file temporary yang tidak terpakai sama sekali.

Lalu bagaimana cara membersihkannya? 

Caranya dengan menggunakan fitur disk cleanup pada drive sistem. Biasanya Drive C: atau menggunakan software pihak ketiga seperti CCleaner untuk membersihkannya.


laptop hang

Supaya lengkap untuk dibahas, lebih baik sobat lihat ke dalam artikel ini saja: Membersihkan drive C: yang penuh (Dijamin aman).


Kemudian, masih sehubungan dengan sebelumnya. Jangan lupa juga untuk melakukan pembersihan pada registry yang menumpuk. Sobat bisa membersihkannya lewat aplikasi pihak ketiga seperti CCleaner atau sejenisnya.


3. Melakukan defragmenter harddisk



Sama seperti file sistem, harddisk semakin lama akan semakin menumpuk file-file yang berantakan. File-file ini, akan memberatkan kinerja harddisk sehingga kecepatan harddisk melambat.

Apa hubungannya dengan startup yang hang?

Seperti yang saya bilang tadi, harddisk merupakan komponen vital yang berpengaruh terhadap kecepatan loading OS. Maka dari itu, sobat harus menjaga kesehatan harddisk sobat selalu.


defrag



Nah, Dengan defragment, selain bisa menjaga agar harddisk tetap sehat, sobat juga bisa merapihkan file-file yang berantakan tadi. Caranya, sobat hanya perlu menggunakan software defragmenter bawaan Windows maupun software pihak ketiga. Bebas, karena fungsinya sama.


4. Disable program startup



Aplikasi yang terlalu banyak terinstall, akan membuat startup melambat bahkan sampai macet. Nah, jadi bagaimana kalau seluruh aplikasi tersebut penting?

Sobat bisa mematikan aplikasi-aplikasi yang ikut meloading saat startup, caranya dengan membuka MSConfig.

Klik start -> Ketikkan MSConfig -> Masuk tab startup -> Hilangkan centang dari aplikasi yang tidak dibutuhkan.

Kemudian masuk tab service -> Centang hide all microsoft service -> Silakan hilangkan centang dari aplikasi yang tidak dibutuhkan.

Khusus pengguna Windows 10, sobat bisa mematikannya lewat task manager.

Dengan ini, aplikasi yang tadi ikut loading saat startup, menjadi tidak aktif.


5. Cek kerusakan pada harddisk



Kerusakan pada harddisk adalah kerusakan yang paling sering saya alami. Jujur saja, sudah 5 Harddisk saya rusak karena listrik rumah saya yang tidak stabil dan sering mati.

Harddisk yang rusak, akan menyebabkan file sistem bisa jadi tidak terbaca yang bisa membuat laptop jadi hang. Harddisk yang rusak, biasanya disebabkan karena bad sector.

Dalam harddisk, terdapat jutaan hingga ratusan juta sector. Biar tidak ribet, seperti ini:

Ada sebuah rak buku, dimana buku-buku tersebut masih bagus dan seluruh buku tersebut dibaca semua setiap hari oleh 1 orang dan suatu ketika, orang tersebut menemukan 1 buku yang rusak sehingga bukunya jadi sulit terbaca.

Akibat buku yang sulit terbaca tersebut, akhirnya rutinitas membaca orang itu jadi melambat, bahkan terhenti.

Sama seperti harddisk, yang kesulitan membaca file dalam sistem, hingga akhirnya membuat loading melambat bahkan macet/hang.


Ada 2 opsi untuk mengatasi laptop yang hang akibat kerusakan harddisk. 

Pertama:

Cek dulu kerusakan harddisk dengan HDTune atau software sejenisnya. Kemudian jika positif bad sector, sobat bisa mencoba untuk memperbaikinya dengan cara membaca artikel berikut: 3 cara mudah memperbaiki Harddisk Bad Sector 

Kedua: 

Mengganti harddisk tersebut dengan yang baru jika yang rusak adalah rusak fisiknya dan tidak bisa diperbaiki dengan artikel cara perbaiki harddisk bad sector diatas. Sobat juga bisa mempertimbangkan untuk upgrade ke:


6. Mempertimbangkan untuk upgrade SSD



SSD beda dengan Harddisk, cara kerja sampai cara penggunaan harian, tapi pada dasarnya fungsinya untuk storage juga.

SSD memiliki kecepatan yang sangat jauh dari harddisk, sehingga sangat cocok untuk sobat yang ingin startup laptop nya jadi cepat kembali.

Pengalaman pribadi saya memakai SSD, komputer menjadi 6 sampai 7 kali lebih cepat dibanding saat memakai harddisk. (Mulai dari PC nyala sampai Windows siap digunakan).

Karena kapasitasnya lebih kecil dari harddisk, sobat bisa menggunakan SSD khusus file sistem dan software-software yang sering digunakan.

Bagaimana dengan file lama? 

Jika harddisk sobat masih bisa digunakan, sobat bisa menyimpan data-data lama tersebut dengan menjadikan harddisk lama tadi menjadi harddisk eskternal.


Nah, demikian Cara mengatasi Laptop Hang / Macet saat baru Startup. Cara ini bisa digunakan di semua jenis laptop dan semua versi windows. Windows XP, Windows Vista, Windows 7, Windows 8, Windows 10 dan versi Windows lainnya.

Sobat bisa menggunakan optimasi harian untuk menjaga performa dari laptop sobat. Dan juga, jika sobat lemotnya bukan di startup, tapi saat dipakai, maka sobat harus baca: 11 Cara efektif atasi laptop atau PC lemot. 

Sekian, terima kasih.


Punya masalah gadget atau komputer? Masukkan email Anda disini dan dapatkan cara-cara perbaikinya:

0 Response to "6 Cara mengatasi Laptop Hang / Macet saat baru Startup"

Post a Comment

1. Ada yang ingin ditanyakan? Silakan tinggalkan di kotak komentar disini.

2. Karena banyaknya Spam, komentar dengan link aktif tidak akan di publish KECUALI relevan dengan artikel

3. Sekali lagi, KOMENTAR SPAM tidak akan diterbitkan