Cara efektif mengatasi RAM Usable di Laptop Atau PC



RAM adalah singkatan dari random acces memory yang berfungsi sebagai memori sementara (penampung data) sebelum di proses oleh processor. RAM meiliki berbagai kapasitas, 4GB, 8GB 16GB. Salah satu permasalah RAM yang sering ditemukan adalah RAM Usable.

RAM Usable, problem ini sering sekali saya temukan. Usable = terpakai, berarti artinya jumlah RAM yang terpakai. Biasanya ada beberapa versi hasil dari Usable. Biasanya 2GB jadi 1.75GB atau 1.8GB.

Ada juga yang 4GB jadi 3.75GB sampai kebawahnya.

RAM Usable


Masalah ini, sering sekali ditemukan. Dan masalah ini juga banyak ditanyakan oleh orang yang masih awam. Contohnya seperti: kenapa ada jumlah RAM yang tidak terpakai dan sia-sia?

RAM yang usable, kalau di laptop biasanya ditemukan di laptop low-end. Dan mayoritas orang Indonesia kebanyakan memakai laptop mid-end kebawah. Lalu kenapa Low end?

Penyebabnya, karena laptop low end kebanyakan memakai Windows 32 bit, penggunaan versi Windows yang 32 bit juga salah satu penyebab RAM yang usable.

Supaya cepat, berikut penyebab kenapa RAM di laptop atau PC jadi usable:


1. Penggunaan versi Windows 32 bit (X86).


Pada Windows, saya sebut saja Windows 7. memiliki batas penggunaan alias limit dari RAM. Mudahnya, RAM sobat bisa tidak terpakai jika sobat memakai RAM melebihi jumlah kapasitas dari yang ditentukan oleh sistem 32 bit.

Sobat bisa melihat fakta, kadang banyak orang yang memakai RAM 4GB, tapi sistemnya 32 Bit. Hasilnya? RAM paling hanya terbaca kurang lebih 3GB.


2. Sobat memakai VGA Onboard.


VGA onboard = VGA bawaan, berarti VGA onboard adalah VGA bawaan dari Processor / Motherboard sobat. (Kadang juga disebut IGP = Integrated Graphics Processor).

VGA onboard, kebanyakan mengambil memory dari RAM, yang menyebabkan penggunaan RAM pada Windows menjadi usable. Penggunaan ini disebut shared memory.

Berbeda dengan VGA discrete. VGA discrete memiliki dedicated memory, sehingga tidak perlu mengambil memory lagi dari RAM.

Contoh shared memory biasanya ada di Prcessor AMD APU.


3. Sobat RAMnya rusak.


Dari beberapa pengalaman di forum, ada yang bilang kalau RAM yang rusak berpengaruh juga terhadap RAM yang usable. Tapi jujur, saya belum pernah mengalami, karena saya sendiri belum pernah RAM rusak.

Nah, selain rusak, RAM yang tidak terpasang dengan benar, juga berpengaruh pada RAM yang usable.

Pengalaman pribadi saya, ketika bongkar PC untuk dibersihkan. Ketika selesai kemudian PC dinyalakan, PC saya mengalami RAM Usable, dari 8GB menjadi 7,5GB atau 6GB (Saya lupa).


Lalu bagaimana cara perbaikinya? Nah, silakan coba beberapa tutorial ini untuk atasi RAM yang usable.



1. Melakukan Upgrade Windows dari sistem 32 bit (X86) ke 64 bit (X64).



Seperti yang saya bilang sebelumnya, versi sistem pada Windows akan berpengaruh terhadap usable RAM. Dengan mengupgrade sistem ke 64 bit, sobat bisa memasang RAM hingga 16GB atau lebih sekalipun tanpa khawatir RAM yang Usable.

Karena saya juga pernah menginstall ulang laptop guru saya yang RAMnya sebesar 4GB, tapi hanya terbaca 2 sekian GB saat di 32 bit, dan jadi normal ketika pindah ke 64 bit.

Disarankan, upgrade sistem ke 64 bit hanya untuk pengguna RAM 4GB keatas saja. Untuk 2GB, 32 bit sudah cukup.


2. Setting MSConfig.

 


MSConfig, selain bisa digunakan untuk disable aplikasi yang tidak perlu saat startup, bisa juga digunakan untuk memperbaiki RAM Usable.

Pada MSConfig, terdapat fitur maximum memory yang bisa disetting untuk memperbesar memory saat boot.

Pada beberapa kasus, setting melalui MSConfig ini bisa memperbaiki RAM yang usable, caranya:

Buka MSConfig dengan cara -> Klik start MSConfig / Windows + R - Ketik MSConfig -> Masuk tab Boot -> Klik Advanced Options -> Setting maximum memory menjadi yang tertinggi.


ram usable



Dengan ini, semoga usable RAM sobat bisa diperbaiki.


3. Setting melalui BIOS.

 

Setting melalui BIOS juga bisa digunakan untuk mengatasi RAM yang usable. Dengan setting BIOS, sobat bisa mensetting penggunaan RAM pada OS, sampai setting pembagian RAM dengan VGA.

Mohon maaf, karena beragam user BIOSnya berbeda-beda, jadi tidak ada letak pasti dimana settingan untuk mengatur memory. Sobat bisa mencarinya melalui referensi dari Google maupun forum-forum.


4. Memakai VGA Discrete.

 

Jika sobat pengguna PC, sobat bisa mempertimbangkan untuk menambah VGA discrete jika sobat memakai VGA onboard.

Karena VGA onboard bisa memakai resource dari RAM, maka RAM jadi tidak terpakai sepenuhnya. Dengan menambah VGA discrete yang memiliki memori sendiri, maka RAM yang usable bisa terselesaikan.

Sobat juga mendapat penambahan performa dari VGA discrete yang sobat pakai (Walau tergantung VGA apa yang dipakai). Karena biasanya, VGA discrete memiliki performa yang lebih baik dibanding VGA onboard.


5. Membersihkan RAM.

 

Jika sobat mengalami masalah seperti pengalaman yang saya alami, coba cabut RAM dari socketnya. Kemudian, bersihkan socketnya dengan penghapus, juga kuningan RAM dengan penghapus. 

Tujuannya, supaya kotoran yang menempel pada RAM bisa hilang, dan RAM bisa terbaca dengan baik nantinya.

Jika sudah, pasang kembali dengan baik, agar RAM terbaca dengan baik. Dengan ini, usable RAM diharapkan bisa teratasi.



Dan demikian, cara mengatasi RAM usable, yang bisa dipakai di Windows 7, Windows 8, Windows 10. Dan juga, segala resiko kerusakan sobat yang tanggung (Do it with your own risk).

Karena walaupun jarang, ada juga kemungkinan Windows akan mengalami kerusakan ringan, seperti blackscreen atau gagal boot.

Itu saja, terima kasih.


Punya masalah gadget atau komputer? Masukkan email Anda disini dan dapatkan cara-cara perbaikinya:

0 Response to "Cara efektif mengatasi RAM Usable di Laptop Atau PC"

Post a Comment

1. Ada yang ingin ditanyakan? Silakan tinggalkan di kotak komentar disini.

2. Karena banyaknya Spam, komentar dengan link aktif tidak akan di publish KECUALI relevan dengan artikel

3. Sekali lagi, KOMENTAR SPAM tidak akan diterbitkan