Tips Memilih Motherboard

Tips Memilih Motherboard Terbaik

Motherboard adalah salah satu komponen inti dari sebuah komputer. Dimana fungsi dari motherboard ini ialah untuk menghubungkan semua komponen inti dari perangkat.

Maka dari itu, disarankan untuk memilih motherboard yang tepat, terutama saat Anda ingin merakit PC sendiri.

Karena kalau Anda salah memilih, nanti PC yang digunakan akan kurang maksimal dari beberapa aspek.

Nah, berikut ini akan saya bahas tips-tips yang bisa diikuti untuk memilih motherboard di PC.

Tips Memilih Motherboard Terbaik untuk PC

Contoh Motherboard Komputer

Motherboard secara langsung maupun tidak bisa berpengaruh ke performa.

Ketika fitur di motherboard tidak sesuai dengan komponen yang dipakai (processor, RAM, VGA dan lainnya), hal ini bisa membuat performa dari komponen-komponen tersebut jadi tidak berjalan maksimal sebagaimana mestinya.

Tips-tips ini saya buat untuk memaksimalkan hal tersebut. Termasuk juga pemilihan agar komponen bisa kompatibel tanpa masalah di motherboard yang dipakai.

1. Pastikan Socket Sesuai

Tips pertama, Anda perlu menyesuaikan socket dari motherboard.

Contoh Anda membeli processor AMD dengan socket AM4, maka motherboardnya juga harus AM4. Atau Anda membeli processor Intel LGA 1150, maka motheboardnya juga harus demikian.

Kalau socket tidak sesuai, nantinya processor jadi tidak bisa dipasang. Dan kalau Anda baru merakit PC, usahakan memilih socket yang processornya upgradable kedepannya.

2. Gunakan Chipset Sesuai Kebutuhan

Selain socket, Anda juga harus memperhatikan chipset motherboard. Chipset ini berhubungan dengan fitur. Misalnya seperti versi PCIe, slot SATA dan lain-lain.

Biasanya semakin mahal motherboard, maka chipset yang dipakai akan semakin bagus dan fiturnya semakin banyak.

Tapi untuk hal ini tinggal sesuaikan saja. Anda bisa memakai chipset yang bagus kalau memang butuh. Atau chipset menengah kalau memang hanya untuk kebutuhan harian.

3. Ukuran Motherboard Sesuaikan Dengan Casing

Saat Anda memilih motherboard, perhatikan juga seperti apa casing yang digunakan nantinya.

Utamanya kalau casing Anda micro ATX. Semisal kalau motherboardnya ATX, maka otomatis motherboard tersebut jadi tidak bisa dipasang.

Pada umumnya sendiri ada 2 ukuran motherboard, yaitu ATX (30,5 x 24,4 cm) dan Micro ATX (24,4 x 24,4 cm). Kalau mini ITX beda lagi ya.

4. Perhatikan Komponen Motherboardnya

Ini agak teknis. Anda harus memperhatikan komponen yang digunakan pada motherboard yang dipilih.

Terutama kalau komputernya ingin dipakai untuk kebutuhan tertentu yang agak khusus. Misalnya untuk overlock.

Contohnya seperti melihat expansion slots, port SATA, Maximum memory supported, jenis VRM (Voltage Regulator Module) dan komponen lainnya.

5. Cari yang Garansi Resmi

Saat memilih motherboard, pastikan motherboard tersebut memiliki garansi yang resmi. Supaya kalau sewaktu-waktu rusak, memperbaikinya mudah.

Selain itu, perhatikan juga masa garansi. Umumnya masa garansi motherboard mulai dari 1 tahun hingga 5 tahun.

Semakin lama tentu semakin bagus. Cek juga jenis garansi, apakah replacement atau sekedar servis saja.

6. Sesuaikan Dukungan Port Dengan Kebutuhan

Port yang dimaksud seperti USB, audio, HDMI, LAN dan lain-lainnya. Ini semua harus disesuaikan dengan kebutuhan.

Misalnya Anda butuh berapa port USB, Anda butuh USB 3.0 atau tidak. Meskipun terlihat sepele, untuk kebutuhan harian nanti akan membantu.

Baca Juga: Perbedaan USB 2.0 dan USB 3.0

7. Sesuaikan Dengan Budget

Terakhir Anda tinggal sesuaikan budget untuk motherboard yang dipilih.

Untuk harga motherboard, umumnya mulai dari 500 ribu sampai di atas 5 juta rupiah. Perbedaannya ada di fitur, kelengkapan slot dan lain-lain.

Kalau budget-nya besar, tentu memilih motherboard yang mahal bisa dipertimbangkan.

Akhir Kata

Memilih motherboard yang sesuai, bisa membantu untuk membuat penggunaan serta performa keseluruhan PC menjadi optimal.

Diharapkan tips-tips di atas bisa membantu Anda, barangkali ingin merakit PC yang performanya optimal.

Kalau ada pertanyaan khusus, silakan kirim saja ke komentar ya.

Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like
Cara Menggunakan CMD Dengan Jenius
Baca Yuk!

Cara Menggunakan CMD

CMD alias Command Prompt, merupakan sebuah aplikasi bawaan Windows yang dapat digunakan dengan beragam cara dan peruntukan. Misalnya,…
Fungsi Update BIOS PC atau Laptop
Baca Yuk!

Fungsi Update BIOS

BIOS adalah firmware yang terdapat pada PC / laptop, berfungsi sebagai dasar sistem. Misalnya untuk mengatur komponen, mengatur…