Aplikasi Root HP Android

Dulu, sebelum smartphone Android sepopuler saat ini, orang-orang biasanya hanya bisa melakukan root melalui PC atau laptop.

Namun seiring berjalannya waktu, dunia teknologi terus-menerus mendapat penyegaran. Hal ini pun tak mengecualikan soal rooting untuk Android, yang mana juga tentunya terciprat oleh dampak perkembangan teknologi tersebut.

Kini, proses root sudah semakin mudah dilakukan. Salah satu alasannya, adalah karena saat ini sudah dirilisnya beraneka ragam aplikasi root yang tentu saja mempermudah aktivitas ini.

Rekomendasi Aplikasi Root

Aplikasi root HP Android ini ada banyak sekali, lho.

Saya sudah cek di web JalanTikus, juga salah satu web teknologi luar negeri (lupa namanya). Dari sana, saya mengetahui kira-kira jumlah aplikasi ini sudah lebih dari 20 jenis!

Dengan aplikasi ini, kita bisa melakukan root dengan mudah, tanpa memerlukan bantuan dari PC. Prosesnya pun cepat, hanya sekian detik saja bisa langsung selesai.

Akan tetapi, meski sekarang sudah semakin banyak aplikasi root tanpa PC, namun hal ini tidak serta merta membuat aplikasi root lewat PC menjadi surut.

Beberapa aplikasinya bahkan tetap populer, termasuk seperti pada 7 aplikasi rooting Android yang ingin saya bahas di sini.

Baca juga: Rekomendasi Aplikasi Keyboard untuk Membuat Tulisan Keren di HP Android.

 #1. KingRoot

cara memakai kingroot

KingRoot adalah aplikasi root populer yang sudah sukses digunakan oleh jutaan orang. Aplikasi root ini bisa digunakan dengan atau tanpa PC, sehingga Anda bisa memilih sendiri metode mana yang lebih Anda sukai.

Aplikasi KingRoot ini, rasanya bisa saya katakan bersifat universal.

Sebab, ia mendukung beragam devices (perangkat) Android, dari berbagai merk dan berbagai tipe, tanpa peduli itu keluaran lama maupun keluaran terbaru.

Kelebihan KingRoot:

  • Bisa mempercepat kinerja Android.
  • Menghapus aplikasi bawaan Android setelah root.
  • Membuat baterai lebih hemat setelah root.
  • Bisa root melalui PC maupun HP.
  • Mudah digunakan.

Cara Root dengan KingRoot:

Anda bisa membaca tutorialnya melalui poin KingRoot pada artikel “Cara Root Android Marshmallow” yang pernah saya bahas sebelumnya.

Silakan search di situs ini, ya!

#2. KingoRoot

Kingoroot HP

Walaupun namanya mirip dengan KingRoot, KingoRoot sejatinya merupakan aplikasi yang berbeda. Namun, secara fungsi dan fitur, aplikasi ini tentu saja tidak kalah dengan KingRoot di poin sebelumnya.

KingoRoot, merupakan aplikasi root tanpa PC, yang bisa digunakan untuk versi Android 1.5 sampai Android 5.0. Aplikasi ini mendukung beragam merk HP, seperti Samsung, Lenovo, Sony, Google, HTC, dan masih banyak lagi.

KingoRoot juga merupakan aplikasi dengan rate sukses root yang tinggi, di mana aplikasi ini juga selalu pembaruan script (komponen aplikasinya) secara berkala.

Kelebihan KingoRoot:

  • Ringan dan mudah digunakan.
  • Support root melalui PC maupun langsung melalui HP.
  • Proses root cepat.
  • Terdapat SuperSu yang otomatis terinstal.
  • Cukup 1 kali klik, root langsung sukses.

Cara Root dengan KingoRoot:

  1. Download terlebih dahulu aplikasi KingoRoot gratis melalui halaman berikut.
  2. Install aplikasi seperti biasa. Jangan lupa untuk mencentang opsi Unknown Resources.
  3. Buka aplikasinya.
  4. Klik One Click Root untuk memulai proses root.

#3. Framaroot

aplikasi root android kitkat

Framaroot merupakan aplikasi root lama yang tidak bisa diragukan lagi akan kemampuannya.

Saya sendiri pernah berkali-kali menggunakan aplikasi Framaroot ini untuk melakukan root, khususnya di HP Lenovo A369I saya dulu. Menariknya, seluruh proses yang saya lakukan kala itu selalu sukses tanpa ada kendala sama sekali.

Framaroot juga sangat familiar untuk para pengguna HP dengan chipset Mediatek (MTK). Karena rata-rata chipset MTK memang sudah didukung oleh aplikasi ini.

Kelebihan Framaroot:

  • User Interface simpel dan mudah digunakan. Cocok untuk digunakan untuk siapa saja, sekalipun untuk pemula yang masih belum pernah melakukan rooting Android sama sekali.
  • Melakukan root dengan 1 klik, langsung bisa diproses.
  • Support root dengan atau tanpa PC.
  • Secara otomatis, Framaroot akan menginstal SuperSu setelah proses root sukses.

Cara Root Menggunakan Framaroot:

  1. Silakan download dulu aplikasi Framaroot. Bisa Anda cari sendiri di Google.
  2. Install Framaroot seperti biasa. Jangan lupa untuk mencentang opsi Unknown Resources.
  3. Buka aplikasi Framaroot > Ubah Opsi kolom Action After Root menjadi SuperSU > Lalu klik Boromir.

 #4. Towelroot

aplikasi root hp

Towelroot merupakan sebuah aplikasi rooting dengan size yang relatif kecil (hanya sekitar 100KB), dapat digunakan untuk rooting HP Android dengan proses yang cepat (hanya dalam hitungan detik), serta bisa dipakai langsung melalui HP.

Cara menggunakannya juga sangat mudah. Cukup tekan tombol Make It Rain untuk memberikan akses root pada HP yang Anda gunakan.

Towelroot ini cocok untuk melakukan root di beragam merk dan tipe Android, di antaranya Samsung Galaxy S4/S5, atau Nexus 4/5.

Kelebihan Towelroot:

  • Proses rooting cepat. Hanya hitungan detik, proses root langsung selesai.
  • Bisa digunakan dengan atau tanpa PC.
  • Ringan.

Cara Root Menggunakan Towelroot:

  1. Download dulu aplikasi TowelRoot. Bisa dicari lewat Google, atau bisa langsung cek lewat Towelroot.com.
  2. Install TowelRoot seperti biasa. Jangan lupa untuk mencentang opsi Unknown Resources.
  3. Buka aplikasinya, lalu klik Make It Rain.

#5. One Click Root

one click root

One Click Root adalah aplikasi root yang tidak kalah tenar dengan 4 aplikasi sebelumnya.

Aplikasi ini adalah aplikasi root PC yang simpel, karena Anda cukup menyemabungkan HP ke PC/laptop menggunakan kabel USB, maka HP langsung siap untuk di-root.

Salah satu kelebihan dari aplikasi ini yang paling menarik buat saya adalah website resmi yang aktif membantu serta memiliki navigasi yang jelas.

Bahkan, website resmi One Click Root juga menyediakan laman khusus, untuk mengecek apakah HP Anda sudah support atau belum.

Dengan begitu, proses root menjadi jauh lebih aman.

Kelebihan One Click Root:

  • Proses root yang cepat dan aman tentunya.
  • Mendukung hingga ribuan perangkat yang berbeda.
  • Web yang jelas, full support, serta memiliki laman khusus untuk mengecek ketersediaan root.
  • Cukup 1 klik, HP langsung berhasil di-root.

Cara Root Menggunakan One Click Root:

  1. Download dan install terlebih dahulu One Click Root. Bisa didapatkan di situs www.oneclickroot.com/download.
  2. Nyalakan mode USB Debugging (lewat Developer Options).
  3. Klik Root Now.
  4. Sambungkan HP dengan PC menggunakan kabel USB.
  5. Klik lagi Root Now.
  6. Tunggu prosesnya, sampai muncul pesan Congratulations.
  7. Setelah itu, tinggal ikuti saja step-step yang diberikan selanjutnya.

 #6. iRoot

iroot android

iRoot. Mendengar namanya, mungkin yang terbayang dalam benak kita pertama kali ada produk keluaran Apple bukan?

Namun faktanya tidak demikian. Abaikan saja huruf “i”-nya. Aplikasi ini adalah sebuah aplikasi root untuk HP Android.

Aplikasi iRoot di desain oleh tim iRoot, yang mana menyediakan fitur rooting untuk hampir semua perangkat Android dengan versi yang berbeda-beda. Aplikasi ini diklaim aman dan memiliki tingkat kesuksesan root yang sangat tinggi.

Kelebihan iRoot:

  • Support banyak sekali HP Android.
  • Di website resminya, terdapat beragam jenis tutorial rooting HP Android. Mungkin di salah satu artikelnya, tipe HP Anda pun ada di sana.
  • Bisa root melalui PC maupun langsung dari HP.
  • Terdapat laman khusus di web resmi, untuk mencari tipe HP yang support iRoot.

Cara Menggunakan iRoot:

  1. Download dan install terlebih dahulu aplikasi iRoot (untuk PC) di www.iroot.com/download/iroot.
  2. Nyalakan USB debugging melalui Developer Options.
  3. Buka aplikasi iRoot, kemudian sambungkan HP ke PC.
  4. Tunggu sampai HP terdeteksi.
  5. Jika sudah, silakan klik Root.

#7. Magisk

Magisk manager

Buat kalangan awam, nama Magisk mungkin kurang terdengar populer sebagai salah satu aplikasi root Android. Namun, buat yang hobi oprek-oprek HP, pasti pernah dengar nama aplikasi ini, setidaknya 1 kali.

Magisk adalah sebuah aplikasi root yang memiliki cara kerja berbeda dengan aplikasi root lainnya. Magisk bekerja secara systemless-ly, di mana aplikasi ini tidak memodifikasi partisi sistem.

Magisk bisa diinstal melalui TWRP.

Saya sendiri sudah mengetes aplikasi ini di HP Lenovo Vibe K5+ dengan custom ROM, dan sukses tanpa ada kendala.

Kelebihan Magisk:

  • Size kecil. Kurang dari 2MB.
  • Sudah puluhan juta kali diunduh.
  • Fitur root disembunyikan. Dengan fitur ini, aplikasi-aplikasi yang tidak bisa berjalan di mode root bisa berjalan normal, meski sejatinya HP Anda sudah dalam keadaan root.
  • Root dengan Magisk memungkinkan HP tetap bisa mendapatkan update OTA. Di mana setelah proses update, akses root masih tetap ada.

Cara Root dengan Magisk:

Aplikasi ini kurang saya rekomendasikan untuk yang masih awam.

Namun, untuk Anda yang sudah berpengalaman, bisa mengetahui lebih jauh tentang aplikasi ini melalui halaman resmi Magisk, termasuk bagaimana cara install dan masalah teknis lainnya.

Aplikasi Root Mana yang Cocok untuk HP saya?

Sebenarnya, Anda bisa mencoba aplikasi mana pun yang Anda sukai. Kebanyakan aplikasi root didesain oleh pengembang untuk melakukan pengecekan ketersediaan root, sebelum proses root dilakukan.

Jika tersedia, HP akan langsung di-root. Namun jika tidak, maka proses root akan berhenti saat pada step pengecekan tersebut.

Tapi, karena root juga memiliki resiko tersendiri, ada baiknya untuk mengecek terlebih dahulu secara manual, mengenai aplikasi mana yang cocok untuk HP Anda.

Sobat bisa mencarinya melalui forum di Facebook (grup Facebook), Kaskus, dan forum-forum sejenisnya, atau mencari cara root yang terbukti sesuai dengan tipe HP Anda.

Sebagai tambahan, pastikan juga HP Anda memiliki baterai dalam keadaan penuh, atau setidaknya 60% kapasitas baterai masih tersisa di sana.

Selain itu, sebelum melakukan proses root, ada baiknya untuk melakukan restart terlebih dahulu, juga menutup aplikasi-aplikasi yang berjalan, supaya tidak terjadi crash dalam prosesnya.

Baca juga: Keren! Aplikasi Keyboard Foto Sendiri (+Cara Memakainya).

Penutup

Demikianlah 7 rekomendasi aplikasi root yang bisa saya bagikan.

Aplikasi-aplikasi root di atas saya ambil berdasarkan yang paling populer dan paling banyak dipakai. Sebagian juga saya ambil karena sudah saya tes sendiri dan terbukti work di beberapa tipe HP yang berbeda.

Jika memang perlu, maka Anda bisa langsung mencoba aplikasi yang saya rekomendasikan tadi.

Atau jika tidak terburu-buru, Anda juga bisa menjadikan ini sebagai referensi untuk melakukan root di waktu mendatang.

Semoga bermanfaat!

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like
Aplikasi Edit Stiker HP Android
Baca Yuk!

Aplikasi Edit Stiker

Masih banyak yang belum tahu bagaimana cara membuat stiker. Dulu memang terbilang sulit, karena kita perlu sedikit keahlian…