Cara Membuka File ISO

Cara Buka File ISO

Membuka file ISO? Sebelumnya sudah tahu belum apa itu file .ISO?

ISO merupakan sebuah format file yang didalamnya terdapat data-data tersimpan. Kemudian, ISO juga memiliki kegunaan untuk keperluan burning DVD atau sejenisnya.

Format ini terkenal dan cukup banyak dipakai, karena beberapa alasan:

  • Data menjadi tersimpan lebih rapih
  • Kemungkinan corrupt lebih sedikit
  • Sudah support banyak sistem
  • Penggunaan mudah

Dan lain-lain.

Nah, yang perlu dicatat adalah, karena formatnya ISO, tidak semua aplikasi bisa membuka file ini. Dibutuhkan beberapa aplikasi khusus, seperti yang pernah saya tulis di cara mount file ISO.

Update terbaru, di sini ada sedikit tips lagi lho, yakni membuka file ISO (bukan mount), yang juga bisa dilakukan dengan mudah.

Yuk lanjut:

1. Menggunakan Winrar

Salah satu aplikasi yang biasa saya pakai ketika ingin membuka file ISO.

Winrar sendiri sebenarnya merupakan aplikasi yang berfungsi untuk mengekstrak file kompress dengan format .ZIP, .RAR, dan lain-lain sejenisnya.

Tapi khusus yang belum tahu, Winrar juga sebenarnya sudah support file ISO, di mana file ISO ini bisa kita buka sekaligus kita ekstrak di waktu yang sama.

Begini cara pakainya:

  • Yang pertama silakan install Winrar terlebih dulu. Bisa didapat di rarlab.com (pastikan sudah yang versi terbaru)
  • Selanjutnya masuk ke direktori file ISOnya
  • Lanjut, klik kanan file ISO tersebut > lalu pilih Open With Winrar
  • Nah, sekarang file ISO sudah terbuka. Gampang kan?

File ISO ini bisa diatur-atur lagi. Salah satunya dengan cara ekstrak.

  • Pilih file yang diinginkan > klik extract files > atur direktorinya sesuai kebutuhan > lalu OK

Sedikit catatan, kalau muncul error atau filenya malah tidak terdeteksi, coba reinstall Winrarnya, dan jangan lupa centang format ISO waktu proses install.

Atau bisa juga buka Winrar > Klik Options > Pilih Settings (atau Ctrl + S > Lalu masuk ke menu Integrations > Dan terakhir, centang format ISO:

Kalau sudah, silakan tes lagi.

2. Menggunakan PowerISO

Seperti namanya, PowerISO adalah sebuah aplikasi yang memang dikhususkan untuk file ISO.

Aplikasi ini memiliki fungsi beragam, diantaranya:

  • Membuat file ISO
  • Mount file ISO
  • Kompress
  • Edit
  • Membuka file ISO

Untuk cara membuka file ISO bisa dilakukan menggunakan langkah-langkah berikut ini:

  • Install terlebih dahulu aplikasi PowerISO
  • Saat proses install, jangan lupa untuk centang dukungan file ISO
  • Pergi ke direktori tempat file ISO disimpan
  • Klik kanan file ISO > pilih opsi PowerISO > lalu pilih Open with PowerISO

Nanti akan muncul jendela baru, data-data file ISO bisa dilihat melalui jendela tersebut.

Selain perintah open tadi, bisa juga coba pilih extract here. Dengan demikian data-data yang ada di dalam file ISO tersebut akan diextract.

3. Menggunakan Aplikasi 7-Zip

Aplikasi 7-Zip ini sering dipakai, terutama oleh orang-orang yang sering menggunakan file kompres format zip.

Sayangnya belum begitu banyak yang tahu, kalau 7-Zip sebenarnya bisa dimanfaatkan juga untuk membuka file ISO sekaligus mengekstraknya.

Ikuti langkah-langkah ini:

  • Install aplikasi 7-Zip
  • Pergi ke direktori file ISO
  • Klik kanan > pilih opsi 7-Zip > lalu pilih Extract

Untuk perintah Open with Winzip mungkin akan terdeteksi invalid. Tapi nggak ada salahnya dicoba 😀

4. Memakai Winzip

Aplikasi file extractor yang berfungsi untuk membuka file kompres atau file-file sejenisnya.

Winzip banyak dikenal akan kompatibilitasnya dengan Windows-Windows versi lama. Diantaranya Vista, 7, 8 dan lain-lain.

Malah dulu saya pernah juga pakai di Windows XP 😀

Begini cara membuka file ISO menggunakan aplikasi Winzip:

  • Pertama install dulu aplikasi Winzip seperti biasa
  • Kemudian buka direktori tempat file ISOnya
  • Klik kanan file ISO tersebut > pilih Winzip > lalu klik opsi Open with Winzip

Kalau ingin extract juga bisa. Nanti waktu klik kanan > pilih Unzip to here lalu tunggu prosesnya.

Akhir Kata

Begitulah tutorial mengenai cara membuka file ISO. Tutorial di sini sudah cukup sering saya pakai.

Sebenarnya masih banyak juga kok aplikasi-aplikasi lainnya yang mungkin bisa jadi referensi lain. Searching deh, hehe.

Kalau ada pertanyaan terkait ini, bisa langsung kirim saja komentarnya di bawah.

Semoga bermanfaat.

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like