Cara Meningkatkan Kecepatan WiFi Android

Cara Meningkatkan Kecepatan WIFI

Meningkatkan Kecepatan WiFi Android – Zaman sekarang, WiFi memang menjadi salah satu koneksi primadona untuk mengakses internet.

Kecepatannya yang super cepat, ditambah dengan aksesnya yang relatif stabil, menjadi dua poin utama dari sekian banyaknya alasan mengapa banyak orang -termasuk saya- menyukai koneksi ini.

Meskipun pada dasarnya sudah kencang, namun ternyata tidak sedikit pula orang-orang yang masih menginginkan kecepatan lebih dari itu, khususnya untuk HP Android.

Oleh karena itu, banyak orang mencari cara agar koneksi WiFi yang digunakannya bisa jadi lebih cepat lagi.

Cara Mempercepat Koneksi WiFi

Lalu, apakah memang ada cara untuk mempercepatnya?

Well, sebenarnya sih nggak begitu, ya. Jadi gini, yang namanya kecepatan WiFi itu sejatinya sudah diatur oleh pihak provider. Misalnya sampai dengan 50Mbps, maka artinya kecepatan maksimal yang dapat diterima hanya 50Mbps atau kurang dari itu.

Cara mempercepatnya agar sampai lebih dari batasan yang telah diatur memang tidak ada. Tapi, kalau tips untuk mengoptimalkan kecepatan WiFi yang ada, ini baru bisa kita lakukan.

Baca juga: Cara Melihat MAC Address di HP Android Secara Akurat.

Berikut ini caranya:

1. Batasi Pengguna WiFi

Setiap perangkat yang terhubung ke jaringan, akan semakin membuat bandwidth WiFi menjadi terbagi-bagi. Akibatnya, kecepatan internet pun akan menurun.

Misalnya, satu HP terhubung ke jaringan. Kecepatan yang didapat 50 Mbps. Kemudian ada HP lain yang konek juga. Maka kecepatannya sekarang terbagi menjadi 25 Mbps.

Kurang lebih begitu.

Solusinya, batasi saja jumlah perangkat yang tersambung ke WiFi. Misalnya 3 sampai 4 perangkat saja (sesuai kebutuhan).

Untuk mengaturnya, Anda bisa cek di halaman admin router.

2. Reset WiFi

Pada WiFi itu, terdapat berbagai konfigurasi yang bisa kita atur.

Nah, yang perlu diketahui, di beberapa konfigurasi tersebut, ada yang berpengaruh juga terhadap kecepatan, lho.

Terkadang, karena kesalahan kita dalam mengatur konfigurasi, bisa malah mengakibatkan timbulnya masalah ini, sehingga kita mau tidak mau harus mengembalikannya lagi ke awal (dengan reset).

Oh ya, setelah reset, Anda harus login ulang ke WiFi Anda. Kalau lupa password-nya, bisa cek di artikel berikut ini:

Cara Mengetahui Password WiFi yang Sudah Pernah Terhubung di Android.

3. Memakai WiFi Tersebut Ketika Sedang Kosong

Jika ditanya cara apa yang paling populer, maka inilah caranya. Selain itu, ini pun sebenarnya masih berhubungan dengan bandwidth.

Teman saya sendiri juga pernah bilang, kalau WiFi di kampusnya itu pagi-pagi bisa mencapai 5 sampai 7 MBps di IDM. Sedangkan di waktu ramai, mentok cuma 2 MBps saja.

Oleh karena itu, jika Anda membutuhkan koneksi WiFi yang sangat cepat, seperti ketika harus upload atau download file besar, maka cara ini sangat disarankan.

4. Pastikan Sinyal WiFi yang Diperoleh Baik

Sinyal WiFi yang buruk, akan berdampak pada kestabilan akses internet. Akibatnya, hal ini bisa menyebabkan penggunaan internet terganggu, bahkan hingga mengalami lost connection (disconnet).

Untuk mengatasinya, coba dekatilah HP Anda ke router WiFi yang sinyalnya sedang Anda gunakan. Tujuannya agar kualitas sinyal yang didapat menjadi lebih baik.

Selain itu, Anda juga bisa coba menggunakan HP di luar ruangan.

5. Menggunakan Repeater (Penguat Sinyal)

Repeater, alias penguat sinyal router WiFi, adalah salah satu solusi jika kualitas sinyal WiFi yang Anda dapatkan lemah.

Bentuk dari repeater ini bermacam-macam. Tapi kebanyakan sih berbentuk seperti kotak kecil dengan antena.

Kemudian untuk harganya pun bervariasi.

Kalau saya lihat di Tokopedia, rata-rata harganya berkisar antara 100 hingga 500 ribuan. Menurut saya ini masih terjangkau, mengingat fungsinya yang vital untuk memperkuat kualitas sinyal WiFi.

6. Menggunakan Kaleng Bekas

Nah, cara untuk memperkuat sinyal WiFi selanjutnya, Anda bisa coba menggunakan kaleng bekas.

Sebenarnya, saya belum bisa membuktikan cara ini. Tapi, secara logika memang penggunaan kaleng bekas ini bisa memperkuat pemancaran sinyal.

Cara membuatnya, kaleng yang sudah dibelah dua, dibentuk sedemikian rupa (bentuknya seperti antena grid), lalu diarahkan ke area yang ingin dipancar.

Ini dimaksudkan supaya yang tadinya sinyal WiFi tersebar ke segala arah menjadi hanya terfokus ke 1 titik saja.

Tutorial lengkapnya, silakan Googling dengan keyword “antena kaleng”.

7. Gunakan Provider WiFi Terbaik di Daerah Anda

Provider WiFi itu punya kualitas jaringan yang berbeda-beda di tiap daerah.

Oleh karena itu, di sini Anda harus memilih provider mana yang sesuai dengan daerah Anda.

Kalau provider tersebut kurang bagus di daerah Anda, pada awalnya koneksi mungkin bisa dipakai. Tapi dalam beberapa waktu, lama-kelamaan akan mulai melambat dan mengalami gangguan.

Ini harus Anda coba sendiri, ya.

8. Gunakan Jenis Paket WiFi yang Lebih Baik

Anda sudah membaca poin sebelumnya, tentang kualitas provider yang baik. Di poin ini, Anda juga harus memperhatikan jenis paket WiFi yang Anda gunakan.

Pada dasarnya, kebutuhan kecepatan speed internet setiap orang itu berbeda-beda. Ada yang hanya butuh sedikit, dan ada pula yang banyak.

Intinya, ambillah opsi paket internet dengan kecepatan yang sesuai kebutuhan Anda. Contohnya, jika Anda ingin meng-uprade WiFi, ada 2 paket WiFi yang tersedia:

  • Paket A, dengan kecepatan 10 Mbps.
  • Paket B, dengan kecepatan 5 Mbps (sekarang Anda menggunakan ini).

Jika dalam kesehariannya, Anda hanya browsing dan menggunakan sosial media, maka paket B dengan kecepatan 5 Mbps sudah cukup.

Tapi, jika Anda hobi main game, streaming, atau aktivitas lain yang membutuhkan koneksi internet cepat, maka Anda mau tidak mau harus meng-upgrade ke paket A, yang mana punya kecepatan internet lebih cepat.

9. Perhatikan FUP Paket Internet

Last point. Jika Anda mengeluh karena bingung WiFi yang tadinya cepat kok tiba-tiba jadi lambat, maka bisa jadi ini masalahnya.

Penyebab internet yang tiba-tiba melambat, selain karena provider yang Anda gunakan sedang mengalami gangguan, mungkin saja FUP internet Anda sudah habis.

FUP atau Fair Usage Policy, kurang lebih mirip seperti kuota internet.

Contohnya, provider Anda memberikan FUP sebesar 200Gb dengan kecepatan 10 Mbps. Nah, jika FUP tersebut habis, maka kecepatan yang didapat akan berkurang hingga 4 Mbps.

Untuk Anda yang mengalami koneksi WiFi lambat karena FUP-nya habis, jangan khawatir. Biasanya awal bulan akan kembali lagi seperti semula.

Jadi, pastikan juga Anda memilih paket dengan FUP yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Jika tidak bisa, cukup dihemat-hemat saja FUP-nya.

Baca juga: Apa Itu MiFi? Ketahui penjelasan tentang modem MiFi di artikel tersebut, ya!

Penutup

Demikianlah 7 cara untuk mempercepat koneksi WiFi. Ketujuh cara di atas adalah cara yang bisa saya sarankan untuk mengoptimalkan kecepatan internet dari WiFi.

Sebenarnya, masih banyak lagi faktor lainnya yang menyebabkan internet WIFI melambat, serta tips-tips lain untuk mempercepat koneksi WiFi yang juga terbukti ampuh.

Namun karena berbagai alasan, itu semua belum sempat saya tuliskan di sini.

Bagi Anda yang mempunyai tips untuk meningkatkan kecepatan koneksi WiFi, saya akan sangat terbantu jika Anda ingin membagikannya lewat kotak komentar, agar pengunjung blog ini juga bisa menikmati akses internet WiFi yang cepat dan stabil.

Sekian dulu pembahasan kali ini. Semoga bermanfaat!

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like