USB Debugging Adalah

USB Debugging Adalah

Sharing sedikit yuk. Anda yang seorang pengguna Android mungkin sudah pernah dengar istilah USB Debugging bukan?

Yup, fitur ini memang terdapat pada sistem HP Android.

Kebanyakan orang tidak begitu sering mengaktifkan fitur ini. Walau ada juga yang mengaktifkannya tanpa tahu apa itu fungsinya.

Nah, sayang banget lho. USB Debugging ini untuk beberapa hal bisa sangat membantu.

Apalagi buat Anda yang senang oprek HP kaya saya, hehe.. Yuk kita kenalan dengan USB Debugging.

Apa itu USB Debugging?

USB Debugging adalah fitur Android yang bisa ditemukan melalui fitur Android Developers (atau kurang lebih artinya Opsi Pengembang).

Kalau bisa saya jelaskan secara singkat sih:

USB Debugging merupakan opsi di mana suatu bug (error) pada sistem HP bisa dideteksi dan diketahui melalui media USB

Pada dasarnya USB Debugging sendiri ditujukan khusus untuk developer Android. Entah itu pengembang sistem maupun pengembang aplikasi.

Jadi tidak begitu ditujukan untuk yang masih awam.

Contoh manfaat dengan mengaktifkan USB Debugging, semua opsi-opsi sistem yang dibatasi menjadi bisa terbuka aksesnya (mirip root kurang lebih, walau berbeda).

Fitur Debug ini sudah lama sekali ada. Dari Android-Android versi lama, sampai Android versi terbaru sekarang.

Fungsi USB Debugging di HP Android

USB Debugging digunakan untuk mendeteksi suatu error di HP. Tapi secara penggunaan, ada macam-macam fungsi lainnya.

Nah, misalnya:

  • Ketika ingin menginstall Custom ROM. USB Debugging bisa membantu dalam proses deteksi HP ke sistem Komputer
  • Melakukan suatu proses transfer data dari HP ke Komputer
  • Menginstall custom recovery. Misalnya seperti CWM dan TWRP
  • Melihat suatu data atau file yang kondisinya hidden di sistem HP Android
  • Menjalankan suatu perintah tertentu menggunakan Command Prompt. Ini juga sering saya lakuin πŸ˜€

Dan lain-lain.

Kalau saya pribadi sih kebanyakan USB Debugging ini dipakai ketika ingin menginstall Custom ROM. Terkadang, untuk menginstall drivernya perlu diaktifkan fitur ini.

Supaya HPnya bisa terbaca dengan normal.

Lalu kadang saya juga menggunakan fitur ini ketika ingin melakukan rooting Android melalui PC. Proses root yang terkadang ada error atau kendala lainnya, biasanya bisa dihilangkan hanya dengan mengaktifkan mode debug USB.

Cara Mengaktifkan USB Debugging

Fitur ini tersedia pada opsi pengembang. Untuk cara mengaktifkan USB Debugging, maka Anda perlu mengaktifkan opsi pengembang dulu.

Langkahnya berbeda-beda sih tergantung HPnya. Tapi kurang lebih seperti ini:

  • Buka Setelan HP Android
  • Geser ke bawah, masuk ke menu Tentang Ponsel
  • Selanjutnya coba cari Build Number atau kalau dalam Bahasa Indonesia Nomor Bentukan
  • Selanjutnya coba tap Nomor Bentukan tadi sebanyak 7X, sampai muncul pesan β€œAnda telah menjadi pengembangβ€œ

Opsi Pengembang ini fungsinya untuk mengatur fitur-fitur lanjutan yang ada pada sistem HP Android.

Lanjut:

  • Kembali lagi ke halaman Setelan HP Android
  • Lalu silakan masuk ke menu Opsi Pengembang
  • Kalau sudah, geser ke bawah kemudian aktifkan opsi USB Debugging

Nah, selesai. Kalau nggak bisa, coba aktifkan USB Debuggingnya sambil HP disambungkan ke Komputer. Biasanya nanti aktif sendiri.

Aman Tidak Sih Mengaktifkan USB Debugging?

Sebelumnya perlu diketahui, USB Debugging sendiri adalah fitur bawaan, bukan fitur tambahan pada suatu tipe HP tertentu.

Fitur USB Debugging bisa berjalan ketika sudah diaktifkan dan posisi HP sudah tersambung ke Komputer.

Kalau ditanya aman atau nggak, kalau Anda nggak paham cara penggunaannya, USB Debugging ini bisa membuat sistem HP jadi error.

Contohnya:

  • Bootloop
  • Fungsi suatu fitur sistem tidak berjalan
  • HP mati total

Tapi sebaliknya, kalau Anda sudah paham cara penggunaannya sih tentu bakal aman-aman saja. Saya sendiri selama ini tidak pernah ada masalah πŸ˜€

Baca Juga: Ini Lho Perbedaan Baterai Removable dan Non Removable

Akhir Kata

Begitulah pembahasan singkat mengenai USB Debugging. Sharing sedikit saja sih, karena fitur ini sudah banyak orang yang pernah lihat, atau mungkin pernah mengaktifkannya, tapi sampai sekarang masih banyak yang belum tahu fungsinya.

Punya pertanyaan seputar topik ini? Langsung saja kirimkan melalui kolom komentar di bawah. Nanti supaya bisa saya jawab.

Semoga bermanfaat.

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like