6 Cara Memperbaiki Windows Cannot Access (Windows 7, 8, 10)

“Windows cannot access the specified device, path, or file. You may not have the appropriate permission to access the item”

Atau kalau diterjemahkan kurang lebih artinya “Windows tidak bisa mengakses file, lokasi atau perangkat yang diinginkan.. Kamu mungkin tidak memiliki hak akses ke item ini”..

Adalah salah satu pesan error pada Windows 7, Windows 8 dan Windows 10 yang cukup banyak sering ditemui.

Biasanya ini terjadi waktu kita ingin membuka suatu Drive, Folder, File atau aplikasi.

Windows cannot access the specified device, path, or file. You may not have the appropriate permission to access the item

Untuk yang belum tahu, ada beberapa hal yang bisa menyebabkan masalah ini. Kebanyakan diantaranya :

Lokasi Drive Hilang : Misalnya Flashdisk. Kalau disambung pasti akan muncul Drive baru bukan? Nah, coba lepas Flashdisk tersebut.. Kalau Drive tersebut kita akses, pasti tidak bisa ditemukan.

Jaringan Disconnect : Untuk yang sering Transfer Data dengan LAN (FTP), kalau jaringan Disconnect maka tentunya lokasi file akan hilang.

Akses File Hilang : Nggak semua file bisa kita akses seperti biasa. Kadang ada juga yang terbatas, hasilnya muncul pesan tersebut.

File Sudah Dihapus : Misalnya Anda menghapus sebuah game. Kemudian Anda ingin membuka folder game tersebut, tapi karena sudah dihapus, maka folder yang dibuka tidak bisa ditemukan.

Lokasi Shortcut Hilang : Shortcut adalah file yang terhubung langsung ke file atau folder original. Nah, apabila file atau folder tersebut hilang, pesan error tersebut akan muncul.

Sebenarnya ada beberapa lagi.. Tapi nggak saya tulis. Kenapa?

Karena langsung saja, sekalian kita bahas cara mengatasi pesan Windows Cannot Access dibawah ini..

Cara Mengatasi Windows Cannot Access The Specified Device, Path, or File

1. Atur Terlebih Dahulu Hak Akses Drive

Pengaturan Akses Drive

Hak akses Drive, itu diatur otomatis sesuai pengaturan perangkat.

Sebenarnya normalnya sih terbuka, namun untuk beberapa jenis Drive, akan terkunci, sehingga jadi tidak bisa diakses.

Karena itu kita harus membukanya terlebih dahulu. Caranya seperti ini :

  1. Silakan klik kanan Drive yang diinginkan > Lalu klik Properties.
  2. Masuk ke Tab Security.
  3. Pada daftar user, pilih yang Anda pakai > lalu centang semua kolom yang ada dibawah (Kecuali Special Permission).
  4. Jika sudah, klik Apply.

Selain Drive, cara ini juga bisa dipakai pada Folder yang terkunci. Silakan coba saja dulu.

2. Periksa Drive Yang Ingin Dibuka Masih Tersambung

Cek Drive

Jika Anda sedang membuka file di Flashdisk, kemudian muncul pesan Cannot Access ini, hal pertama yang bisa Anda lakukan, ialah cek terlebih dahulu, apakah Flashdisknya masih tersambung?

Karena seperti yang saya bilang tadi, ini bisa berpengaruh. Terutama waktu sedang dalam proses salin file.

Nah, kalau memang Flashdisknya tidak terbaca, Anda bisa melepasnya kemudian menyambungkannya kembali. Maka dijamin, pesan error tersebut akan hilang.

3. Pastikan File Yang Ingin Dibuka Tidak Terhapus / Dipindah

Cek File Cut

Jika Anda sedang ingin membuka suatu file (Misalnya foto), jika muncul pesan error ini, Anda harus cek dulu, apakah fotonya masih ada?

Bukan tanpa alasan, baik file terhapus, maupun dipindah dengan cara Cut, tentunya akan membuat sistem kebingungan, karena filenya sudah tidak ada di lokasi tersebut.

Ini biasanya sering terjadi, pada user yang suka memakai fitur Quick Access di Windows 8 atau Windows 10.

Nah, ada satu trik untuk mencari filenya. Yakni dengan menggunakan fitur Search.

Buka Explorer > Ketik nama File pada kolom Search di kanan atas > Lalu tunggu sampai proses scanningnya selesai (Seperti yang saya lakukan diatas).

4. Cek Jaringan Yang Dipakai

Cannot Access Di Jaringan

Seperti yang kita bahas tadi, apabila kita melakukan transfer via jaringan, maka kita harus memastikan jaringan yang dipakai nggak Disconnect, agar lokasi filenya nggak hilang.

Saya sendiri sering lho mengalami ini. Ketika sedang transfer file menggunakan jaringan WIFI.

Kalau sudah dicek, terus gimana cara mengatasinya?

Gampang kok. Sambungkan ulang saja jaringannya. Pastikan juga konfigurasi jaringannya sudah benar.

5. Buat File Shortcut Baru

Shortcut Baru

Sebuah file shortcut, akan membuat akses original ke file yang diinginkan.

Tapi harus diketahui, kalau kita pindahkan file originalnya, lokasi target shortcut tersebut tidak berubah, sehingga kita harus mengubahnya lagi.

Caranya nggak sesulit yang dibayangkan kok. Cukup buat lagi saja Shortcut barunya. Klik kanan file atau folder yang diinginkan > Lalu klik Create Shortcut.

Atau bisa juga dengan klik kanan Shortcut > Klik Tab Shortcut > Lalu ubah kolom Target ke File atau Folder yang diinginkan.

6. Cek Antivirus

Cek File Antivirus

Terakhir Antivirus. Seperti yang Anda tahu, setiap Antivirus punya fitur otomatis, yang berfungsi untuk memblokir file yang mencurigakan.

Nah, kalau Anda punya sebuah file, kemudian file tersebut tiba-tiba tidak bisa diakses, Anda harus mengecek dulu, apakah filenya hilang terblokir?

Kalau iya, Anda harus mengembalikannya terlebih dahulu.

Caranya? Yang ini Anda harus mempelajari sendiri Antivirus yang dipakai. Karena langkahnya beda-beda di tiap Antivirus (Atau bisa Googling).

Sebenarnya langkah ini kurang saya rekomendasikan. Namun kalau Anda pikir filenya aman, silakan dicoba (Resiko tanggung sendiri ya).

Penutup…

Windows cannot access the specified device, path, or file.. Saya kepikiran untuk membagikan artikel ini, karena cukup sering mengalaminya.

Well, menurut saya masalah ini nggak berat sih. Cara memperbaikinya gampang sekali. Karena intinya kita tinggal mengembalikan saja lokasi file, folder atau perangkat yang hilang tersebut.

Ada tips lain? Belum berhasil? Silakan tanyakan lewat kolom komentar dibawah. Yang detail ya..

Semoga bermanfaat.

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like