Apa itu Adobe Bridge

Mengenal Adobe Bridge

Seperti yang kita tahu, Adobe menyediakan berbagai koleksi aplikasi yang bisa dipakai untuk keperluan-keperluan tertentu, terutama editing.

Contohnya untuk edit gambar, ada Photoshop. Untuk edit video dan efeknya, ada Premiere dan After Effect.

Nah, selain aplikasi-aplikasi tersebut, ada lagi lho satu yang mungkin agak jarang diketahui. Yaitu Adobe Bridge.

Apa itu Adobe Bridge?

Tampilan Dari Adobe Bridge

Singkatnya Adobe Bridge adalah aplikasi untuk management file di komputer atau laptop. Kurang lebih mirip seperti Windows Explorer.

Adobe Bridge bisa membantu Anda untuk menampilkan slideshow, mengubah nama banyak file dengan batch rename, hingga membantu ketika Anda ingin menambahkan plugin di aplikasi-aplikasi Adobe lainnya. Seperti Photoshop.

Selain itu terdapat fitur-fitur lainnya juga. Seperti untuk mengelola assets, mengatur metadata, kata kunci, mengatur label dan masih banyak lagi.

Ketahui juga perbedaan Adobe CC dan Adobe CS

Fungsi dan Fitur Adobe Bridge

Sekilas sekarang mungkin Anda sudah paham apa itu Adobe Bridge. Nah, berikut saya jelaskan juga detail beberapa fungsi dan fiturnya.

#1. Untuk Management File

Fungsi pertama Adobe Bridge ialah untuk manage file. Mirip seperti Windows Explorer. Maksud dari manage bisa untuk:

  • Melihat file
  • Rename file
  • Mengkategorikan file berdasarkan format tertentu
  • Memindahkan atau menghapus file
  • Menampilkan slideshow

Dan lain-lain.

#2. Memberikan Informasi Pada File Media

Adobe Bridge bisa Anda gunakan untuk memberikan, atau menambah informasi file, atau biasa disebut metadata.

Metadata ini bermanfaat untuk memberikan detail pada suatu file, serta memberikan identitas pada file tersebut.

Contohnya seperti informasi waktu akses, tanggal modifikasi file dan lain-lain.

#3. Menjalankan Fitur Batch Rename

Mengatur nama file tentunya akan repot kalau jumlah file-nya ada banyak.

Di Adobe Bridge, Anda bisa mengubah nama banyak file yang diinginkan dalam satu waktu. Nama fiturnya batch rename.

Selain itu, pengaturan-pengaturan lainnya terkait file juga bisa Anda setting nanti.

#4. Memberikan Label ke File Media

Untuk yang biasa mengelola file media dalam jumlah banyak, contoh puluhan hingga ratusan file, menu label ini bisa sangat membantu.

Dengan adanya fitur label, Anda bisa membuat kategori dari file-file yang tersimpan di Adobe Bridge.

Selain label ada juga fitur Star Rating. Dengan fitur ini Anda bisa mengatur prioritas dari sebuah file. Apakah penting atau tidak.

#5. Preview File Media

Karena lebih dikhususkan untuk management file media, Adobe Bridge menyediakan fitur-fitur review.

Contohnya di sini Anda bisa melakukan zoom foto untuk melihat kualitasnya. Secara keseluruhan, maupun hanya pada object tertentu.

Dan meski bukan aplikasi editing, di Adobe Bridge terbaru, sudah tersedia juga beberapa fitur yang membuat Anda bisa mengedit hal-hal dasar pada foto.

Cek juga, mengenal Adobe Ilustrator dan Fungsinya

Butuh Tidak Sih Adobe Bridge?

Butuh atau tidak Adobe Bridge, jawabannya tergantung. Kalau Anda memang ingin serius di bidang desain grafis, dan Anda mengelola tim, maka Adobe Bridge ini bisa dipertimbangkan.

Karena kalau pemakaiannya benar, Adobe Bridge bisa membuat pekerjaan jadi lebih mudah.

Saran kalau Anda ingin coba pakai, pilih Adobe Bridge versi terbaru. Karena fitur-fiturnya lebih beragam nanti.

Akhir Kata

Sekian pembahasan singkat tentang Adobe Bridge.

Aplikasi ini meski bermanfaat, masih belum begitu banyak orang yang tahu.

Nah, kalau Anda pernah dengar sebelumnya dan belum tahu fungsinya, diharapkan penjelasan ini bisa membantu ya.

Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like
Cara Zoom di Photoshop
Baca Yuk!

Cara Zoom di Photoshop

Tool zoom sering dipakai ketika mendesain, yang berfungsi untuk memperjelas objek gambar. Atau lebih lengkapnya: Memperkecil ukuran jendela…