Beda RAM DIMM dan SODIMM

Beda RAM DIMM dan SODIMM

Ada dua istilah yang biasa muncul kalau kita sedang membicarakan RAM. Yaitu RAM jenis DIMM dan RAM SODIMM.

Dan ini masih banyak juga orang yang belum tahu apa perbedaan keduanya. Padahal penting lho supaya nggak salah pilih.

Di sini akan saya bahas ya.

Mengenal RAM DIMM dan SODIMM

Sebelum ke perbedaannya, saya bahas sedikit dulu mengenai RAM jenis DIMM dan SODIMM.

Dikhususkan untuk Anda yang ingin upgrade RAM. Silakan cek berikut:

#1. RAM DIMM

Apa itu RAM DIMM

RAM DIMM atau singkatan dari Dual In-line Memory Module. Jenis RAM ini dipakai di PC dekstop.

Ciri fisik dari RAM DIMM ialah ukurannya yang lebih panjang. Meskipun dari segi dimensi lebar sama saja dengan RAM SODIMM.

Hal ini dikarenakan jumlah pin dari RAM DIMM lebih banyak. Mulai dari 168, 184 hingga 240 pin dengan arsitektur 64-bit.

Sedangkan untuk speknya sama seperti RAM pada umumnya. Contoh DDR2, DDR3, DDR4 dan lain-lain seterusnya.

#2. RAM SODIMM

Apa itu RAM SODIMM

RAM SODIMM atau Small Outline Dual In-line Memory Module. RAM ini pada dasarnya dikhususkan untuk perangkat yang ukurannya lebih kecil. Paling umum sih laptop.

Ciri fisik dari RAM ini ialah bentuknya yang pendek, dikarenakan menyesuaikan perangkat yang dipasang (laptop). Jumlah pinnya mulai dari 144, 200 sampai 204 pin.

Dari segi spek, RAM SODIMM sama seperti RAM pada umumnya. Hanya saja terdapat versi low voltage seperti DDR3L, DDR4L dan sejenisnya.

Perbedaan RAM DIMM dan SODIMM

Di sini harusnya Anda sudah dapat sedikit gambaran untuk membedakan ya.

Mudahnya begini. RAM DIMM adalah memori yang dikhususkan untuk PC dekstop, dengan ukuran yang lebih panjang. Sedangkan RAM SODIMM adalah memori yang dikhususkan untuk laptop, dengan ukuran yang lebih pendek.

Keduanya punya slot masing-masing. Dimana RAM DIMM tidak bisa dipasang di slot RAM laptop, begitupun sebaliknya.

Kalau dijadikan tabel seperti ini:

Jenis DIMMJenis SODIMM
RAM DIMM dipakai untuk perangkat PC dekstopRAM SODIMM dipakai untuk perangkat laptop
Ukuran RAM DIMM lebih panjangUkuran RAM SODIMM lebih pendek karena menyesuaikan bentuk perangkatnya
Jenis RAM DIMM punya jumlah pin 240, 184 atau 168 pin dengan arsitektur 64 bit.Jenis RAM SODIMM, punya jumlah 72 dan 100 pin untuk arsitektur 32 bit. Sedangkan untuk arsitektur 64 bit, jumlahnya 144, 200 sampai 204 pin.

Baca Juga: Solusi RAM Windows yang Usable

Catatan Lain

Ada beberapa hal lain yang perlu dicek saat memilih RAM DIMM atau SODIMM. Yaitu:

#1. Dukungan Slot RAM

Selain kedua jenis ini, cek perbedaan slot RAM yang didukung. Apakah DDR3, DDR4, atau DDR lainnya supaya kompatibel. Termasuk kalau pakai versi low-voltage.

#2. Kecepatan Memori

Kecepatan memori pada RAM DIMM atau SODIMM, tergantung pada tipenya. Simpelnya semakin mahal, biasanya semakin cepat memorinya hehe.

#3. Timing RAM

Begitu juga dengan timing RAM, biasanya semakin mahal harga RAM akan semakin bagus juga timing-nya.

Oh ya, biasanya RAM DIMM punya timing yang lebih bagus speknya dibanding SODIMM.

#4. Konfigurasi RAM

RAM DIMM maupun SODIMM bisa dibuat konfigurasi single atau dual. Direkomendasikan pakai RAM dual channel.

Akhir Kata

Jangan sampai salah pilih antara RAM DIMM atau SODIMM. Terutama ketika Anda ingin upgrade RAM PC atau laptop.

Kalau salah, otomatis RAMnya nanti justru tidak bisa terpakai. Teman saya pernah ada yang mengalami ini soalnya 😀

Ada pertanyaan terkait RAM, bisa kirim ke komentar di bawah ya.

Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like