Solusi Error Code 0x80070570

Cara Mengatasi Error 0x80070570 Saat Install Windows

Windows cannot install required files. The file may be corrupt or missing. Make sure all files required for installation are available and restart the installation. Error code: 0x80070570“.

Normalnya, kalau kita sedang melakukan instal ulang Windows, maka proses yang dilakukan akan terus berlanjut, sampai Windows berhasil masuk ke jendela utamanya.

Walaupun begitu, tidak jarang juga, lho, malah muncul error tertentu dalam prosesnya. Contohnya, seperti pesan corrupt di atas tadi.

Nah, buat Anda yang sedang kebingungan karena sedang mengalami masalah ini, jangan khawatir, karena di sini saya ingin membahas solusinya.

Penyebab Error Code 0x80070570

Penyebab dari masalah error code 0x80070570 sejatinya ada beberapa. Di antaranya:

  • Kerusakan Harddisk: Misalnya bad sector pada drive yang kita pilih untuk install sistem.
  • Registry Rusak: Registry corrupt yang dimaksud di sini, ialah yang terdapat pada file instalasinya.
  • Kerusakan RAM: Kurang lebih kondisi error-nya sama seperti harddisk.
  • Berkas Instalasi Rusak: Ini yang paling sering terjadi, di mana file Windows yang ingin kita install mengalami kerusakan.

Akibat beberapa penyebab di atas tadi, masalah ini pun akhirnya terjadi, baik itu di versi Windows 7, Windows 8, maupun Windows 10.

Nah, saya sendiri sudah beberapa kali menemui kode error ini di versi-versi Windows tersebut. Oleh karenanya, saya sudah cukup paham mengenai langkah apa yang harus dilakukan untuk mengatasinya.

Baca Juga: Cara Mudah Mengatasi HRESULT-0XC8000222 (Dijamin Work).

Cara Mengatasi Error Code 0x80070570

Buat Anda yang sudah penasaran, lanjut saja, kita akan bahas cara mengatasinya di sini:

1. Periksa File Instalasi Windows

Cek File Instalasi Windows

Seperti yang tertera pada pesan, yakni “tidak dapat menginstal file yang dibutuhkan, karena hilang atau corrupt“, maka kondisi ini bisa disebabkan karena file instalasi yang ada di dalamnya mengalami kerusakan.

Nah, kondisi ini termasuk yang cukup sering terjadi, lho. Namun untungnya, cara mengatasinya masih tergolong simpel dan mudah.

Coba cek dulu deh file instalasinya dengan cara manual (cek lewat komputer lain). Tapi kalau yang mau lebih mudah, maka Anda bisa langsung menggantinya dengan data instalasi lain.

Untuk yang menggunakan DVD, masalah ini sangat beresiko terjadi apabila terdapat goresan pada permukaannya.

Selain itu, kadang ini pun bisa juga terjadi karena gagal burning atau gagal ketika pembuatan file boot (dalam media flashdisk).

Baca Juga: [Bisa!] Cara Mengatasi Api-Ms-Win-Crt-Runtime-l1-1-0.dll Is Missing.

2. Atur BIOS dari IDE ke AHCI

Pengaturan BIOS Motherboard

Untuk beberapa motherboard (terutama yang keluaran baru), pengaturan BIOS harus diubah terlebih dahulu dari IDE ke AHCI, jika Anda ingin menginstal Windows versi lama, seperti Windows 7.

Karena jika tidak, sering kali pesan gagal lanjut proses instalasi pun akan muncul.

Untuk cara menggantinya sendiri berbeda-beda, tergantung jenis dan tipe motherboard apa yang dipakai. Namun umumnya bisa Anda temukan di pengaturan SATA atau storage.

Contoh gambar di atas, diambil dari motherboard yang saya pakai.

3. Cek Harddisk Anda

Mengecek Harddisk

Harddisk yang rusak, akan mengakibatkan proses instalasi error, karena sector yang dibutuhkan tidak dapat digunakan untuk menyimpan data.

Satu-satunya solusi yang bisa dilakukan, ialah dengan melepas harddisk, kemudian mengeceknya melalui komputer lain.

Periksa terlebih dahulu, apakah ada bad sector atau tidak?

Untuk tutorial ceknya secara mendetail, silakan baca artikel “Cara Cek Kesehatan Harddisk” yang bisa Anda temukan di situs ini.

Selanjutnya, jika memang Anda mendapati adanya bad sector, maka lebih baik Anda mengganti harddisk-nya terlebih dahulu. Alasannya, karena bad sector ini rasanya agak sulit jika harus diperbaiki sendiri.

Baca Juga: Cara Mengatasi Error MSVCR100.DLL is Missing.

4. Jalankan Memtest86 untuk Mengecek RAM

Mengecek RAM Rusak

Karena kita tidak mengetahui kondisi RAM yang dipakai normal atau tidak, maka kita bisa menggunakan software lain untuk mengeceknya, yakni menggunakan Mestest86.

Untuk metode pemakaiannya sangat mudah, lho. Kita tidak perlu memindahkan RAM ke komputer lain, melainkan hanya perlu membuat bootable dengan flashdisk.

Caranya seperti ini:

  1. Silakan dapatkan dulu aplikasi Memtest86.
  2. Ekstrak berkasnya, kemudian buka data installer-nya.
  3. Sambungkan flashdisk Anda, kemudian Create file bootable dari installer. Perhatikan, karena data flashdisk akan terhapus, jadi silakan backup datanya dulu.
  4. Jika sudah, restart PC, lalu boot flashdisk-nya untuk menjalankan Memtest.

Pemakaian Memtest86 ini sangat direkomendasikan, karena error pada RAM juga memang beresiko memunculkan kode error 0x80070570.

Apalagi ini kondisinya beda dengan harddisk, di mana cara mengecek kondisi RAM masih belum banyak diketahui orang-orang.

Nah, terus gimana nih kalau RAM-nya rusak?

Solusinya, bisa coba bersihkan dulu kuningan pada RAM menggunakan penghapus. Lalu ganti juga slot pemasangannya. Misal kalau tadinya di slot 1, sekarang pindahkan ke slot 2. Begitu pun sebaliknya.

Terlepas dari itu, kalau Anda mau cara yang lebih simpel dan lebih efektif, coba ganti RAM-nya saja sekalian.

Akhir Kata

Setelah Anda melakukan 4 solusi untuk mengatasi pesan “Windows cannot install required files. The file may be corrupt or missing” tersebut, maka Anda bisa langsung menginstal lagi Windowsnya.

Dengan begitu, diharapkan error yang muncul sebelumnya bisa hilang, dan proses instalasi pun bisa berlanjut dengan normal.

Tapi jika belum, Anda bisa menanyakan lebih detail masalahnya, melalui kolom komentar yang terdapat di bawah. Mungkin nanti saya bisa bantu.

Semoga bermanfaat.

2 comments
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like