Cara Mengatasi CPU Usage 100%

Cara Mengatasi CPU Usage 100 di Windows

Mengatasi CPU Usage 100% – Sebelumnya, di situs ini saya sudah menulis banyak sekali artikel tentang PC atau laptop, beserta permasalahan-permasalahan yang bisa terjadi.

Mulai dari masalah lemot, panas, hang, dan masalah-masalah lainnya, sudah banyak sekali yang saya bahas di sini. Meski begitu, rasanya memang tidak ada habis-habisnya ya, kalau kita membahas soal masalah komputer?

Nah, kebetulan saya teringat salah satu masalah lagi yang juga sering terjadi di PC atau laptop, namun belum pernah saya bahas sebelumnya.

Masalah yang dimaksud yaitu CPU usage 100% di Windows.

Sekilas Tentang CPU Usage 100 Persen Ini

CPU usage 100% ini cukup sering dialami oleh banyak orang, lho. Biasanya, masalah ini muncul di laptop atau PC dengan OS Windows yang sudah lama diinstal dan jarang dibersihkan.

Sekarang, saya pribadi memang sudah lama tidak mengalaminya lagi, karena sudah rajin melakukan optimasi. Beda dengan dulu, di mana masalah ini pernah beberapa kali saya temui, bahkan sampai minta ampun deh lemotnya.

Oh ya, kondisi CPU usage 100% ini dibagi 3, di antaranya:

  • Ketika baru menyala dan akan turun kembali setelah jangka waktu tertentu.
  • Ketika komputer sedang dipakai dan sulit turun. Biasanya harus di-restart dulu supaya normal lagi penggunaannya.
  • Munculnya random, entah itu baru nyala atau saat sedang digunakan.

Intinya, kemunculan CPU usage full ini berbeda-beda.

Kalau masih belum parah, biasanya sifatnya hanya sementara saja. Tapi kalau sudah parah, persentasenya nggak akan turun-turun (ini yang saya alami dulu).

Meski begitu, untungnya untuk memperbaiki masalah ini tidak jauh beda dengan cara-cara optimasi PC atau laptop secara umum.

Baca Juga: Cara Mengatasi Drive C Windows yang Penuh dengan Mudah.

Penyebab CPU Usage 100%

Alasan mengapa pemakaian CPU bisa penuh, biasanya karena disebabkan oleh 2 faktor, yaitu:

  • Banyaknya aplikasi yang sedang berjalan.
  • Komputer Anda terserang virus.

1. Banyak Aplikasi Berjalan

Aplikasi yang sedang berjalan jelas memakan resource RAM, CPU, dan disk.

Nah, yang perlu dipahami adalah, jumlah aplikasi yang berjalan ini harus disesuaikan dengan spesifikasi komputer Anda.

Kalau spesifikasinya mumpuni sih nggak masalah, selama kapasitasnya masih cukup. Tapi kalau spesifikasinya terbatas, kemudian aplikasi berjalan terlalu banyak, tentu saja akan menyebabkan masalah ini.

Untuk itu, coba deh buka Task Manager (Ctrl + Shift + Esc) terlebih dahulu, lalu cek aplikasi yang sedang berjalan di sana.

Task manager

Bisa dilihat pada gambar di atas. Itu merupakan tampilan Task Manager di PC yang sedang saya pakai sekarang.

Resource tersebut masih masuk dalam kategori normal, karena memang aplikasi yang sedang saya buka tergolong ringan. Selain itu, jumlah aplikasi yang berjalan juga masih sesuai dengan spek PC yang saya pakai.

2. Masalah Virus

Selain masalah jumlah aplikasi berjalan, ada juga masalah virus.

Kebanyakan virus merupakan program yang berjalan di latar belakang dengan menyamar sebagai aplikasi seperti pada umumnya.

Ada cerita lain lagi.

Kalau di Task Manager tadi Anda menemukan banyak aplikasi yang namanya sama dan berjalan secara bersamaan, bisa jadi itu adalah virus. Apalagi kalau memakan resource secara tidak terkendali. Kondisi ini sempat saya alami di laptop saya dulu.

Baca Juga: Cara Menghapus File Sampah di Windows Sampai 100% Bersih.

Cara Mengatasi CPU Usage 100% Windows 7, 8, dan 10

Kedua penyebab di atas adalah penyebab CPU usage tinggi yang paling sering terjadi. Mungkin masih ada beberapa, tapi jarang dan tidak terlalu relevan.

Lalu bagaimana solusinya sekarang?

Nah, langsung saja, berikut tutorial cara mengatasi CPU usage 100% di PC atau laptop berdasarkan pengalaman saya pribadi:

1. Matikan Aplikasi yang Tidak Perlu di MSConfig

Pengaturan Startup

Ada 2 cara mudah untuk memecahkan masalah banyaknya aplikasi yang berjalan, yaitu dengan menghentikan aplikasi tersebut, atau dengan menghapus aplikasi tersebut.

Untuk menghentikan aplikasi yang berjalan, sebenarnya bisa dilakukan lewat Task Manager (End Task). Tapi ketika komputer restart lagi nanti, maka aplikasi tersebut secara otomatis akan berjalan kembali.

Oleh karena itu, Anda bisa menghentikannya lewat aplikasi System Configuration atau biasa disebut MSConfig. Caranya seperti ini:

  1. Klik Start, kemudian ketik “MSConfig“.
  2. Pergi ke tab Services.
  3. Centang Hide All Microsoft Services.
  4. Lalu hilangkan centang pada aplikasi yang tidak diperlukan.

Lakukan hal yang sama di tab Startup.

Khusus pengguna Windows 10, disable aplikasi startup ini harus dilakukan di Task Manager. Langkah-langkahnya:

  1. Buka Task Manager.
  2. Klik tab Startup.
  3. Klik kanan aplikasi yang tidak diperlukan.
  4. Klik Disable.

Baca Juga: Cara Mengatasi Windows 10 yang Lemot, Hang, dan Macet dengan Mudah.

2. Scan dengan Antivirus

Memakai Antivirus

Masalah kedua adalah virus.

Untuk mengatasi virus ini susah-susah gampang. Kadang ada virus yang gampang di hapus, dan kadang juga ada yang bandel (misal sudah dihapus balik lagi).

Maka langkah pertama yang bisa dilakukan untuk menghapus virus adalah dengan melakukan scanning.

Cobalah lakukan scanning terlebih dahulu menggunakan antivirus dengan update definisi terbaru. Tujuannya, supaya virus-virus yang berjalan tadi semuanya ikut terhapus.

Tapi kalau lewat antivirus saja belum cukup, maka Anda bisa coba opsi selanjutnya.

3. Install Ulang Windows

Menginstall Ulang

Iya, install ulang juga bisa jadi solusi kalau virus yang berjalan itu bandel.

Virus, biasanya menginstal dirinya sendiri, ketika Anda secara tidak sengaja mengklik atau memasang software tertentu yang tidak jelas asal-usulnya.

Dengan melakukan install ulang, secara otomatis seluruh registry, driver, dan aplikasi yang sudah terinstal di Windows akan terhapus. Dengan begitu, virus pun akan hilang.

Untuk cara menginstal ulangnya sendiri, direkomendasikan untuk melakukan format ulang seluruh harddisk. Tujuannya supaya virus yang menempel di disk akan ikut terformat seutuhnya.

4. Cek Part Rusak

Cek Komponen

Bukan hanya masalah aplikasi dan virus, part rusak juga bisa mengakibatkan penggunaan CPU naik tinggi, lho. Part yang rusak ini maksudnya umum. Bisa jadi processor, bisa juga RAM, tapi paling sering tentunya harddisk.

Kalau masalah ini, mau tidak mau Anda harus mengeceknya lebih lanjut, lalu pastikan ada part yang rusak atau tidak.

Cara ceknya sendiri bakal panjang lagi kalau dibahas di sini. Jadi, silakan cari di artikel lain saja, ya.

5. Optimalisasi Windows

Optimalkan Windows

Langkah terakhir yang bisa dilakukan adalah mengoptimalisasi Windows.

Pada poin nomor 1 dan 2, sebenarnya itu sudah termasuk bagian dari optimalisasi Windows. Namun kedua cara di atas hanyalah 2 dari puluhan cara lainnya yang bisa dilakukan untuk melakukan optimalisasi.

Untuk poin ini juga bakal panjang lagi nih kalau dibahas di sini. Selain itu, di awal tadi juga saya sempat bilang kalau saya sering sekali membahas permasalahan yang sering muncul di PC atau laptop bukan?

Nah, maka dari itu, Anda bisa mengecek lengkapnya di daftar isi situs ini.

Penutup

Sekian, semoga pembahasan di atas bisa membantu Anda dalam mengatasi masalah CPU usage yang tinggi.

Pembahasan ini mungkin masih kurang lengkap. Jadi, kalau Anda sudah mengikuti solusi-solusi di atas, tapi masih belum berhasil, silakan tanyakan saja lewat kotak komentar di bawah. Sebisa mungkin akan saya bantu.

Semoga bermanfaat.

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like