Cara Mengaktifkan Hibernate Windows 10

Cara Mengaktifkan Hibernate di Windows 10

Sejak kapankah Anda menggunakan OS Windows? Nah, untuk Anda yang sudah lama memakai sistem operasi ini, pastinya pernah melihat fitur hibernate bukan?

Di Windows, sejak dulu fitur hibernate ini memang sering sekali dipakai. Terutama untuk mematikan komputer di saat kita sedang ada banyak kerjaan.

Fitur hibernate ini, setahu saya sudah ada sejak versi Windows 95 dulu. Tapi baru populernya sih setelah Windows XP dirilis.

Kebetulan, waktu itu hibernate merupakan salah satu opsi untuk menonaktifkan komputer sementara.

Apa Itu Mode Hibernate?

Hibernate merupakan salah satu mode yang terdapat di sistem operasi WIndows.

Nah, singkatnya hibernate ini merupakan fitur yang berguna untuk mematikan sistem dan menonaktifkan power aktif, namun semua aktivitas yang berjalan sebelumnya akan tetap tersimpan (misalnya di RAM atau harddisk).

Komputer yang dimatikan dengan menggunakan mode ini bisa dihidupkan kembali seperti sedia kala, yang kemudian semua aktivitas tersimpan sebelumnya akan dimuat kembali ke komputer.

Baca juga: Cara Screenshots di Windows 10 (Panduan Pemula).

Cara Mengaktifkan Hibernate di Windows 10

Nah, sedikit catatan untuk pengguna Windows 10, mode hibernate ini sudah dihilangkan. Kalau nggak percaya, coba deh cek di Start menu. Hanya tersedia 3 opsi saja, yaitu:

  • Shutdown.
  • Sleep.
  • Restart.

Tapi Anda nggak perlu khawatir. Bukan berarti fiturnya benar-benar dihapus, kok. Hanya saja, secara default memang posisi pengaturan mode hibernate ini masih nonaktif.

Kalau kita mau memakainya, maka kita harus mengaktifkannya terlebih dahulu.

Cara hibernate di Windows 10:

  1. Silakan klik Settings di Start Menu.
  2. Masuk ke pengaturan System dan pilih menu Power & Sleep.
  3. Kemudian klik Additional power settings (di bagian kanan).
  4. Klik Choose what the power buttons do.
  5. Klik Change settings that are currently unavailable.
  6. Centang Hibernate, lalu klik Save changes.

Nah, sedangkan untuk langkah-langkah lebih lengkapnya, bisa ikuti panduan berikut ini:

  • Langkah 1. Pertama, silakan klik Start, lalu klik logo Settings.
  • Langkah 2. Di halaman Settings, silakan klik System. Kemudian di bagian kiri, masuk ke pengaturan Power & sleep.
  • Langkah 3. Cek di bagian kanan, di sana ada kolom Related settings. Klik menu Additional power settings.
  • Langkah 4. Lanjut lagi. Di menu-menu yang ada di sebelah kiri, silakan klik Choose what the power buttons do.
  • Langkah 5. Kemudian, di kolom bagian atas, klik Change settings that are currently unavailable.
  • Langkah 6. Silakan centang opsi Hibernate di sana. Kalau sudah, klik tombol Save changes.

Dengan demikian, maka fitur hibernate di komputer Anda akan aktif, atau lebih tepatnya sudah ada tombol di Start menu.

Untuk mengetesnya, coba klik saja.

Oh ya, kita juga bisa mengubah mode dari sleep menjadi hibernate.

Cara ini lebih simpel. Cukup ubah pengaturan When I press the sleep button ke Hibernate (seperti yang saya lakuin di contoh gambar atas), kemudian save pengaturannya.

Kalau Belum Muncul

Ada lagi cara lain, nih. Kalau pengaturannya sudah diubah, tapi tombolnya masih belum muncul, coba ikuti langkah-langkah ini:

  1. Di kolom search Windows, ketik “CMD”.
  2. Silakan buka CMD dengan cara klik kanan, lalu pilih Run as Administrator.
  3. Kemudian ketik “powercfg /hibernate on” dan tekan Enter.

Terakhir, silakan cek deh tombol power-nya.

Fitur keren Windows 10, nih! Cara Membagi Layar Windows 10.

Perbedaan Fitur Hibernate dan Sleep

Sebenarnya, baik hibernate maupun sleep, keduanya punya cara kerja yang mirip. Sama-sama menyimpan data komputer yang bisa dijalankan kembali ketika komputer aktif.

Lalu apa perbedaannya?

Sleep: Di mode sleep, komputer akan memakai daya yang sedikit sekali. Meski begitu, semua data yang berjalan masih aktif posisinya. Ketika komputer dinyalakan, maka seluruh data tersebut akan kembali seperti saat sebelum komputer mati.

Hibernate: Komputer menyimpan semua data di harddisk. Data ini baru kembali ketika komputer dinyalakan lagi (tepatnya sih saat booting).

Supaya lebih terbayang, cek tabel berikut untuk melihat beberapa perbedaannya:

HibernateSleep
Daya komputer mati.Daya yang dipakai sedikit.
Harus boot ulang.Tidak perlu boot ulang.
Harus load ulang data.Data langsung aktif ketika komputer hidup.

Manfaat Fitur Hibernate

Dari awal kita sudah membahas panjang lebar soal fitur hibernate. Tapi, sudahkah Anda mengetahui apa saja manfaat dari fitur ini?

Untuk manfaatnya sendiri ada banyak kok. Selain itu, kebanyakan manfaatnya nggak jauh juga sih dengan fitur sleep.

Berikut ini manfaat dari hibernate:

  • Bisa menghemat daya ketika komputer sedang tidak dipakai.
  • Tidak perlu repot mematikan komputer ketika ingin ditinggal.
  • Bisa mempersingkat waktu.
  • Cocok ketika ingin meninggalkan komputer dalam waktu yang lama.

Dan lain-lain. 😀

Akhir Kata

Begitulah cara mengaktifkan fitur hibernate di Windows 10. Fitur yang sudah lama ada ini pasti masih banyak yang ingin menggunakannya. Apalagi kalau sudah paham soal manfaatnya.

Kalau ada yang mau ditanya, bisa kirim lewat kolom komentar di bawah.

Semoga bermanfaat.

Sudah tahu belum cara menonaktifkan Windows Defender?

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like