Bisakah HP 3G Diubah Menjadi 4G?

Bisakah HP 3G diubah menjadi ke jaringan 4G?

Jangan salah. Nyatanya pertanyaan semacam ini masih sering ditanyakan oleh sebagian orang, khususnya yang mungkin masih awam di dunia Android.

Bahkan, tidak sedikit juga di antara mereka yang mencari kata kunci semisal “aplikasi 4G”, “download 4G”, “aplikasi jaringan 4G”, dan berbagai frasa sejenisnya di Google.

Hal itu tentu wajar bukan? Mengingat kita semua pun sejatinya masih dalam tahap belajar.

Saya sendiri juga dulu pernah saja sih cari-cari di Google soal “aplikasi tambah RAM laptop” atau sejenisnya. Haha.

3G Diubah Jadi 4G, Bisa Nggak, Ya?

Balik ke pembahasan utama kita. Jadi, apakah HP yang hanya mendukung jaringan 3G, bisa ditingkatkan menjadi support untuk jaringan 4G?

Jawabannya, tidak bisa. Setidaknya untuk saat ini.

Alasannya begini. Di dalam HP itu terdapat beragam komponen, seperti chip processor, GPU, kamera, dan sebagainya. Tak terkecuali komponen jaringan yang tentunya berbeda-beda di setiap merk dan tipe HP.

Jadi, kalau Anda mendapati sebuah artikel yang mengklaim mampu mengubah 3G jadi 4G, bisa dipastikan itu palsu.

Selain itu, saya sendiri pun bahkan belum pernah menemukan web yang membahas secara gamblang mengenai cara mengubah 3G ke 4G, bahkan setelah searching dari satu web ke web lainnya.

Rata-rata hanya membahas cara setting jaringan dari 3G ke 4G, untuk HP-HP yang memang sudah mendukung jaringan ini.

Ini juga termasuk aplikasi-aplikasi 4G di Android, yang ‘katanya’ bisa mengubah jaringan 3G ke 4G. Padahal tidak, paling hanya semacam optimizer saja. Itu pun saya masih ragu apakah berfungsi atau tidak.

Baca juga: Cara Supaya 4G Stabil dan Full Sinyalnya

Syarat Agar HP Bisa Menggunakan 4G

Nah, terlepas dari itu semua, Anda juga harus tahu bahwa tidak semua HP 4G bisa mencicipi jaringan 4G, lho. Setidaknya kalau belum memenuhi persyaratan berikut ini:

1. HP Harus Sudah Mendukung Jaringan 4G

Seperti yang tadi saya katakan, hal yang paling utama adalah, HP Anda tentunya harus sudah mendukung jaringan 4G.

HP Android -terutama keluaran 2014 ke bawah- itu kebanyakan baru support jaringan 3G saja. Kecuali jika pada saat itu Anda menggunakan HP yang berkelas high-end atau flagship. Mungkin HP Anda sudah support 4G.

Untuk mengecek sebuah HP sudah mendukung jaringan 4G atau belum, sebenarnya simpel kok:

  • Coba cek spek HP Anda lewat dusbook yang sudah 1 paket dalam pembelian. Di situ biasanya tertera frekuensi jaringan HP. Kalau tercantum 4G LTE, itu artinya HP Anda sudah support 4G.
  • Coba kunjungi situs GSMArena.com, lalu cari merk, seri, dan tipe HP Anda secara lengkap. Kalau sudah ketemu, cek pada bagian jaringan (Network). Kalau sudah tertera 4G LTE, berarti HP Anda sudah support 4G.
Spek HP

Lengkapnya, bisa baca di sini, ya!

2. Kartu SIM Harus Sudah Mendukung 4G

Di tahun 2014 ke bawah, di mana jaringan 4G belum merata, kebanyakan kartu perdana yang beredar di masyarakat pun masih belum mendukung 4G.

Rata-rata kartu perdana pada tahun-tahun tersebut, maksimal hanya mendukung jaringan 3G HSPA+ saja.

Solusinya, Anda harus mengganti kartu perdana Anda ke kartu yang sudah mendukung jaringan 4G.

Anda bisa membeli kartu baru, atau melakukan upgrade kartu 4G di gerai operator terdekat di kota Anda. Biasanya gratis kok, bahkan kadang suka dikasih bonus kuota sampai puluhan GB, lho.

NB: Masalah biaya tetap kembali lagi kepada kebijakan dari operatornya.

3. Daerah Anda Harus Sudah Ter-cover 4G

Pembangunan daerah di Indonesia, memang masih banyak yang belum merata. Termasuk juga pembangunan jaringan.

Jaringan 4G di Indonesia sendiri, saat ini sudah lebih banyak tersebar jika dibandingkan dengan 4 tahun ke belakang. Walaupun begitu, masih banyak juga daerah-daerah tertentu yang belum ter-cover jaringan 4G.

Contohnya, di kota-kota kecil, atau daerah pedesaan.

Solusinya? Mau nggak mau harus pindah tempat atau Anda juga bisa melakukan tes operator di daerah Anda.

Couverage area jaringan 4G pada setiap operator itu berbeda-beda. Coba ganti operator jaringan satu per satu, barangkali salah satu di antaranya sudah mendukung 4G untuk daerah Anda.

Rekomendasi saya Telkomsel. Jaringannya sudah sangat merata dan kuat di banyak daerah di Indonesia.

4. HP Harus Sudah Mendukung Frekuensi Jaringan 4G Indonesia

Bagi Anda yang barangkali ingin menggunakan HP dari luar negeri, dalam beberapa kasus, mungkin HP tersebut 4G-nya tidak berfungsi.

Ini disebabkan karena frekuensi jaringan yang digunakan HP tersebut, bisa saja berbeda dengan frekuensi umum jaringan 4G yang dipakai di Indonesia.

Akibatnya, sinyal 4G jadi tidak terdeteksi sekalipun Anda sudah memenuhi syarat-syarat sebelumnya.

Khusus untuk HP-HP Xiaomi. Rata-rata sebenarnya sudah mendukung sinyal 4G. Tapi dikarenakan aturan TKDN dari pemerintah, kebanyakan HP tersebut disembunyikan fitur 4G-nya. Ini banyak terjadi di HP Xiaomi lama, seperti Redmi 3 Pro misalnya.

Kesimpulan

Pada intinya, HP yang baru mendukung 3G sejatinya tidak akan pernah bisa diubah menjadi support 4G.

Selain itu, HP-HP 4G pun tidak semuanya bisa mencicipi jaringan 4G, kecuali sudah memenuhi syarat-syarat yang telah saya bahas di atas.

Jadi, kalau Anda menemukan artikel atau aplikasi yang mengklaim mampu mengubah 3G ke 4G, jangan dipercaya, ya! Tentunya nggak akan berdampak sama sekali.

Baca Juga: Cara Lock 4G di HP ASUS Dengan Mudah

Penutup

Buat saya, HP dengan jaringan 4G itu wajib. Kecepatan jaringan yang berkali-kali lipat jauh lebih cepat dibanding jaringan 3G, menjadi salah satu alasan saya lebih suka memakai jaringan ini.

Dari segi biaya pun demikian. Kuantitas kuota yang ditawarkan oleh operator untuk jaringan 4G, biasanya 2 hingga 4 kali lipat ekstra lebih banyak, sehingga kita bisa melakukan penghematan dalam jangka waktu yang panjang.

Maka dari itu, tentu saja nggak akan rugi sama sekali, jika Anda ingin mengganti HP lama Anda ke HP baru yang memang sudah support 4G.

Apalagi HP Android sekarang sudah murah-murah. Hanya dengan modal 700 sampai 800 ribuan pun Anda sudah dapat HP dengan sinyal 4G.

Kalau Anda beruntung, bahkan Anda bisa saja mendapatkan HP Android support 4G, hanya dengan harga 450 ribuan (second) saja. Lumayan bukan?

Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like