Cara Menyalakan Senter Flashlight HP Android

Cara Memakai Senter di HP Android

Dulu, ketika sedang mati lampu, biasanya kita bakal cepat-cepat cari senter sebagai sumber penerangan, khususnya di malam hari.

Tapi buat sekarang ini, kita ngga terlalu butuh senter konvensional lagi, karena di smartphone -termasuk Android- sudah ada yang namanya fitur senter alias flashlight sebagai penggantinya.

Terlebih lagi, senter dari HP Android ini termasuk cukup terang, lho, cahayanya. Kalau sekadar buat pengganti senter konvensional di saat mati lampu, sudah oke banget.

Sayangnya, masih ada orang-orang yang bingung bagaimana cara untuk mengaktifkan senter ini di HP Android.

Baca Juga: Cara Menghapus File & Folder Thumbnail [Thumbdata] Android

Syarat untuk Mengaktifkan Fitur Senter di HP Android

Sebelumnya, di sini ada sedikit hal yang perlu diingat terlebih dahulu.

Jadi, nggak semua HP Android itu sudah mendukung fitur senter, ya. Apalagi untuk HP-HP yang merupakan keluaran lama.

Tapi tenang saja. Karena, seenggaknya ada 1 solusi yang bisa kita lakukan, guna mengetahui apakah HP kita sudah support fitur senter atau belum.

Apa itu? Tepatnya dengan mengecek bagian belakang HP, di mana HP yang support senter itu pasti ada lampu flash-nya. Mudah kan?

Flashlight HP

Lalu apa alasannya? Tentu saja karena fitur senter ini bekerja dengan menggunakan lampu flash (flashlight) yang ada di kamera HP.

Kalau HP Anda sudah ada flash-nya, maka biasanya sih pasti bisa diaktifkan sebagai senter juga.

Cara Menyalakan Senter (Flashlight) di HP Android (+Cara Mematikannya)

Cara menyalakan senter/flashlight di HP Android itu biasanya nggak akan jauh berbeda, antara merk A dengan merk lainnya. Ini meliputi pabrikan Samsung, ASUS, OPPO, Vivo, Xiaomi, Lenovo, Huawei, dan lain sebagainya.

Selain itu, untuk menyalakannya pun sebetulnya nggak susah, lho.

Tapi khusus buat Anda yang belum tahu, masih awam, dan bingung mencari tata letak pengaturannya, di sini saya coba untuk menjelaskannya.

Ada beberapa cara untuk mengaktifkan senter yang akan saya jelaskan pada kesempatan kali ini. Di antaranya ada yang melalui tombol bawaan Android, hingga menggunakan aplikasi tambahan.

Biar lebih jelas, yuk langsung simak saja ulasan selengkapnya, berikut ini:

1. Melalui Tombol Senter di Menu HP

Menu Flashlight

Umumnya, HP yang sudah ada lampu flash, biasanya juga punya tombol khusus untuk menyalakan senter.

Tombol ini sering kalii dapat Anda temui di deretan menu pada panel status bar (menu bagian notifikasi Android). Bahkan rasanya ini sudah jadi standar tersendiri, agar proses menyala-matikan senter bisa dilakukan dengan cepat.

Caranya? Gampang banget! Kurang lebih begini:

  1. Geser menu panel status bar ke bawah.
  2. Cari icon senter.
  3. Ketuk sekali untuk menyalakan.
  4. Ketuk lagi sekali untuk mematikan.

Simpel banget kan?

Eh bentar deh. Tapi gimana kalau tombolnya nggak ada?

Kalau tombol senternya nggak ada, kemungkinannya cuma satu, yakni tombolnya belum diatur untuk ditampilkan di sana.

Sedangkan cara mengaturnya, silakan buka panel status bar, kemudian ketuk icon pensil (edit). Nanti tinggal masukkan tombol senter supaya muncul di menu tersebut.

2. Melalui Pengaturan Android

Setelan Flashlight

Selain dari menu notifikasi, kita bisa juga mengecek setelan (pengaturan) Android. Di sana, pengaturan senter bisa Anda dapati.

Sayangnya, letak pengaturan senter ini berbeda-beda. Jadi, saya sarankan coba cari pengaturannya dengan cara ini:

  1. Buka Setelan Android.
  2. Di kolom search, ketik “senter“. Ingat, kalau bahasa Inggris ketik “flashlight“.
  3. Buka pengaturannya jika sudah ketemu.
  4. Kemudian, silakan pilih metode pengaktifan senter di sana.

Contohnya bisa dilihat pada gambar di atas, ya.

Gambar tersebut saya ambil dari pengaturan HP Xiaomi. Di sana terdapat beberapa opsi pintasan yang bisa Anda pilih untuk menyalakan senter.

Baca Juga: Cara Melihat RAM HP Android – Semua Tipe

3. Menggunakan Widget

Widget Senter

Sebelumnya, Anda sudah tahu belum, apa itu widget? Kalau belum tahu, widget itu adalah tombol pintasan yang bisa kita temui di layar utama (homescreen).

Widget ini ada banyak jenisnya. Ada kalkulator, jam, perkiraan cuaca, dan lain-lain. Senter juga termasuk salah satunya.

Ikuti langkah-langkah ini untuk menggunakannya:

  1. Masuk ke pengaturan homescreen. Caranya, tekan selama beberapa detik tombol recent (tombol di sebelah tombol home, selain back).
  2. Kalau nggak bisa, coba tekan layar beberapa detik di homescreen, atau mencubit layar dengan 2 jari.
  3. Nanti akan ada muncul opsi Widget. Silakan buka.
  4. Kemudian cari widget Senter, lalu drag ke homescreen.
  5. Kalau sudah, maka Anda bisa langsung mengaktifkan senter melalui widget tersebut.

Homescreen biasanya memiliki 2 halaman atau lebih. Rekomendasi saya, lebih baik widget senter diletakkan di halaman utama saja, supaya praktis saat dibutuhkan dalam keadaan darurat (seperti tiba-tiba mati lampu misalnya).

4. Memakai Aplikasi

Menggunakan Aplikasi

Bingung HP sudah support senter atau belum? Atau sudah coba-coba pengaturan diatas tapi masih belum bisa/nggak ketemu?

Padahal, sudah ada lampu flash yang notabene merukan komponen utama untuk fitur ini.

Solusinya, bisa coba pakai aplikasi. Alasannya sih sederhana, aplikasi-aplikasi senter ini biasanya sudah didesain untuk mendeteksi, apakah HP sudah support fitur flashlight atau belum.

Nah, kalau sudah support, maka aplikasinya juga nanti bisa membantu kita dalam proses mengaktifkan senternya.

  1. Silakan instal dulu aplikasi Flashlight di Google Playstore.
  2. Buka aplikasinya.
  3. Kalau HP Anda mendukung flashlight, maka akan tersedia tombol untuk mengaktifkannya di sana.
  4. Ketuk tombol tersebut untuk menyalakan lampu senter.

Sebaliknya, jika HP tidak mendukung flashlight, nanti tombolnya nggak akan aktif, atau mungkin akan ada notifikasi pesan tertentu.

Baca Juga: Cara Mengaktifkan Izin Aplikasi HP Android

Akhir Kata

Begitulah pembahasan tentang cara menyalakan senter flashlight di HP Android.

Sebenarnya, hampir semua orang sudah tahu caranya. Jadi saya lebih menujukan artikel ini untuk orang-orang yang belum begitu paham soal Android.

Sekali lagi, tutorial ini sangat cocok untuk diterapkan di semua merk Android. Utamanya di HP Samsung, Xiaomi, ASUS, karena sudah saya tes sendiri di merk HP tersebut.

Semoga bermanfaat.

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like