(Lancar!) 8 Emulator Android Ringan untuk Laptop RAM 2GB

Emulator Android Ringan untuk Netbook – Main game Android, nggak selamanya harus di HP, lho.

Kita juga bisa memainkannya di komputer, dengan bantuan aplikasi yang disebut emulator Android.

Saat ini, sudah cukup banyak varian emulator Android yang bisa kita pilih. Semua emulator tersebut masih dikembangkan, supaya senantiasa lancar saat dipakai menjalankan gamegame yang juga terus berkembang.

Akan tetapi, tidak semua emulator bisa dijalankan di laptop dengan spesifikasi rendah. Beberapa di antaranya butuh system requirements tertentu, terutama di bagian prosesor dan VGA.  

Pengguna laptop low spec mungkin kebingungan, nih. Kira-kira, ada nggak ya, emulator yang cocok untuk laptop seperti ini?

Emulator Android Ringan untuk Laptop dengan RAM 2GB atau Kurang

Saya sendiri hobi banget memainkan game Android di emulator, lho. Mulai dari game ringan (simulator mobil), game RPG (Seven Knight), sampai yang lumayan berat seperti PUBG Mobile.

Nah, dulu waktu lagi sering-seringnya main game Android, saya sempat melakukan uji coba beberapa emulator Android.

Saya ingin emulator yang ringan, karena kebetulan laptop yang saya pakai RAM-nya cuma 2GB saja. Itu pun bisa dibilang udah lumayan jadul laptopnya.

Dari situ, sekarang saya jadi punya rekomendasinya. Nah, di sini saya ingin membagikannya, buat Anda yang barangkali membutuhkannya juga.  

Baca Juga: Selain Memakai Emulator, Coba Juga deh, Pakai OS Android untuk PC (Lebih Ringan).

1. Leapdroid

emulator leapdroid

Leapdroid adalah emulator terakhir yang saya pakai waktu memainkan game RPG Android, Seven Knight.

Saya bisa mengetahui emulator ini, setelah coba searching di Quora.

Nah, dari hasil tes saya, Leapdroid bisa dibilang termasuk emulator yang ringan dijalankan di laptop. Di game yang saya mainkan, Leapdroid bisa berjalan di angka 60 FPS.

Jadi, bisa dibilang sangat lancar, ya. Walau beberapa kali ada frame drop, tapi itu karena laptop saya yang memang jadul. Kalau laptop Anda lebih bagus, seharusnya sih aman.

Leapdroid telah dioptimalisasi untuk gamegame MOBA, seperti Mobile Legends, AOV, hingga game bergenre FPS.

Sayangnya, dari informasi yang saya dapatkan, aplikasi ini sudah tidak update lagi sejak tahun 2016 silam. Meskipun demikian, Leapdroid saya rasa masih oke untuk dipakai.

2. Bluestack

Bluestack

Bluestack adalah emulator Android yang sudah sangat terkenal di kalangan pengguna laptop. Anda pun mungkin sudah mengetahuinya bukan?

Yup, sejak dulu sampai sekarang, Bluestack masih terus dikembangkan. Banyak fitur baru yang dirilis, dan menyesuaikan dengan gamegame populer saat ini.

Dari hasil tes saya, Bluestack termasuk ringan. Untuk penggunaan sederhana sampai gaming, emulator ini bisa dijalankan dengan lancar di laptop dengan RAM 2GB saja.

Untuk mendapatkan optimalisasi yang maksimal, jangan lupa pakai Bluestack versi terbaru, ya.

3. Windroye

Windroye

Windroye adalah emulator ringan selanjutnya yang juga pernah saya coba.

Emulator ini punya tampilan interface yang mirip-mirip dengan Leapdroid. Namun pengaturan bahasa yang digunakannya secara default, adalah bahasa Mandarin (bisa diganti kalau mau).

Secara performa, bisa dibilang oke. Gamegame favorit yang saya install, rata-rata bisa berjalan cukup lancar tanpa kendala.

Emulator ini juga sangat cocok untuk dipakai menjalankan aplikasi chatting, seperti WhatsApp dan Line. Hal tersebut dikarenakan penggunaan RAM-nya yang relatif rendah.

Versi terakhir yang saya coba adalah 2.9.0. Kalau Anda berminat, lebih baik install versi yang paling baru saja, supaya kinerjanya lebih optimal.

4. Memu

MEMU

Di kalangan penggemar emulator Android, Memu termasuk salah satu emulator yang dikenal ringan.

Bagaimana tidak? Program ini didukung dengan interface yang simpel, serta system requirements yang rendah.

Intinya, Memu cocok banget deh, buat dijalankan di laptop dengan RAM 2GB, atau bahkan kurang dari itu.

5. Nox App Player

Selanjutnya, Nox App Player.

Di kalangan pengguna emulator, Nox App Player ini sudah cukup terkenal. Bahkan ketenarannya bisa menyaingi Bluestack, lho.

Nox juga termasuk salah satu emulator Android yang pernah saya pakai, untuk memainkan multi akun di game 7K (untuk farming ruby).

Hasilnya? Game yang dimainkan cukup lancar.

Nox memiliki ciri khas dengan balutan tema berwarna hitam. Untuk segi interface-nya, mungkin masih harus disesuaikan terlebih dahulu di beberapa sektor.

6. Droid4X

Droid4x

Kalau Anda seorang gamer, atau mungkin seorang developer aplikasi, maka Droid4X ini bisa jadi salah satu pilihan emulator terbaik.

Saya juga sempat mencicipi Droid4X ini. Aplikasi emulator satu ini, memiliki interface yang simpel, bahkan lebih simpel dari emulator-emulator Android lainnya yang pernah saya coba.

Untuk masalah performa, saya sudah tes game-nya dan berjalan lancar tanpa masalah.    

7. KoPlayer

logo

Kalau membahas emulator Android buat gaming, maka Anda tidak boleh melupakan KoPlayer.

KoPlayer ini identik dengan panda, karena di website resminya memang terpampang gambar panda.

Secara interface, KoPlayer sama mudahnya kok, dengan emulator-emulator Android lainnya. Kemudian untuk urusan performa, ketika saya tes, kelancaran yang didapat pun cukup baik.

8. Gennymotion

Gennymotion

Terakhir, Gennymotion. Gennymotion ini cukup terkenal di kalangan para pengembang aplikasi Android.

Pemasangan emulator ini mungkin agak sulit buat pemula, dan user interface-nya juga harus dipelajari dulu.

Walaupun terkenal di kalangan para pengembang aplikasi, Gennymotion tetap bisa dipakai untuk bermain game, kok. Saya sudah mengetesnya sendiri.

Hal Lain yang Harus Diperhatikan

Ini penting dipahami. Rekomendasi emulator di atas, tidak dijamin bisa berjalan ringan dan stabil di PC atau laptop Anda.

Saya sendiri pun sudah mencoba beragam jenis emulator di beberapa perangkat. Mulai dari PC, sampai perangkat lain yang speknya relatif rendah.

Masalah lag pun kadang-kadang masih tetap saja terjadi, sewaktu emulator dipakai untuk bermain game tertentu.

Maka dari itu, Anda harus coba dulu satu per satu rekomendasinya, sampai ketemu emulator mana sih yang paling cocok dan paling lancar di perangkat Anda.

Oh ya, Anda juga mungkin saja mendapati error saat menggunakan emulator tersebut. Hal ini bisa jadi karena versi emulator yang digunakan kurang stabil.

Jadi, sebisa mungkin gunakanlah versi terbaru dari emulator tersebut, ya.

Akhir Kata

Itulah pembahasan singkat, tentang rekomendasi emulator Android ringan untuk laptop dengan spesifikasi rendah, dengan RAM 2GB, atau bahkan di bawahnya.

Kalau disimpulkan, maka ada 8 emulator yang saya sarankan, yaitu:

  • Leapdroid
  • Bluestack
  • Windroye
  • Memu
  • Nox App Player
  • Droid4X
  • KoPlayer
  • Gennymotion

Emulator-emulator Android di atas, 100% sudah saya tes sendiri pastinya.

Sebenarnya, masih ada beberapa emulator lagi, tapi rasanya belum bisa saya bahas di sini. Alasannya, karena emulator-emulator yang dimaksud masih mengusung interface yang agak sulit, kurang stabil, atau memiliki performa yang kurang baik.

Jadi, saat ini mungkin hanya itu saja yang bisa saya rekomendasikan di sini.

Semoga bermanfaat.

2 comments
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like