√ (+Solusi) 4 Penyebab Baterai HP Cepat Habis Padahal Tidak Dipakai

Baterai HP Berkurang Padahal Tidak Dipakai

Secara umum, semakin besar kapasitas baterai HP, maka akan semakin lama juga daya tahannya. Ini berpengaruh ke penggunaan harian nantinya.

Normalnya, persentase kapasitas baterai hanya akan berkurang ketika sedang dipakai saja.

Namun ternyata tidak sedikit pengguna Android yang mengeluhkan bahwa baterai HP-nya cepat habis, padahal tidak dipakai sama sekali.

Misalnya begini. Dalam kondisi stand-by, persentase baterai bisa berkurang cepat sekali. Hanya butuh waktu 6 jam, baterai yang awalnya masih 80% bisa-bisa hanya tersisa 30% saja.

Ini jelas nggak normal. Karena rata-rata HP dalam keadaan layar mati, itu bisa tahan hingga seharian penuh.

Baca juga: HP Tidak Mengisi Sewaktu Dicas? Ini Solusinya.

Penyebab Baterai HP Cepat Habis Padahal Tidak Dipakai

Di artikel ini, saya ingin sedikit membahas beberapa penyebab yang paling sering ditemui pada masalah baterai HP yang suka habis sendiri.

Karena saya yakin, banyak pengguna Android yang mengalami masalah ini, khususnya di HP-HP keluaran lama yang sudah berumur.

Saya sendiri pernah mendapati masalah ini pada dua HP lama saja. Salah satu di antaranya sudah digunakan sekitar 3 tahun, dan yang satunya lagi bahkan sudah digunakan lebih dari 5 tahun.

1. Baterai HP Sudah Mulai Rusak

Cek Baterai HP
Cek kesehatan baterai dengan AccuBattery.

Daya tahan dari keseluruhan kapasitas baterai itu semakin lama akan semakin berkurang, yang artinya jangka waktu pemakaiannya juga akan semakin pendek.

Namun, yang saya maksud “sudah mulai rusak” di sini adalah munculnya masalah-masalah tertentu pada baterai. Misalnya baterai yang suka habis sendiri, hingga HP tiba-tiba mati.

Mengenai masalah baterai yang sering habis sendiri, biasanya dikarenakan baterai yang kembung atau fisiknya sudah berubah.

Inilah yang terjadi di HP saya waktu itu.

Di salah satu HP, baterai bisa berkurang dari 50% ke 3% dalam waktu 4 jam. Sedangkan di HP lainnya bahkan lebih parah, dari 70% ke 0% hanya dalam waktu 2 jam saja.

Padahal, keduanya dalam keadaan tidak digunakan.

Oleh karena itu, coba cek dulu kondisi baterai HP Anda. Periksa fisiknya apakah masih bagus atau sudah mulai berubah?

Pun termasuk untuk pengguna baterai tanam, coba lepas casing belakang HP-nya untuk memastikan kondisinya.

2. Terlalu Banyak Aplikasi Terinstal

Aplikasi Terlalu Banyak Berjalan

Saat HP dalam keadaan layar mati (stand-by), sebenarnya aplikasi-aplikasi tertentu masih berjalan tanpa kita ketahui. Ini disebut sebagai aplikasi background services (latar belakang).

Karena memakan memori (RAM), aplikasi semacam ini akhirnya akan sangat menguras daya tahan baterai. Apalagi kalau jumlahnya ada banyak, dan kondisi baterai HP Anda sudah nggak normal lagi.

Untuk contoh aplikasinya, seperti browser, alarm, panggilan, aplikasi chatting, dan media sosial.

3. Baterai Perlu Dikalibrasi Ulang

Kalibrasi Baterai HP
Kalibrasi baterai dengan Aplikasi Battery Calibration.

Pola pengisian daya yang salah akan menyebabkan persentase baterai menjadi bermasalah. Ini kemudian akan berpengaruh ke baterai yang menjadi cepat habis juga.

Misalnya, Anda merasa telah mengisi baterai sampai 100%.

Sayangnya, persentase yang ditunjukkan di HP Anda kurang akurat. Angka tersebut bukanlah 100%, melainkan masih 70% misalnya. Sehingga, tidak heran kalau baterai bisa tiba-tiba berkurang drastis sampai 40%.

Untuk mengatasi kondisi seperti ini, perlu dilakukan proses kalibrasi.

4. HP Dalam Keadaan Panas

Suhu HP Android
Cek suhu HP dengan Aplikasi CPU Monitor

HP yang temperatur suhunya berada dalam keadaan panas, akan menurunkan kapasitas baterai tanpa kita sadari.

Biasanya ini terjadi sewaktu HP habis dipakai main game, di mana panas yang dihasilkan HP belum sepenuhnya keluar.

Dampaknya, meskipun layar dimatikan, baterai akan terkuras secara terus menerus.

Cara Mengatasi Baterai HP Habis Sendiri Meskipun Sudah Dalam Keadaan Mati

Untuk mengatasi masalah baterai ini, pastinya kita harus menyesuaikan dengan apa yang menjadi penyebabnya. Sebab, jika penyebabnya berbeda, maka langkah penanganannya pun akan tak sama pula.

Nah, di sini akan saya coba bahas sesuai dengan kondisi-kondisi yang sering kali muncul, seputar masalah baterai HP yang selalu habis meski tanpa digunakan.

1. Ganti Dulu Baterai HP Anda

Berapa lama sih masa pakai baterai HP yang ideal?

Ternyata ada banyak pendapat soal ini. Ada yang bilang “asalkan baterai belum rusak”, ada juga yang bilang “maksimal 1 tahun harus diganti”.

Hal tersebut bisa dikembalikan ke pilihan masing-masing.

Namun kalau Anda sedang mengalami masalah baterai cepat habis padahal tidak digunakan, maka tentunya Anda harus segera mengganti baterainya. Apalagi kalau baterainya sudah kembung, atau fisiknya sudah berubah bentuk.

Oh ya, kalau mau beli, lebih baik ganti dengan yang original lagi. Tujuannya agar baterai tersebut cocok dengan HP Anda, dan dari segi kualitas pun lebih terjamin.

2. Kurangi Aplikasi Background Terinstal

Untuk mengatasi aplikasi berjalan yang terlalu banyak, tentu kita hanya perlu menguranginya saja. Caranya bisa ikuti langkah ini:

  1. Buka Setelan > Cari Memori.
  2. Di sana Anda akan melihat aplikasi-aplikasi yang sedang berjalan.
  3. Catat aplikasi-aplikasi tersebut, khususnya yang kira-kira kurang penting.

Kemudian kita lanjut untuk me-manage aplikasi yang telah dicatat:

  1. Buka Setelan > Lalu masuk ke menu Aplikasi.
  2. Setelah itu, cari aplikasi yang telah dicatat tadi.
  3. Klik Force Stop untuk menghentikan aplikasinya.
  4. Jika Anda ingin menghapusnya, cukup klik Hapus Pemasangan.

Dengan begitu, maka aplikasi-aplikasi background tadi tidak akan berjalan lagi.

Sebagai informasi, untuk opsi force stop sendiri, ini hanya akan memberhentikan aplikasi sementara. Nah, aplikasi tersebut masih bisa berjalan normal, jika Anda membukanya kembali.

Oh ya, untuk mengecek aplikasi apa yang berjalan, sayangnya ini tidak tersedia di seluruh tipe HP. Ada beberapa tipe HP yang tidak menampilkan informasi ini.

Alternatifnya, Anda bisa coba pakai aplikasi pengecek penggunaan RAM yang bisa didapatkan di Playstore.

3. Kalibrasi Ulang Baterai

Proses kalibrasi baterai, berfungsi untuk memperbaiki persentase baterai yang tadinya eror menjadi normal lagi. Proses ini bisa dilakukan secara manual atau dengan memakai aplikasi.

Caranya bagaimana?

Jika belum tahu bagaimana caranya, Anda bisa mencari tutorialnya di internet, atau bisa juga coba baca artikel lain yang pernah saya tulis sebelumnya berikut ini:

Cara Kalibrasi Baterai HP Android.

Anda bisa melihat bedanya nanti setelah baterai dikalibrasi. Biasanya masalah seperti ini akan bisa diatasi.

4. Matikan Fitur HP yang Tidak Diperlukan

Selain aplikasi yang berjalan di latar belakang, fitur-fitur bawaan HP juga bisa menghabiskan kapasitas baterai tanpa disadari, lho. Contohnya seperti:

  • GPS
  • WIFI
  • Data Seluler
  • Bluetooth

Anda bisa mematikan fitur-fitur tersebut jika memang tidak digunakan, atau setidaknya menguranginya supaya tidak berjalan bersamaan. Sesuaikan juga dengan kebutuhan Anda, ya.

5. Dinginkan Suhu HP Ketika Dalam Keadaan Panas

Penyebab suhu HP yang meningkat ini sangat beragam. Bisa karena sistem yang nggak stabil, sampai karena bawaan chipset HP yang kurang optimal.

Untuk mengatasinya nggak ribet, kok. Beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk menstabilkan suhu HP di antaranya:

  • Hentikanlah aplikasi yang tidak perlu.
  • Matikan juga fitur HP yang tidak dipakai.
  • Gunakan brightness yang tidak terlalu terang.
  • Matikan daya (turn off) HP sementara waktu.
  • dan sebagainya.

Penutup

Baterai HP cepat habis, padahal dalam keadaan layar mati. Pastinya banyak yang bingung dengan masalah ini, karena HP memang tidak dipakai sama sekali. Salah satu alasannya, karena penyebabnya sendiri yang memang susah dicari.

Dengan adanya artikel ini, diharapkan Anda bisa memahami apa penyebabnya, sekaligus bisa langsung menerapkan solusinya.

Mungkin sekian dulu pembahasan kali ini. Semoga bermanfaat.

1 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like