√ 4+ Cara Cek Kesehatan Baterai Tanam HP Android Secara Akurat

Cara Mengetes Kesehatan Baterai Tanam HP Android

Cara Cek Kesehatan Baterai Tanam HP Android – Namanya umur, tentu nggak ada yang bisa prediksi. Pun termasuk dalam hal baterai HP Android.

Berapa lama bisa bertahan, tergantung dari seperti apa pemakaiannya dalam keseharian pengguna.

Untuk mengecek kondisi baterai sehat atau tidak, biasanya kita akan mengecek fisiknya secara langsung, di mana baterai yang normal itu nggak akan terlihat kembung.

Tapi, bagaimana untuk non-removable battery alias baterai tanam? Pasti masih banyak yang belum tahu bagaimana cara mengeceknya kan?

Sebab, kebanyakan dari kita mungkin tidak terbiasa membuka HP dengan baterai tanam, sehingga metode pengecekannya pun akan berbeda.

Nah, di sini saya ingin membahasnya.

Ciri-Ciri Baterai HP Tanam yang Sudah Mulai Rusak

Sebelum kita lanjut ke pembahasan inti, kita juga perlu mengetahui dulu apa saja ciri-ciri dari baterai HP yang sudah mulai bermasalah atau rusak.

Dari pengalaman saya, di antara gejalanya adalah seperti berikut:

Bentuk Casing Belakang Agak Berubah. Baterai tanam pun lama-kelamaan bisa jadi kembung. Untuk beberapa jenis HP, bagian casing-nya mungkin akan ikut tertekan, sehingga mengakibatkannya jadi cembung.

HP Terkadang Suka Mati Sendiri. Di situs ini, ada beberapa komentar yang bertanya terkait dengan hal ini. Ini juga biasanya disebabkan oleh faktor baterai HP yang mulai rusak.

Baterai Suka Berkurang Drastis. Ini yang paling umum ditemui. Kapasitas yang berkurang ini memang terlihat tidak normal. Misalnya, dalam 2 menit saja, baterai sudah bisa berkurang hingga 20%. Kadang malah bisa sampai 0%.

Baterai Lama Penuh Saat HP Dicas. Normalnya, untuk HP standar, proses pengecasan itu hanya memakan waktu 2 sampai 4 jam saja. Namun untuk baterai yang sudah rusak, biasanya butuh waktu yang jauh lebih lama.

Baterai HP Langsung Habis Saat Dilepas dari Charger. Masih berhubungan dengan gejala sebelumnya. Cirinya, di sini baterai hanya bisa dipakai ketika HP dalam keadaan dicas saja. Kalau dilepas dari charger, maka HP akan langsung mati.

Layar HP Berkedip. Disebabkan karena tegangan baterai yang tidak stabil. Selain layar berkedip, touchscreen juga kadang bergerak sendiri.

HP Mati Total. Untuk baterai yang sudah benar-benar rusak, dayanya tidak akan bisa terisi dan akan membuat HP jadi tidak bisa dinyalakan sama sekali. Apalagi untuk baterai tanam, maka HP akan terlihat persis seperti HP yang mati total.

Penyebab Kerusakan Baterai HP

Sedangkan, untuk penyebab dari kerusakannya juga bermacam-macam, misalnya:    

  • Suka main HP sambil dicas dan dalam keadaan panas.
  • Baterai mengalami korosi (walau agak jarang ditemui).
  • Umur baterai sudah terlalu lama.
  • Penggunaan charger yang kurang pas.
  • Sering dicas terlalu lama (biasanya terjadi pada HP-HP keluaran lama).

Cara Cek Kondisi Baterai Tanam

Sekarang, kita lanjut ke metode pengecekannya, ya:

1. Gunakan HP Dalam Keadaan Full Load

Tes Baterai Android

Durasi ketahanan daya baterai, akan berkurang kapasitasnya seiring dengan peruntukannya.

Contoh mudahnya, seperti saat HP digunakan untuk memainkan game berat.

Ketika game berat dibuka, maka komponen CPU, GPU (grafis), serta RAM (memori) akan bertambah banyak resource-nya, sehingga membutuhkan lebih banyak daya dari baterai tentunya.

Oleh karena itu, Anda bisa coba mengetesnya dengan menggunakan HP untuk pekerjaan berat, entah itu bermain game, atau membuka aplikasi apa saja yang sekiranya bisa membuat HP dalam keadaan full load.

Atau, Anda bisa juga coba buka banyak aplikasi sekaligus. Misalnya langsung buka 8 aplikasi.

Setelah itu, coba cek indikator baterainya. Jika menurut Anda baterai berkurang secara normal dan masih masuk akal, berarti baterai tidak ada masalah.

Namun, kalau baterai berkurang dengan sangat cepat (misalnya dari 20% ke 17% dalam waktu beberapa detik saja), berarti baterai HP memang sudah bermasalah.

Penjelasan Baterai Cepat Habis Padahal Tidak Dipakai. Jangan Lupa Dibaca, Ya!

2. Menggunakan Kode Pengecek Baterai

pengecek baterai tanam

Kode pengecek baterai ini tersedia pada beragam merk smartphone. ASUS, Xiaomi, Lenovo, Samsung, OPPO, Vivo, dan lain-lain sebagainya.

Apalagi untuk tipe non-removable battery. Sebagian besar pasti sudah ada fitur ini.

Untuk caranya sendiri, silakan buka Dial Pad > Ketik *#*#4636#*#* > Lalu tunggu beberapa saat, maka nanti akan muncul menu baru.

Setelah itu, masuk ke menu Battery Information atau Battery Statistic. Nah, di sana akan terdapat indikator baterai, yang kalau masih bagus, biasanya tertulis Good atau Baik.

Untuk contohnya, gambar di atas saya ambil dari HP Xiaomi Redmi 5A.

Kalau di HP Anda belum mendukung fitur ini, alternatifnya bisa pakai aplikasi pihak ketiga.

3. Menggunakan Aplikasi AccuBattery

AccuBattery Android

AccuBattery adalah aplikasi yang memiliki fungsi berkaitan dengan baterai HP.

Aplikasi ini cocok digunakan untuk berbagai jenis smartphone, baik itu tipe removable battery maupun tipe non-removable battery (baterai tanam).

Cara menggunakannya, kurang lebih seperti berikut:

  1. Pertama, silakan install terlebih dahulu aplikasi AccuBattery di Playstore.
  2. Kemudian, habiskan daya baterai sampai 0%.
  3. Jika sudah, sambungkan HP ke charger, lalu nyalakan HP.
  4. Pastikan aplikasi AccuBattery telah berjalan, ya.
  5. Tunggu sampai prosesnya selesai 100%.
  6. Lepas charger, kemudian buka aplikasi AccuBattery. Nanti di sana akan tersedia informasi mengenai Health baterai sekaligus estimasi daya tahannya.
Mengecek Baterai Dengan AccuBattery

Aplikasi ini sudah banyak direkomendasikan oleh berbagai situs teknologi terkenal di luar negeri. Jumlah unduhannya juga sudah mencapai lebih dari 1 juta orang, lho.

Jadi, saya pikir aplikasi ini patut untuk dicoba.

4. Melepas Casing Belakang HP

Melepas Casing Cek Baterai Tanam

Kalau ingin lebih yakin mengenai kondisi baterai HP tersebut, dan memastikannya apakah masih oke atau tidak, maka cara lain yang bisa dilakukan ialah dengan melepas casing HP, guna melihat kondisi fisik baterai tersebut.

Baterai yang normal, tentu saja bentuknya datar dan kondisi fisiknya (informasi tertera + stiker) masih bagus. Sedangkan baterai yang sudah rusak akan nampak sebaliknya.

Namun, melepas casing belakang HP dengan tipe baterai tanam memang agak sulit dilakukan, apalagi untuk seorang pemula.

Lebih dari itu, jika HP masih ada garansi, maka garansi otomatis akan hangus begitu saja.

Jadi silakan pertimbangkan kembali resikonya, ya.

Baca juga: Cara Mengatasi HP yang Ketika Dicas Tidak Bertambah Isinya.

Bagaimana Kalau Baterainya Sudah Rusak?

Sebenarnya, ini tentu saja kembali lagi pada kerusakan dari baterainya.

Apakah HP sampai suka mati sendiri? touchscreen jadi bermasalah? Atau bahkan mati total? Kalau iya, maka disarankan untuk diganti saja.

Beda halnya dengan HP yang menggunakan removable-battery. HP yang menggunakan tipe baterai tanam, tentu baterainya akan lebih susah jika diganti sendiri.

Disarankan untuk langsung pergi ke Service Center sesuai merk HP Anda. Di sana Anda bisa langsung membeli baterai, sekaligus melakukan penggantian.

Namun, lain cerita kalau masalah yang muncul, menurut Anda masih bisa diatasi. Tidak diganti pun maka tidak akan masalah.

Anda bisa coba solusi ringan dulu. Misalnya dengan melakukan kalibrasi, untuk memperbaiki indikator baterai.

Penutup

Untuk mengetahui kerusakan baterai yang bisa dilepas, mungkin mudah saja dilakukan.

Namun, untuk tipe baterai tanam yang rata-rata telah diterapkan HP-HP keluaran baru sekarang, rasanya akan lebih sulit jika belum tahu caranya.

Dengan 4 cara di atas, saya harap bisa memberikan Anda informasi yang dibutuhkan. Sebab, saya pun tentunya biasa menggunakan cara-cara tersebut.

Semoga artikel ini membantu.

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like