Cara Menggunakan Recuva

Cara Menggunakan Recuva

Hampir semua pengguna komputer mungkin pernah mengalami kehilangan data. Baik itu dalam jumlah sedikit ataupun banyak.

Data bisa hilang karena berbagai sebab. Contohnya:

  • Tidak sengaja terhapus.
  • Tidak sengaja terformat.
  • Efek malware atau aplikasi tertentu.
  • Dan lain-lain.

Saat kita kehilangan data, kita mungkin akan sangat kerepotan. Apalagi kalau yang hilang itu merupakan data-data penting.

Saya sendiri pun pernah mengalaminya, baik itu di PC maupun di laptop. Bahkan, saya pernah kehilangan data dari satu harddisk, dengan size lebih dari satu TB, lho!

Nah, untuk Anda yang juga sedang mengalaminya, ada satu aplikasi yang patut dicoba, nih. Namanya Recuva.

Apa Itu Recuva?

Recuva ini merupakan aplikasi yang biasa dipakai untuk mengembalikan data yang hilang di komputer. Semua ekstensi file sudah didukungnya, termasuk dokumen, foto, video, compressed file, dan jenis-jenis data lainnya.

Selain itu, aplikasi ini juga masih satu developer dengan CCleaner yang dikenal sebagai salah satu aplikasi pembersih memori terpopuler, lho.

Size dari Recuva sendiri tidak terlalu besar, dan bisa kita dapatkan secara gratis. Nah, aplikasi ini termasuk salah satu aplikasi yang pernah saya pakai, ketika ingin me-restore data yang terformat waktu itu.

Baca Juga: Sering Chat? Cobain Deh Aplikasi Discord

Cara Menggunakan Recuva untuk Kembalikan Data Terhapus

Di sini saya akan berbagi pengalaman, sekaligus ingin membuat tutorial, bagaimana caranya menggunakan Recuva untuk kembalikan data yang terhapus.

Pembahasan ini diutamakan untuk Anda yang sedang bingung, karena mengalami kehilangan data di komputer atau laptopnya. šŸ˜€

Silakan disimak, ya!

Cara Install Recuva

Cara Install Recuva

Kita bisa mendapatkan aplikasi ini melalui situs resminya sendiri. Silakan buka:

ccleaner.com/recuva

Cara menginstal Recuva, kurang lebih mirip seperti cara menginstal aplikasi pada umumnya. Nah, untuk langkah-langkahnya seperti ini:

  1. Buka dulu file Setup dari Recuva.
  2. Kemudian klik Customize.
  3. Klik lagi More.
  4. Saat memilih direktori instalasi, jangan pilih drive yang ingin kita restore.
  5. Selanjutnya, tinggal install seperti biasa.

Nah, catatan pentingnya ada di poin keempat. Misal Anda kehilangan data di drive D, maka jangan install Recuva di drive D juga. Anda bisa pilih drive C atau drive lainnya.

Kenapa harus demikian? Nanti saya jelaskan detailnya.

Cara Menggunakan Recuva

Cara menggunakan Recuva sangatlah mudah. Aplikasi ini sudah dibuat sedemikian rupa supaya mudah dipakai. Silakan ikuti langkah-langkah berikut:

Langkah 1. Pertama, buka Recuva melalui Start menu atau Dekstop. Klik dua kali seperti biasa.

Cara Menggunakan Recuva

Langkah 2. Kalau sudah, akan muncul jendela utama Recuva. Klik Next untuk melanjutkan.

Langkah 3. Silakan pilih jenis data yang ingin Anda restore. Pilih All Files kalau ingin mencari semua jenis data, atau hanya media-media tertentu saja (video, foto, dokumen, dan sebagainya).

Lanjut klik Next kalau sudah.

Langkah 4. Pilih opsi Iā€™m not sure kalau Anda ingin mencari data di semua direktori komputer. Tapi kalau tahu lokasi hilangnya data ada di drive mana, lebih baik pilih specific location saja.

Klik Next lagi untuk melanjutkannya.

Langkah 5. Klik lagi Start untuk memulai proses scan, lalu tunggu beberapa saat sampai proses scan tersebut selesai.

Langkah 6. Kalau sudah, maka akan muncul data-data yang bisa kita restore. Silakan pilih satu atau lebih data yang Anda inginkan, lalu pilih Recover.

Langkah 7. Simpan data yang ingin dikembalikan tersebut ke drive yang berbeda, lalu klik OK.

Semua langkahnya telah selesai. Sekarang tinggal tunggu saja proses recover-nya.

Proses tersebut bisa cepat dan bisa juga lama, tergantung dari besar datanya yang akan dikembalikan.

Catatan Ketika Kehilangan Data

Perlu saya ingatkan bahwa proses restore data itu tidak selalu berhasil. Kenapa? Karena data yang terhapus, tidak selalu bisa normal kembali source-nya. Kemungkinan corrupt masih ada.

Maka dari itu, untuk mengatasi hal ini, ada beberapa tips dari saya ketika Anda sedang kehilangan data:

  • Langsung matikan komputer terlebih dulu.
  • Jangan menyimpan data baru (apa pun) di drive yang datanya hilang.
  • Ketika data Anda hilang, segera gunakan aplikasi recovery.
  • Ketika ingin memakai Recuva, pastikan simpan di drive yang berbeda.
  • Selalu simpan hasil recover di drive yang berbeda juga.

Penjelasannya begini. Ketika data hilang, sebenarnya data tersebut masih tersimpan dalam harddisk. Hanya saja, kalau kita tidak secepatnya menggunakan aplikasi recovery, maka data yang tersimpan tersebut akan hilang seutuhnya.

Begitu juga kalau kita menyimpan data di drive yang hilang. Tempat dari data yang terhapus tersebut akan digantikan dengan data baru, sehingga kita tidak bisa mengembalikan data tersebut lagi. Kalau tidak hilang, biasanya jadi corrupt.

Karena itulah sejak awal saya selalu menyarankan agar drive yang datanya hilang tetap dibiarkan kosong.

Baca Juga: Menghubungkan Komputer dan Laptop Memakai Teamviewer, Bisa Coba

Akhir Kata

Semoga tulisan ini bisa dipahami, ya. Khususnya untuk Anda yang sedang mengalami data hilang di komputer atau laptop, juga untuk yang ingin menggunakan Recuva.

Tulisan ini saya buat berdasarkan pengalaman pribadi saja. Saya sudah beberapa kali berhasil melakukan restore data sekian ratus giga dengan aplikasi ini. Hasilnya aman, kok.

Sebagai penutup, untuk Anda yang masih punya pertanyaan terkait masalah data hilang dan aplikasi Recuva, Anda bisa bertanya melalui kolom komentar yang tersedia.

Semoga bermanfaat.

Ingin Rekam Layar Komputer? Coba Yuk Aplikasi Bandicam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like