√ 4+ Cara Blokir Iklan Pop up Muncul Tiba-tiba (Android) | Berhasil!

Iklan Android Muncul Tiba-Tiba

HP lagi enak-enak dipakai. Eh, tiba-tiba muncul iklan.

Pernah nggak, sih, mengalami ini? Kalau saya pernah pastinya. Entah itu sewaktu browsing, nonton film, buka aplikasi tertentu, atau aktivtas lainnya.

Alhasil? Jelas mengganggu sekali.

Bayangkan saja. Ketika iklan muncul, kita jadi harus menutupnya dulu sebelum HP melanjutkan aktivitas kita. Atau kalau iklannya model video, kita mesti tunggu setidaknya 3 sampai 5 detik.

Buat yang belum tahu, iklan semacam ini dikenal dengan istilah Pop up.

Baca juga: Begini, Lho, Cara Mengatasi HP Android Restart Sendiri. Berhasil!

Ingin tahu lebih lanjut seputar iklan Pop up ini? Yuk simak penjelasan berikut:

Penyebab Iklan yang Muncul Tiba-tiba di Android

Iklan di Android yang tiba-tiba muncul bisa disebabkan karena aplikasi, sistem, hingga virus (Adware). Ketiga penyebab ini bisa “menyerang” semua tipe HP Android, baik yang keluaran lama maupun keluaran terbaru.

Iklan Aplikasi: Adalah iklan yang asalnya dari aplikasi berjalan tanpa diketahui (Background Services). Sebagian besar berasal dari aplikasi root.

Iklan Sistem: Iklan sistem adalah jenis iklan bawaan Android. Biasanya muncul di menu notifikasi dan aplikasi bawaan tertentu (video player, browser, dan lain-lain). Tapi bisa juga muncul secara tiba-tiba di mana pun.

Iklan Virus: Iklan virus ini biasa disebut Adware. Jenis virus ini memunculkan iklan di sistem tanpa kita ketahui penyebabnya.

Cara Mengatasi Iklan Pop Up Muncul Tiba-tiba di Android

Untuk cara memperbaikinya sendiri ada dua peruntukan, yaitu untuk HP mode root dan non-root. Namun, pada dasarnya HP dengan mode root akan jauh lebih efektif untuk mengatasinya.

Langsung saja, berikut ini cara mengatasi iklan Pop up yang suka muncul tiba-tiba di HP Android.

1. Cari dan Hapus Aplikasi yang Menyebabkan Iklan Muncul Tiba-tiba

Aplikasi Penyebab Iklan HP Android

Solusi pertama, cobalah untuk mencari aplikasi apa yang sekiranya merupakan penyebab iklan muncul tiba-tiba pada sistem.

Buat yang bingung aplikasi apa, sebenarnya jawabannya ada banyak sekali. Aplikasi apa pun bisa jadi penyebabnya.

Nggak usah ribet. Berikut ada sedikit tips untuk mencari aplikasi tersebut, sekaligus cara menghapusnya:

Langkah 1: Pertama, silakan buka Playstore terlebih dahulu.

Playstore HP Android

Langkah 2: Klik pada bagian kiri atas, lalu klik lagi menu Aplikasi & Game Saya.

Menu Aplikasi Dan Game Playstore Android

Langkah 3: Klik tab Koleksi, lalu sortir berdasarkan “Baru-baru ini” (Recent).

Koleksi Aplikasi Playstore

Silakan dicek, aplikasi apa yang kira-kira jadi penyebabnya. Ingat nama aplikasinya, kalau perlu dicatat.

Langkah 4: Selanjutnya, silakan masuk ke Pengaturan HP (Settings). Kemudian masuk ke Aplikasi.

Masuk Ke Pengaturan Aplikasi

Langkah 5: Di menu ini, silakan cari dan hapus aplikasi-aplikasi yang sudah Anda cek/catat tadi (yang dianggap merupakan penyebab iklan).

Uninstall Aplikasi

Langkah 6: Terakhir, silakan restart HP Anda. Kemudian cek, apakah iklan tersebut masih muncul atau tidak.

Catatan:

  • Kalau tidak ada tombol uninstall, ketuk saja tombol Force Stop.
  • Kalau iklan sudah tidak muncul, itu berarti penyebabnya memang dari aplikasi yang Anda install tersebut. Tapi Kalau masih muncul, coba cari aplikasi lain yang dicurigai merupakan penyebabnya.
  • Kalau setelah itu iklan masih muncul juga, bisa jadi penyebabnya adalah virus.

Baca juga: Cara Mengatasi HP Suka Download dan Install Aplikasi Sendiri. Virus Bukan, Ya?

2. Scan dengan Antivirus

Mengatasi Virus Iklan Android

Solusi kedua, bisa coba melakukan scanning virus di HP Android yang Anda pakai. Tujuannya untuk menghapus Adware dan Malware yang tersimpan secara tidak sengaja di penyimpanan sistem.

Ada banyak Antivirus yang bisa digunakan untuk melakukan proses scanning ini. Tapi, di sini saya akan menggunakan Malwarebytes. Sebab, fiturnya terbilang lengkap, dan size-nya pun hanya sekitar 30MB saja.

Cara pakainya begini:

Langkah 1: Install terlebih dahulu aplikasi Malwarebytes, kemudian langsung saja buka aplikasinya.

MalwareBytes Playstore Android

Langkah  2: Klik bagian kiri atas dan pilih Pemindai (Scanner). Klik Pindai atau Scan untuk melakukan proses scanning.

MalwareBytes Android

Proses scan-nya membutuhkan kurang lebih 10 sampai 15 menit. Namun ini masih tergantung dengan seberapa penuh storage, serta kualitas spek HP yang digunakan.

Selain Malwarebytes, Anda juga bisa menggunakan Antivirus lain yang Anda percaya. Karena selain berguna dari segi fungsi scan-nya, Antivirus saat ini juga sudah memiliki proteksi, agar iklan-iklan semacam ini tidak keluar lagi.

Untuk mendapatkan rekomendasi Antivirus apa yang akan digunakan, Anda bisa baca di artikel Antivirus Terbaik Android ini.

3. Memakai Aplikasi Khusus untuk Memblokir Iklan

Aplikasi Blokir Iklan Android

Selanjutnya, selain metode hapus aplikasi dan scanning, Anda juga bisa menggunakan aplikasi khusus yang memiliki fitur blokir iklan, atau yang biasa disebut AdBlock.

Aplikasi semacam ini belum begitu banyak pilihannya di Android. Nah, salah satu yang bisa dicoba adalah AdAway.

AdAway merupakan aplikasi Android yang berfungsi untuk memblokir iklan melalui modifikasi File Host. Sederhananya, jadi nanti URL iklan akan hilang.

Lebih jauh lagi, Anda bahkan bisa juga memberikan perintah khusus, agar iklan tertentu saja yang bisa muncul.

Langsung saja, deh, ke cara pakainya:

AdAway, saat ini sudah tidak tersedia lagi di Playstore. Tapi Anda masih bisa mendapatkannya secara gratis lewat internet.

Langkah 1: Silakan pasang aplikasi AdAway > Buka aplikasinya > Kalau ada notifikasi root, klik Allow, Granted, atau Izinkan.

Notifikasi Root Android

Langkah 2: Kemudian, ubah mode Disable ke mode Enable, dengan cara klik tombol Download Files and Apply Ad Blocking.

Cara Blokir Iklan Muncul Tiba-Tiba

Langkah 3: Setelah sukses, maka nanti akan muncul pemberitahuan “Applying successful” dan statusnya akan berubah jadi Enabled.

Status AdAway Android

Agar bisa bekerja secara optimal, selanjutnya silakan restart HP Anda.

Ingat! Untuk menggunakan aplikasi ini, HP Anda sudah harus dalam keadaan root

4. Reset HP Android Anda

Reset Android Blokir Iklan

Anda bisa juga melakukan reset ke pengaturan pabrik (Factory Reset), jika cara-cara yang sudah saya bagikan sebelumnya masih belum bisa berhasil juga.

Cara reset ini bisa dibilang cukup efektif. Karena nanti semua data yang ada di sistem HP, akan dikembalikan menjadi utuh seperti baru.

Sebelum me-reset HP, pastikan data penting di HP Anda sudah dicadangkan ke penyimpanan lain. Bisa dipindahkan ke laptop, flashdisk, hard disk, atau penyimpanan lainnya.

Untuk proses reset-nya seperti ini:

Langkah 1: Pertama, buka Settings. Kemudian klik Backup and Reset atau Cadangkan dan Setel Ulang.

Cadangkan Dan Setel Ulang Sistem

Langkah 2: Selanjutnya, klik Factory Data Reset atau Kembalikan ke Setelan Pabrik.

Kembalikan HP Ke Pengaturan Pabrik

PS: Langkah di atas bisa saja sedikit berbeda, tergantung dari tipe HP dan versi Android yang Anda pakai.

Selain metode reset melalui Setelan HP, sebenarnya saya lebih merekomendasikan untuk me-reset-nya melalui System Recovery.

Nah, jika Anda bertanya-tanya, apa itu System Recovery? Lalu bagaimana cara reset HP di mode tersebut? Silakan baca saja di artikel Cara Reset HP Android berikut.

5. Flash Ulang HP Android Anda (Tambahan)

Flash Ulang Android

Saya sempat bilang sebelumnya, kalau iklan yang suka muncul di Android itu ada tiga penyebabnya: Aplikasi, virus, dan sistem.

Pembahasan di atas, sebetulnya bisa dipakai untuk mengatasi tiga penyebab tersebut.

Nah, masih ada lagi cara lainnya, yakni dengan melakukan flash ulang HP. Namun, cara ini hanya berlaku untuk mengatasi iklan yang disebabkan dari sistem.

Cara ini biasanya sangat efektif untuk menghilangkan iklan di Android. Karena tujuan dari flash ulang sendiri adalah untuk mengganti sistem lama ke sistem yang baru.

Akhir Kata

Selesai sudah pembahasan kita kali ini. Dengan 4 cara simpel di atas, semoga saja iklan-iklan Pop up yang mengganggu di HP Anda bisa dihilangkan.

Selain itu, keempat cara di atas adalah cara yang biasa saya lakukan. Sejauh ini, cara-cara tersebut selalu efektif buat saya.

Namun jangan lupa, beberapa cara di atas mungkin memiliki resiko tersendiri, apalagi untuk metode dengan mode root.

Sebaiknya, pastikan Anda sudah memiliki backup data agar tetap aman. Ini berguna untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan ke depannya.

Artikel ini mungkin akan saya update kembali, jika saya menemukan cara-cara baru yang lebih efektif. Dan jika masih ada yang kurang jelas, silakan komen melalui kolom yang tersedia di bawah ini, ya.

Sekian, semoga bermanfaat.

0 Shares:
1 comment
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like