Solusi Input Type Not Supported di Monitor

Solusi Input Type not Supported

Ada beberapa masalah yang bisa muncul pada monitor. Salah satunya pesan input type not supported.

Pesan ini muncul dari internal monitor, bisa juga dari aplikasi.

Penyebabnya bisa bermacam-macam. Tapi biasanya masih terkait dengan resolusi. Misalnya resolusi tidak mendukung di sistem atau di game.

Cara Mengatasi Input Type Not Supported Pada Monitor

Karena penyebabnya kebanyakan bukan dari komponen, pesan error ini nggak begitu sulit kita perbaiki.

Berikut kita bahas solusinya ya.

#1. Cek Kabel (HDMI, VGA, DVI)

Mengecek Kabel Monitor yang Dipakai

Pertama coba cek dulu kabel yang dihubungkan ke monitor. Bisa HDMI, VGA, atau DVI.

Pastikan tidak longgar. Atau bagusnya Anda lepas dulu kabelnya kemudian pasang kembali dengan benar.

#2. Ganti Jenis Kabel

Ganti Jenis Kabel yang Dipakai

Kalau VGA Anda support, Anda bisa coba ganti jenis kabel yang dipakai. Misal sebelumnya pakai DVI, coba ganti pakai HDMI.

Kemudian kalau ada lebih dari satu port yang sama di monitor (Misalnya HDMI 1 dan HDMI 2), coba pakai yang berbeda dari sebelumnya.

Kadang ini bisa pengaruh juga.

#3. Aktifkan VGA Mode

VGA Mode ini berfungsi supaya monitor bisa boot ke resolusi paling rendah. Langkah-langkahnya seperti ini:

  1. Pertama silakan restart dulu PC Anda.
  2. Saat booting tekan tombol F8 untuk masuk ke boot menu.
  3. Kemudian silakan pilih VGA Mode di sana.
  4. Maka sistem akan boot biasa ke Windows
Aktifkan VGA Mode Saat Booting

Kalau sudah, coba cek apakah pesan error-nya masih muncul atau tidak.

#4. Mengaktifkan Video Base Di MSCONFIG

Pengaturan video base ini berfungsi agar Windows bisa me-load driver bawaan. Jadi bukan driver yang kita install sendiri.

Well, fitur ini bisa kita pakai untuk mengecek, apakah masalahnya berasal dari driver atau bukan.

Silakan ikuti langkah-langkah berikut:

  • Tekan tombol Windows + R bersamaan.
  • Akan muncul Windows Run > Silakan ketik MSConfig > Tekan Enter.
Ketik dan Buka MSConfig di Windows Run
  • Di sini jendela MSConfig akan muncul, klik tab Boot dan centang opsi Base Video.
Nyalakan Base Mode di MSConfig
  • Terakhir klik tombol Apply dan OK.
  • Selesai.

Baca Juga: Mau Dual Monitor? Ini Caranya

#5. Ubah Resolusi Layar

Mengubah resolusi layar ke pengaturan tertentu. Misalnya dari Full HD ke HD ini bisa dicoba.

Cara ini bisa dipakai kalau pesan input type not supported-nya muncul di aplikasi-aplikasi tertentu.

Caranya:

  • Klik kanan di Dekstop > Kemudian pilih menu Display Settings.
Opsi Display Settings di Klik Kanan Windows
  • Setelah itu klik kolom Resolution dan pilih ke resolusi yang berbeda dari sebelumnya.
Setting Resolusi Display
  • Selesai.

Baca Juga: Cara Mengatasi Monitor Out of Range

#6. Reinstall Driver VGA

Melakukan reinstall driver ini bertujuan untuk mengatasi masalah bug yang mungkin ada.

Cara yang saya sarankan, lakukan clean install memakai DDU kemudian install kembali driver seperti biasa.

Dan bisa coba juga cara ini:

  • Silakan buka dulu Device Manager.
Buka Device Manager
  • Selanjutnya pilih Device Adapter dan klik kanan VGA Anda.
  • Di sini klik lagi opsi Uninstall Device.
Opsi Uninstall Device Driver VGA
  • Selesai.

#7. Pindah Ke Mode Windowed (Game)

Khusus di game, seperti yang diketahui, di pengaturan display biasanya terdapat dua sampai tiga opsi. Yaitu Full Screen, Full Screen Borderless dan Windowed mode.

Full ScreenMode layar penuh
Full Screen BorderlessMode layar penuh tapi taskbar masih bisa dibuka
Windows ModeMode tanpa layar penuh, jadi taskbar masih terlihat

Di sini saya sarankan, coba ganti pengaturannya ke Windowed Mode. Langkah-langkahnya kurang lebih seperti ini:

  1. Buka game yang diinginkan
  2. Kemudian masuk ke menu pengaturan > Display
  3. Cari kolom untuk mengatur full screen lalu ganti ke mode Windowed
  4. Apply dan simpan pengaturannya
Atur Display Game ke Windowed

Atau Anda juga bisa coba tekan tombol ALT + Del atau ALT + Enter saat di game.

Akhir Kata

Cara-cara ini saya jelaskan dengan asumsi monitor dalam keadaan default ya.

Jadi kalau Anda memakai custom resolution atau mengubah refresh rate di monitor, maka Anda perlu mengembalikan pengaturannya terlebih dulu ke semula.

Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like