Cara Menghubungkan Komputer dengan LAN

Cara Menyambung Komputer Dengan LAN

Saat ini, banyak sekali jenis media transfer data yang bisa digunakan. Mulai dari kabel data, WiFi, Bluetooth, dan lain lagi sebagainya.

Walau semakin lama semakin berkembang, namun ada 1 metode yang masih belum ditinggalkan, yakni dengan menggunakan kabel LAN.

Saya sendiri pernah menggunakan kabel LAN untuk melakukan transfer file beberapa kali.

Di antaranya, saya pernah gunakan kabel ini untuk meng-copy file antar 2 komputer. Dan memang, kecepatan transfer yang saya dapatkan jauh lebih kencang.

Menghubungkan 2 Perangkat dengan Kabel LAN

Untuk menghubungkan 2 perangkat dengan kabel LAN seperti itu, dibutuhkan beberapa pengaturan terlebih dahulu, sebelum akhirnya bisa digunakan.

Selain itu, untuk menyambungnya sendiri pun kadang-kadang susah, karena suka ada saja masalah yang muncul.

Meski demikian, langkah-langkahnya sendiri sih sangat sederhana. Asalkan dilakukan dengan benar, maka resiko masalah seperti yang dikhawatirkan tadi tidak akan muncul.

Selain untuk sharing data, koneksi LAN sendiri juga bisa dipakai untuk bermain game LAN antar PC – PC, laptop – laptop, atau laptop – PC. Lumayan bukan, ketimbang main di mode single player?

Nah, pada artikel ini, saya ingin membahas cara menyambungkan laptop dengan kabel LAN.

Tutorial berikut bisa dipakai di semua Windows (Windows XP, Windows 7, Windows 8, Windows 10), karena secara inti fungsi, pengaturan LAN di Windows itu masih sama. Paling hanya beda dari segi tampilannya saja.

Oke, berikut cara menghubungkan LAN dari laptop ke laptop, atau untuk perangkat lainnya.

Baca Juga: (+Gambar) Tutorial Sharing Data Lewat LAN untuk Komputer dan Laptop.

Cara Menghubungkan Laptop atau Komputer dengan Kabel LAN

Sebelumnya, siapkan terlebih dahulu bahan-bahan yang diperlukan, di antaranya:

  • Kelengkapan utama, tentu saja laptop atau komputer minimal 2 perangkat.
  • Kemudian siapkan juga sebuah kabel LAN.
  • Terakhir, jika Anda menggunakan laptop, cek pada bagian port, karena tidak semua laptop punya port LAN, terutama netbook atau laptop jenis slim (tipis).

Jika sudah, sekarang kita bisa memulainya:

Langkah 1. Hubungkan laptop atau komputer dengan perangkat lainnya menggunakan kabel LAN tadi. Pastikan sudah tersambung dengan baik, ya.

Biasanya ditandai dengan lampu berwarna kuning pada kabel atau pada port (walau tidak semua ada). Sambungan yang tidak benar, akan menyebabkan LAN tidak terbaca.

Langkah 2. Setelah kabel LAN tersambung, sekarang silakan buka Control Panel. Caranya seperti berikut:

  • Klik Start > Control Panel, atau
  • Klik Start > Pada kolom search > Ketik “Control Panel” (untuk Windows 10 utamanya).

Langkah 3. Selanjutnya, pada halaman Control Panel, klik menu Network and Internet.

Langkah 4. Kemudian klik menu Network and Sharing Center.

Cara setting LAN Windows 7

Langkah 4. Klik lagi menu Change Adapter Settings.

Adapter setting

Langkah 5. Nah, di sana Anda akan mendapati banyak pilihan koneksi yang tertera. Silakan pilih Realtek PCI, Local Data Connection, atau sejenisnya (yang pasti bukan dari modem). Klik kanan koneksi tersebut, kemudian klik Properties.

LAN connection

Langkah 6. Klik pada TCP/IPv4, kemudian klik Properties.

Langkah 7. Sekarang Anda akan melihat halaman untuk mengatur koneksi LAN. Silakan Anda sesuaikan dengan tabel berikut:

Pada IP AddressIsi dengan 192.168.0.1
Pada Subnet MaskIsi dengan 255.255.255.0
Cara konek laptop dengan lan

Langkah 8. Klik OK jika sudah.

Nah, sekarang komputer atau laptop pertama sudah selesai diatur. Selanjutnya, silakan buka komputer atau laptop kedua, lalu ikuti langkah-langkah yang sama seperti tadi.

Namun pada saat ingin mengatur koneksi LAN, silakan sesuaikan konfigurasinya dengan tabel berikut:

Pada IP AddressIsi dengan 192.168.0.2
Pada Subnet MaskIsi dengan 255.255.255.0
cara menyambungkan laptop dengan lan

Terakhir, tinggal klik OK saja seperti biasa.

Selesai, deh. Sekarang LAN di kedua perangkat sudah selesai diatur. Silakan tes koneksi antar 2 komputer Anda untuk mengeceknya.

Bagaimana Kalau Tidak Jalan?

Sebagaimana apa yang saya katakan sebelumnya, kadang koneksi LAN ini bisa mengalami masalah. Masalah yang dimaksud, paling sering berupa error di mana perangkat tidak bisa terhubung.

Untuk mengeceknya secara lebih pasti, silakan pakai cara berikut:

Klik Start > Cari CMD > Lalu ketik Ping 192.168.0.2 pada Laptop atau Komputer pertama.

Lihat pada bagian laporan. Jika terdapat transfer data, itu artinya koneksi sudah berjalan normal dan tidak ada masalah.

Tapi jika yang muncul malah Request Time Out, itu artinya koneksi masih belum bisa digunakan.

Untuk kondisi ini, saya bisa merekomendasikan beberapa solusi, di antaranya:

1. Pertama, pada pengaturan konfigurasi LAN tadi, coba ikuti setting berikut:

Default Gateway pada komputer/laptop pertamaIsi dengan 192.168.0.2
Default Gateway pada komputer/laptop keduaIsi dengan 192.168.0.1

2. Coba matikan antivirus sementara.

3. Pastikan Firewall sudah dalam keadaan mati. Karena Firewall ini secara default akan terus menyala, di mana fungsinya untuk menjaga komputer dari koneksi-koneksi yang tidak dikenal.

Namun karena ini hanya koneksi LAN, jadi sebenarnya tidak masalah (aman).

Firewall

Untuk cara mematikan Firewall, Anda bisa membukanya langsung di:

Control Panel > Firewall With Advanced Security.

Cara mengatasi LAN yang tidak bisa terhubung, tidak bisa saya bahas di sini secara lengkap, karena nanti akan terlalu panjang pembahasannya.

Sebelumnya, saya pernah membuat artikel tentang cara mengatasi no internet access pada LAN. Jadi, lebih baik Anda membacanya di sana.

Akhir Kata

Nah, demikian tutorial tentang cara menyambungkan komputer atau laptop dengan kabel LAN.

Saya sendiri sudah puluhan kali menggunakan cara di atas, dan semuanya selalu work tanpa ada masalah.

Jika Anda ingin menambahkan perangkat yang ingin disambung, maka Anda bisa membeli perangkat tambahan yang bernama switch.

Untuk penggunaannya nanti, silakan sambungkan seluruh komputer atau laptop tadi ke switch tersebut. Sedangkan untuk konfigurasinya sih sama saja, hanya saja pada kolom IP Address akhirannya berbeda-beda.

Contoh: 192.168.1.1, 192.168.1.2, 192.168.1.3, dan seterusnya.

Jika sudah, Anda bisa langsung mengeceknya.

Masih punya pertanyaan soal topik kita kali ini? Coba deh kirimkan apa yang ingin Anda tanyakan, melalui kotak komentar yang tersedia di bawah ini.

Semoga bermanfaat.

0 Shares:
2 comments
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like