5 Cara Mengatasi Operating System Not Found (PC / Laptop)

Operating System Not Found – Press Ctrl + Alt + Delete to restart

Pernahkah Anda mengalami ini? Atau sedang? Kalau saya, di PC saya cukup sering mengalami ini. Biasanya ketika baru dinyalakan.

Efek dari error ini pastinya satu. Yakni Komputer jadi tidak bisa masuk ke Windows, dan hanya stuck saja disana. Sehingga jadi tidak bisa dipakai.

Error Operating System Not Found

Untuk penyebabnya sendiri ada beberapa, dan kebanyakan berhubungan dengan storage atau konfigurasi setting. Misalnya :

  • Salah setting BIOS
  • Komputer terkena virus
  • Harddisk rusak
  • OS corrupt

Ngomong-ngomong pesannya biasanya ada beberapa tambahan lain. Misalnya “Operating system wasn’t found” “Try disconnecting” “Boot error” dan lain sebagainya, namun pada dasarnya sama saja.

Nah, untuk mengatasinya, selama tidak ada kerusakan hardware, 88% kemungkinan masih bisa diperbaiki.

Caranya? Silakan ikuti langkah-langkah berikut (Satu-satu) :

1. Cek Setting Boot Priority pada BIOS

Cek Boot Priority

Boot priority adalah setting yang menentukan hardware storage mana yang akan di boot duluan. Misalnya saya punya dua Harddisk A berisi sistem, dan Harddisk B berisi software.

Untuk membuat Harddisk A di boot duluan, maka saya harus mengatur boot prioritynya terlebih dahulu di BIOS.

Karena kalau secara tidak sengaja Harddisk B yang di boot, maka akan keluar pesan Not found seperti pembahasan awal tadi.

Untuk cara settingnya sayangnya berbeda-beda (Tergantung dari versi BIOS dan Motherboard yang dipakai). Namun intinya Anda tinggal cari pengaturan Boot prioritize / Boot Priority / Boot option / Boot setting dan lain sejenisnya.

2. Coba Cek Virus Di Penyimpanan

Mengatasi pesan error boot Windows system

Virus bisa membuat file system OS rusak, hingga membuatnya jadi tidak bisa terbaca.

Untuk mengatasinya, cara paling mudah untuk dilakukan, ialah dengan mengambil hardware penyimpanan yang dipakai (Harddisk / SSD), kemudian memasangnya di Komputer lain.

Setelah itu gunakan Antivirus, dan lakukan full scan untuk mencari virus pada penyimpanan secara keseluruhan.

Jika sudah, Anda bisa mengembalikan hardwarenya ke Komputer awal, kemudian lakukan repair sistem.

3. Cek Apakah Harddisk Masih Normal?

Cek harddisk error

Khusus jika Anda memakai Harddisk untuk menyimpan OS, Anda harus mengecek apakah harddisk Anda masih normal atau tidak. Karena di Harddisk ada satu kerusakan, namanya Bad sector. Ini bisa membuat sistem jadi rusak dan tidak terbaca.

Untuk ceknya, bisa dilakukan melalui Komputer lain, dan dengan menggunakan software tertentu (Misalnya HDTune atau HDDSentinel). Lengkapnya bisa dibaca di artikel cara mengecek kesehatan harddisk (100% akurat).

Terus gimana kalau ternyata rusak?

Nah, disarankan untuk ganti saja Harddisknya dengan yang baru. Walaupun yang lama kadang masih bisa dipakai, tapi biasanya read-speed akan jadi melambat, sehingga membuat performa Komputer menurun.

4. Memperbaiki BCD Dengan Bootrec.exe

Pesan error boot laptop

Bootrec.exe, adalah sebuah program yang berfungsi untuk memperbaiki masalah-masalah startup pada Windows (Termasuk boot).

Cara ini menurut saya cukup efektif, tapi Anda harus sudah mengikuti langkah-langkah sebelumnya :

✓ Pastikan Boot Priority sudah tersetting dengan benar. ✓ Pastikan virus sudah hilang.
✓ Dan pastikan harddisk masih normal.
Untuk cara memakai Bootrec akan panjang kalau dijelaskan disini. Jadi bisa coba baca di https://neosmart.net/wiki/bootrec/

5. Reinstall Sistem

Reinstall Ulang Windows

Tips terakhir adalah dengan menginstall sistem. Tujuannya untuk mengganti data sistem (rusak) lama ke yang baru.

Alasan saya ditaruh di opsi terakhir, adalah karena nanti data-data yang terinstall akan terhapus. Sehingga Anda harus mempertimbangkannya kembali.

Tapi kalau sudah diinstall ulang, saya jamin Komputer Anda akan normal lagi.

Penutup…

Kadang mudah dan kadang tidak. Tapi selama tidak ada kerusakan hardware, Operating System Not Found masih bisa diperbaiki.

Artikel ini saya tujukan untuk Anda pengguna PC maupun Laptop, dengan sistem operasi Windows 7, Windows 8, dan Windows 10. Tapi tidak menutup kemungkinan untuk versi Windows lama (XP / Vista) juga bisa.

Kalau masih belum work, ada error lain, atau ada sesuatu yang ingin ditanya, jangan ragu untuk mengirimkannya memakai kolom komentar dibawah.

Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like