Cara Mengatasi Windows Media Player Cannot Play The File

Windows media player cannot play the file

Windows Media Player Cannot Play the File – Tahukah Anda? Ini merupakan salah satu pesan error yang umumnya muncul ketika kita ingin membuka sebuah video.

Yup, buat Anda yang sering memutar video menggunakan Windows Media Player di komputer, pastinya nggak cuma 1 atau 2 kali saja mendapati pesan ini, bukan?

Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini, kita akan mengupas tuntas tentang masalah ini. Yuk, langsung kita bahas.

Sekilas Tentang Windows Media Player

Windows Media Player, aplikasi ini merupakan software pemutar video yang sudah lama ada di sistem operasi Windows. Bahkan sejak Windows XP dulu, yang dirilis pada tahun 2001 silam.

Windows Media Player punya kelebihan dari segi penggunaannya, di mana aplikasi ini tergolong ringan dan mudah untuk dipakai.

Penyebab Windows Media Player Cannot Play the File

Berbicara soal penyebabnya, maka ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan munculnya pesan error ini. Di antaranya:

  • Pengaturan Windows Media Playernya ada yang salah.
  • Tipe formatnya salah.
  • Videonya rusak.

Cara Mengatasi Windows media Player Cannot Play the File

Nah, berikut ini ada beberapa cara untuk mengatasi masalah “Windows Media Player cannot play the file“. Solusi-solusi berikut, bisa diterapkan untuk Windows 7, Windows 8, dan Windows 10, ya.

1. Periksa Format Video

Pada dasarnya, ada cukup banyak format video yang didukung oleh Windows Media Player. Namun ingat, ‘banyak’ bukan berarti ‘semua’.

Format utama yang paling sering dipakai, biasanya berjenis MKV dan MP4.

Selain kedua jenis format tersebut, baiknya sih dipastikan lagi. Sebab, bisa jadi format yang digunakan tersebut memang belum didukung, sehingga memicu munculnya suatu pesan error tertentu.

Salah satu bentuk pesan error yang muncul, bisa berupa “not recognized“, yang kemudian diikuti oleh pesan “Windows Media Player cannot play the file“.

Untuk itu, silakan cek terlebih dahulu format video sebelum diputar. Caranya dengan mengklik kanan file-nya, kemudian pilih Properties. Pastikan formatnya sudah sesuai, ya.

Sebagai referensi, dukungan format yang dimaksud bisa Anda cek pada halaman support Microsoft.

2. Update Windows Media Player

Format file video itu selalu bertambah ragam jenisnya. Banyak pengembang yang merilis suatu format video khusus hingga akhirnya menjadi populer.

Berangkat dari hal tersebut, Microsoft tentu tidak tinggal diam. Windows Media Player pun selalu diberikan update, guna memperkaya dukungan akan format file video.

Dengan begitu, pesan “cannot play the file” yang disebabkan karena file media tidak didukung harusnya bisa teratasi.

Untuk cara memperbaruinya, Anda bisa coba buka Windows Update (ketik “windows update” di kolom search, lalu buka hasilnya). Lakukan pembaruan versi sistem, maka secara otomatis semua aplikasinya juga akan diperbarui.

Itu untuk langkah update sistem secara keseluruhan. Sedangkan untuk Media Playernya secara khusus, Anda bisa ikuti langkah-langkah ini:

  • Buka Windows Media Player > Lalu pilih Tools.
  • Setelah itu, buka menu Options > Lalu ganti ke tab Player.
  • Pada kolom Automatic Updates > Beri tanda centang pada Once a day > Lalu klik OK.

Setelah itu, ada lagi menu codec. Codec ini berfungsi untuk membaca sekaligus menjalankan suatu format tertentu pada Media Player.

Meng-update codec, dapat meningkatkan kompatibilitas file yang didukung oleh Windows Media Player juga.

Nah, untuk caranya sendiri seperti ini:

  • Buka Windows Media Player > Buka menu Tools > Lalu pilih Options.
  • Kemudian, di tab Player > Silakan pilih Download Codecs Automatically > Kalu klik OK.
  • Terakhir, buka video dengan format MP4. Nanti klik Install setelah muncul menu install codec.

Tutup Windows Media Player jika sudah, kemudian tes kembali menggunakan file video yang lain.

3. Perbaiki Video yang Rusak

Video rusak sangat mungkin terjadi. Beberapa penyebabnya yaitu:

  • Proses transfer file gagal. Misalnya memindahkan data video dari flashdisk ke komputer, lalu error.
  • Download gagal.
  • Storage (komponen) komputer rusak.

Istilah lain dari rusak di sini, bisa juga disebut corrupt. Video yang mengalami corrupt, biasanya sudah sulit untuk diperbaiki.

Meski demikian, bukan berarti tidak bisa sama sekali.

Ada beberapa cara yang bisa dipakai sebagai solusinya. Misalnya menggunakan aplikasi-aplikasi tertentu.

Baca juga: Cara Mengatasi Tanda Silang Merah Audio di Laptop.

4. Cek Driver Audio di Device Manager

Memang sumbernya dari video. Namun driver audio ini juga mungkin saja mengakibatkan Windows Media Player tidak bisa memutar video.

Solusinya, bisa langsung coba cek driver audio melalui Device Manager. Caranya begini:

  • Pada kolom search, lalu ketikkan “Device Manager“.
  • Setelah itu, buka kolom Sounds, Video, Game Controller.
  • Klik kanan pada driver audio, lalu klik Uninstall This Device.

Tunggu prosesnya sampai selesai, lalu restart komputer Anda. Setelah itu, coba lagi gunakan Windows Media Playernya.

Catatan: Uninstall di sini tidak akan menghapus driver-nya. Karena setelah restart, secara otomatis driver akan memulai ulang kembali.

Baca juga: Cara Merekam Suara di Windows 10 [Laptop atau PC].

5. Hapus Data Cache di Windows

Ini sebagai tambahan saja, karena untuk beberapa kondisi bisa sangat membantu, lho.

Menghapus data cache di Windows itu caranya begini:

  • Pada kolom search, ketik “run“.
  • Buka aplikasinya.
  • Ketik “temp“, lalu klik OK.
  • Pada folder Temp, hapus semua data yang ada di sana.

Sudah selesai? Belum.

Ulangi langkah-langkah barusan, namun di Run, ketik “%temp%” (pakai persen), lalu klik OK. Pada folder %temp% tersebut, terdapat juga data-data cache yang perlu dihapus.

Menghapus data cache ini sangat efektif untuk menghilangkan berbagai bug yang ada di Windows Media Player. Jadi, sangat recommended untuk dicoba.

Baca juga: Cara Memakai Mic di Komputer (Lengkap + Setting).

Akhir Kata

Begitulah cara mengatasi masalah pesan errorWindows Media Player cannot play the file“.

Bagi yang suka memutar video, masalah seperti ini pastinya sangat mengganggu, dan rasanya ingin segera diperbaiki, bukan?

Oleh karena itu, coba ikutilah langkah-langkahnya satu per satu. Cari penyebabnya dan mungkin bisa sekaligus dengan solusinya.

Kalau ada pertanyaan, bisa langsung kirimkan lewat komentar di bawah.

Semoga bermanfaat, ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like