Cara Mengatasi Brightness Windows Tidak Berfungsi

Cara Mengatasi Brightness Windows Tidak Berfungsi

Brightness Tidak BerfungsiBrightness atau dalam bahasa Indonesia berarti kecerahan, adalah bagian penting yang terkadang harus kita atur. Tujuannya, agar mata nyaman dan tidak cepat lelah saat memandang layar dalam waktu lama.

Baik di komputer maupun kaptop, pengaturan brightness sudah disediakan oleh Windows sebagai fitur basic, yang bisa diatur pada halaman tertentu.

Sayangnya, terkadang ada juga masalah terkait fitur ini. Misalnya, seperti kecerahan layar tersebut tidak bisa diatur.

Kondisi ini pernah saya alami sendiri beberapa kali. Di laptop dengan OS Windows 7, laptop Windows 8.1, dan laptop Windows 10.

Yuk, kita bahas lebih lanjut mengenai masalah ini.

Penyebab Brightness Tidak Bisa Diatur (Windows)

Tentunya, masalah brightness yang tidak bisa diatur ini adalah hal yang cukup mengganggu. Apalagi buat orang yang pekerjaannya butuh melihat layar monitor dalam waktu lama.

Penyebabnya sendiri beragam, di antaranya:

Driver VGA belum terinstal: Driver VGA berfungsi untuk mengolah gambar, termasuk layar. Karenanya, nggak heran kalau fungsi brightness jadi tidak berfungsi kalau driver tersebut belum terpasang. Hal ini banyak ditemui setelah install ulang.

Bug pada driver: Driver VGA sudah terinstal, tapi mengalami bug (error). Akibatnya, ia tidak dapat berfungsi dengan baik. Hal ini pun bisa berpengaruh ke fitur lain, seperti kecerahan layar ini.

Bug pada sistem: Bug sistem ini bisa terjadi karena banyak hal. Tapi biasanya sih disebabkan karena adanya data yang corrupt. Hal ini juga bisa saja berpengaruh terhadap pengaturan brightness.

Masalah virus: Ketika sebuah komputer terkena virus, biasanya sistem akan menjadi tidak stabil, dan akan menyebabkan beberapa kerusakan data.

Dan lain-lain.

Baca juga: Cara Mudah Mengatasi Windows Update yang Error.

Cara Mengatasi Brightness Tidak Berfungsi di Windows 7, 8, 10

Di sini, saya ingin coba menjelaskannya, terkait beberapa solusi yang bisa digunakan untuk mengatasinya.

Berikut ini pembahasannya:

1. Install Dulu Driver VGA

Menginstall Driver VGA

Driver VGA ini umumnya ada 3 jenis, yaitu AMD, Intel, dan NVIDIA. Namun pada dasarnya, langkah-langkah yang harus dilakukan dalam proses instalasinya tidak jauh berbeda.

Gambarannya seperti ini:

  • Silakan cari DVD driver bawaan laptop atau komputer Anda.
  • Kemudian masukkan ke dalam DVD drive.
  • Selanjutnya cari folder bernama Graphics, VGA, Intel, AMD, atau NVIDIA.
  • Cari dan buka aplikasi installer-nya.
  • Setelah itu, cukup klik Next terus saja sambil mengikuti petunjuk yang diberikan.

Sebagai contohnya, dulu saya pernah membagikan tutorial untuk menginstal driver VGA (khusus AMD).

Silakan cari melalui fitur search, atau buka link berikut: www.leskompi.com/install-driver-amd

2. Install Ulang Driver

Menginstall Ulang Driver VGA

Reinstall (install ulang) di sini, dimaksudkan untuk mengganti driver yang error atau mengalami bug.

Untuk caranya, kurang lebih sama seperti sebelumnya. Bisa menggunakan DVD bawaan. Namun jika setelah install driver, brightness masih belum bisa berjalan juga, Anda bisa coba download driver baru dari situs resmi VGA.

Jangan lupa untuk menghapus driver lama. Gunakan software penghapus driver seperti DDU, sebelum menginstal driver baru lagi.

Selain itu, pastikan juga driver yang diinstal sudah sesuai dengan versi Windows di komputer atau laptop Anda, ya.

Baca juga: Cara Efektif Mengatasi Error Driver Power State Failure.

3. Atur Brightness Melalui Driver

Setting Brightness Lewat Driver

Sebagian besar orang mengatur brightness melalui tombol keyboard (FN + salah satu di antara F1 sampai F12) atau melalui pengaturan brightness pada Windows.

Tidak salah, sih. Namun sebenarnya, di driver juga ada pengaturan brightness VGA. Ini bisa jadi alternatif yang mungkin bisa Anda coba. Siapa tahu bekerja.

Caranya:

  • Klik kanan di desktop.
  • Klik Graphics Options.
  • Cari pengaturan Brightness.
  • Lalu atur di sana.

Untuk Graphics Options bisa beda-beda tergantung VGA yang dipakai. Bisa NVIDIA Graphics Control Panel atau AMD Radeon Settings.

4. Menggunakan Basic Display Driver dari Microsoft

Setting Basic Display

Di Device Manager, ada satu driver yang bernama Basic Display Driver. Fungsinya sendiri adalah untuk menampilkan layar, namun dalam fungsi yang dasar (hanya sekadarnya saja).

Di sini kita akan mencoba untuk melakukan refresh driver VGA menggunakan Basic Diplay Driver tersebut. Tujuannya untuk menghilangkan error yang mungkin ada.

Cara ini saya dapatkan dari situs luar negeri, dan sudah banyak yang berhasil menerapkannya.

Seperti inilah caranya:  

  • Pada kolom search Windows > Ketik “Device Manager” > Kemudian buka.
Membuka Device Manager
  • Selanjutnya, pilih opsi Display Adapter > Klik kanan pada VGA yang terdeteksi (bisa Intel, NVIDIA, AMD) > Lalu klik Update Driver Software.
Update Software VGA Device Manager
  • Setelah itu, klik opsi Browse My Computer for Driver Software.
Browse Driver VGA
  • Kemudian pilih opsi Let Me Pick from a List of Device Drivers on My Computer.
Pilih Driver
  • Dengan begitu, Anda akan melihat dua atau lebih driver terbaca. Pilih Microsoft Basic Display Adapter, dan klik Next jika sudah.
Setting VGA Ke Mode Basic Display
  • Tunggu beberapa saat. Biasanya layar akan berkedip hitam selama beberapa detik (ini normal, tidak perlu panik). Setelah itu akan muncul notifikasi berikut:
Pengubahan Driver Sukses
  • Selanjutnya, silakan ulangi langkah-langkah tadi, dari nomor 1 sampai 5. Tapi pada langkah 5, pilih driver yang bukan Basic Display, melainkan driver utama.
Setting Driver Utama VGA
  • Tunggu lagi beberapa saat, sampai layar selesai berkedip hitam lagi.
Mengganti Driver Utama Sukses
  • Kalau sudah, silakan restart komputer atau laptop Anda.

Untuk melakukan langkah-langkah di atas, pastikan driver VGA sudah terinstal dengan benar, agar bisa terdeteksi.

5. Roll Back Driver VGA di Device Manager

Roll Back Driver VGA Ke Versi Lama

Tidak hanya update, driver VGA terinstal pada sistem juga bisa di-rollback, lho. Maksudnya, untuk mengembalikan driver versi baru ke versi yang lebih lama.

Tujuannya apa? Jadi gini, nggak semua driver baru itu berjalan normal. Kadang pembaruannya masih ada yang belum sempurna, sehingga malah mendatangkan bug atau error tertentu. Salah satunya, seperti pada brightness ini.

Nah, dengan mengembalikannya ke versi yang lebih lama, diharapkan bug yang ada tadi bisa dihilangkan, sehingga driver bisa kembali berjalan normal.

Untuk caranya sendiri nggak sulit, kok.

  • Buka Device Manager.
  • Klik Display Adapter.
  • Klik kanan pada driver VGA yang tersedia di sana.
  • Lalu klik Properties.
  • Klik tab Driver.
  • Kemudian klik Roll Back Driver.

Tunggu prosesnya selama beberapa saat. Jika sudah, restart seperti biasa.

6. Menyalakan Ulang Driver VGA di Device Manager

Re-Enable VGA Device Manager

Masih seputar masalah driver pada Device Manager, yang juga saya pelajari dari situs teknologi luar negeri.

Langkah-langkah yang harus dilakukan seperti ini:

  • Pertama, buka Device Manager seperti biasa.
  • Klik Display Adapter > Klik kanan pada driver VGA (Intel, NVIDIA, AMD) > Klik Disable.
  • Tunggu beberapa saat, sampai monitor selesai berkedip hitam.
  • Jika sudah > Klik kanan lagi pada driver VGA > Kemudian klik Enable.

Kalau sudah, silakan coba atur lagi brightness-nya. Kalau belum bisa, coba restart dulu, ya.

7. Update Versi Windows Anda

Update Windows 10

Jika Anda menggunakan Windows, kemudian posisi update dalam kondisi mati, secara tidak langsung akan membuat versi update tersedia menumpuk.

Nah, di sini banyak yang belum tahu, nih, bahwa di beberapa versi Windows bisa saja mengandung bug di dalamnya.

Bug seperti apa maksudnya? Macam-macam.

Misalnya, membuat WiFi jadi tidak berfungsi, driver printer nggak jalan, game jadi patah-patah, hingga masalah brightness yang tidak bisa diatur seperti yang sedang kita bahas di sini.

Untuk mengatasi hal tersebut, maka opsi update merupakan cara yang paling efektif. Alasannya, karena sering kali bug yang ada sebelumnya tadi akan hilang.

Selain update, opsi rollback juga bisa jadi opsi, khususnya jika Anda mendapati error ini justru setelah melakukan update versi. Caranya, bisa cek di Control Panel > Uninstall Program > Kemudian hapus update yang terdapat di sana.

8. Enable Generic PnP Monitor

Mengatur Ulang Generic PnP Monitor

Masalah ini nggak selalu berasal dari driver VGA, karena monitor juga bisa berpengaruh terhadap pengaturan brightness.

Lebih tepatnya, monitor yang saya maksud di sini adalah Generic PnP Monitor. Ini adalah driver otomatis yang terinstal agar Windows bisa mengenali monitornya.

Yang jadi masalah itu, terkadang driver ini suka berubah pengaturannya menjadi disabled. Biasanya dikarenakan masalah bug pada driver VGA atau sejenisnya.

Untuk cara mengatasinya:

  • Silakan buka Device Manager.
  • Buka menu Monitor.
  • Klik kanan pada Generic PnP Monitor.
  • Kemudian klik Enable.

Baca juga: Cara Mengatasi Tampilan Windows Besar Setelah Install Ulang.

9. Mengatur Registry Pada Sistem Windows

Setting Registry Brightness

Registry adalah kumpulan ‘catatan’ yang tersimpan pada Windows. Fungsinya untuk menyimpan konfigurasi tertentu, baik itu dari aplikasi maupun sistem.

Di sini, ada satu registry yang berfungsi untuk mengatur konfigurasi brightness, serta dapat kita atur jika kecerahan layar sedang mengalami error.

Seperti ini caranya:

  • Tekan tombol Windows + R > Ketik “Regedit” > Kemudian klik OK.
  • Selanjutnya, buka HKEY_LOCAL_MACHINE > SYSTEM > ControlSet001 > Control > Class > {4d36e968-e325-11ce-bfc1-08002be10318} > 0000.
  • Di menu bagian kanan, silakan Anda cari registry dengan nama KMD_EnableBrightnessInterface2, kalu klik 2 kali.
  • Ubah nilainya menjadi 0.
  • Untuk setting Base, atur ke Hexadecimal.

Oh ya, coba cek juga, mungkin saja di menu Regeditnya akan ada KMD_EnableBrightnessInterface lebih dari 1. Jika memang demikian, atur semua nilainya menjadi 0.

Untuk pengguna Intel HD, bisa coba pengaturan berikut:

  1. Buka Regedit.
  2. HKEY_LOCAL_MACHINE > SYSTEM > ControlSet001 > Control > Class > {4d36e968-e325-11ce-bfc1-08002be10318} > 0000.
  3. Di menu bagian kanan, cari registry FeatureTestControl. Klik 2 kali registry tersebut.
  4. Kemudian ubah value-nya, dari f000 menjadi f008.

Setelah itu, coba restart dulu, lalu atur lagi brightness-nya.

10. Atur Pengaturan Baterai ke Balanced atau High Performance

Mengubah Pengaturan Baterai

Khusus untuk laptop, pengaturan baterai yang diatur ke Power Saver, terkadang bisa membuat brightness berubah menjadi adaptive, di mana ia akan menyesuaikan secara otomatis, sehingga tidak bisa kita atur secara manual.

Oleh karena itu, direkomendasikan untuk mengganti pengaturannya ke Balanced atau High Performance dulu, ya.

Caranya kira-kira seperti ini:

  • Masuk Control Panel.
  • Hardware And Sounds.
  • Power Options.
  • Klik Show Additional Plans.
  • Dan ganti ke Balanced.

Kalau mau, Anda juga bisa mengaturnya secara manual dengan menekan Change Plan Settings. Barangkali ingin lebih hemat baterai.

Kesimpulan

Kalau kita cek kembali, ternyata solusinya ada banyak sekali, ya. Nggak cuma 1 atau 2 solusi saja, melainkan 10.

Supaya lebih mudah dipahami, yuk, kita buat kesimpulannya di sini.

1. Install Driver VGA: Fungsinya untuk mengaktifkan driver VGA.

2. Reinstall Driver VGA: Fungsinya untuk mengganti driver VGA lama yang error.

3. Atur Brightness Lewat Driver: Sebagai cara alternatif, jika pengaturan brightness lewat keyboard dan control bawaan Windows tidak berfungsi.

4. Menggunakan Display Basic Driver: Untuk me-refresh driver VGA menggunakan driver basic dari Microsoft.

5. Rollback Driver VGA (Device Manager): Berfungsi untuk mengembalikan driver VGA ke versi lama.

6. Re-Enable VGA (Device Manager): Berfungsi untuk me-refresh VGA yang sedang berjalan.

7. Update Versi Windows: Bertujuan untuk mengatasi bug yang terdapat pada sistem.

8. Enable Generic PnP Monitor: Untuk menyalakan driver monitor yang tidak sengaja nonaktif.

9. Atur Registry Lewat Regedit: Untuk mengatur ulang konfigurasi pada brightness.

10. Atur Pengaturan Baterai: Berfungsi untuk menghilangkan fitur adaptive brightness, agar membuatnya bisa diatur secara manual lagi.

Semua cara tersebut (1 sampai 10), urutannya saya tulis berdasarkan rekomendasi pribadi. Namun ini sifatnya tidak mengikat. Jadi, Anda tetap bisa memilih cara yang mana saja sesuai kebutuhan.

Penutup

Beda dengan error sejenis, mengatasi brightness yang tidak bisa berfungsi di Windows 7, Windows 8, atau Windows 10 memang banyak sekali opsinya.

Hal tersebut wajar, mengingat error yang terjadi di setiap komputer itu bisa berbeda-beda bentuknya.

Meskipun di sini sudah saya tulis selengkap mungkin yang saya bisa, mungkin saja masih ada error lain yang belum sempat terbahas.

Jadi, kalau Anda mengalami hal tersebut, silakan tanyakan lewat kolom komentar di bawah saja, ya.

Semoga bermanfaat.

2 comments
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like