Cara Mengatasi HP Mudah Panas

Cara Mengatasi HP Mudah Panas

HP panas bukanlah kondisi yang asing lagi saat ini. Karena sejatinya memang wajar, yang namanya barang elektronik pasti bakal panas.

Tapi, beda urusan kalau suhu HP meningkat dengan cepat. Hal ini bisa jadi menandakan ada sesuatu yang ngga beres di HP tersebut.

Banyak pengguna HP -terutama yang masih awam- mengeluhkan masalah HP cepat panas ini. Dipakai main game, panas. Dipakai mengakses sosmed, panas. Bahkan baru dinyalakan, juga panas.

Tentunya sangat mengganggu bukan?

Apalagi HP cepat panas ini juga berpotensi akan mendatangkan masalah lain, seperti baterai yang menjadi cepat habis, sampai komponen yang menjadi mudah rusak.

Curhat Sedikit, Yaa…

HP yang cepat panas, juga pernah saya alami.

HP yang saya gunakan ini termasuk kelas middle, alias tipe-tipe mainstream, lah. HP ini -yang nggak perlu saya sebutkan apa merknya- termasuk cepat sekali terasa panas.

Kalau dipakai aktivitas semacam nonton film sih masih nggak masalah.

Tapi, suhu panasnya akan cepat sekali meningkat, ketika HP ini digunakan untuk memainkan gamegame yang relatif berat.

Selain itu, bahkan HP ini sudah terasa panas hanya dalam waktu 3 menit saja sejak game tersebut dibuka.

Nah, saya yakin sebagian dari Anda pasti ada yang mengalami masalah yang sama dengan saya, dan mungkin bertanya-tanya, kenapa sih HP-nya bisa cepat panas begini?

Karena itulah di sini saya ingin menjelaskannya.

Baca juga: Penyebab dan Cara Mengatasi HP Suka Mati Tiba-Tiba (Lengkap).

Penyebab HP Cepat Panas

Sebelum kita lanjut ke pembahasan utama, nggak lengkap rasanya kalau kita ngga membahas dulu tentang penyebab dari masalah HP yang cepat panas ini.

HP cepat panas, kalau saya rangkum dari sumber-sumber yang saya dapatkan, ternyata ada banyak sekali, lho, penyebabnya.

Mulai dari aplikasi yang terlalu banyak berjalan, sistem yang tidak stabil, sampai masalah virus (walau jarang sekali terjadi).

Memang benar sih. Tapi, kalau menurut opini saya pribadi, penyebab HP cepat panas itu ada 3, yaitu:

1. Jenis Chipset yang Digunakan

Seperti yang Anda ketahui, jenis chipset (SoC) di HP itu beda-beda. Ada banyak sekali tipe dan generasi chipset yang dirilis dalam jangka waktu tertentu.

Nah, dari banyaknya chipset ini, tentu saja kualitasnya nggak sama.

Ada yang memang dibuat sebaik mungkin, ada yang dikurangi kualitasnya demi bisa masuk pasar menengah ke bawah, dan (mungkin) ada pula yang menjadi ‘produk gagal’.

Dari situ, bisa disimpulkan bahwa nggak semua chipset itu stabil.

Beberapa di antarnaya ada yang mudah panas, seperti pada HP yang sedang saya gunakan sekarang ini. Ya, anggap saja seperti ‘penyakit bawaan’ processor-nya.

2. Body HP

Jenis body HP itu kebanyakan dibuat dari 4 jenis bahan, yaitu plastik, kaca, aluminum, dan polycarbonate, yang tentunya punya karakter masing-masing dalam menghantarkan panas.

Jadi, ada body HP yang memang cepat menghantarkan panas, dan ada pula yang tidak.

3. Panas Menurut Sudut Pandang Masing-Masing

Selain masalah ‘penyakit bawaan’ chipset, perbedaan feel/sugesti tiap orang terhadap suhu HP pun bisa jadi salah satu penyebabnya.

Tiap orang punya sudut pandangnya masing-masing mengenai berapa derajat suhu yang dihasilkan komponen untuk bisa disebut panas.

Termasuk para reviewer HP profesional. Mereka juga mematok derajat suhu pada HP untuk bisa disebut panas. Ada yang mematok 45C, 47C, 50C, dan sebagainya.

Artinya, suhu yang terasa itu relatif.

Anda bisa mengeceknya sendiri, tentang suhu yang dihasilkan di HP Anda. Kalau saya, biasanya menggunakan aplikasi CPU-Z. Ini contohnya:

Cara cek suhu HP Android
Di sini terlihat suhu pada tiap komponen HP.

Cara Paling Jitu Mengatasi HP Panas

HP panas penyebab
What…

Kesimpulan saya setelah membahas 3 penyebab HP panas di atas, adalah penyebab HP panas itu kebanyakan masalah bawaan HP itu sendiri.

Oleh karena itu, untuk mengatasi HP panas sampai tuntas sehingga nggak akan terasa panas lagi, kalau menurut saya sih mustahil.

Tapi, beda cerita kalau sekedar ingin mengoptimalkan HP, supaya nggak cepat panas.

Ada beberapa cara jitu supaya HP nggak cepat panas. Cara-cara ini saya rangkum berdasarkan pengalaman pribadi, website lain, dan opini logis dari para suhu di forum gadget yang kebetulan masih satu forum dengan saya.

Oke, langsung saja, berikut cara mengatasi HP yang cepat panas:

1. Kurangi Jumlah Aplikasi yang Terinstal Pada HP

Iya saya tahu, sebagian dari Anda pasti ada yang hobi instal aplikasi, lalu lupa untuk menghapusnya dalam jangka waktu lama.

Mentang-mentang HP-nya bagus.

Padahal, ini bisa jadi salah satu penyebab kenapa HP Anda cepat panas, lho.

Alasannya begini…

Ketika Anda mengunduh dan menginstal aplikasi di Playstore, maka aplikasi tersebut tidak selalu dalam kondisi ‘diam’ saja. Kadang, aplikasi tersebut tetap berjalan terus menerus di latar belakang (background services) tanpa Anda sadari.

Contoh mudahnya, lihat saja notif pesan masuk di HP Anda dari aplikasi chatting misalnya. Notif tersebut bisa muncul karena aplikasi tersebut berjalan dan selalu update.

Itulah contoh aplikasi yang berjalan di latar belakang.

Aplikasi yang berjalan di latar belakang ini, tentu bisa jadi penyebab HP cepat panas. Sebab, aplikasi yang berjalan ini akan tetap membebani kinerja processor, sehingga processor pun harus bekerja lebih keras lagi.

Nah, bisa dibayangkan bukan jika aplikasi yang diinstal itu ada dalam jumlah yang banyak?

Cara mengatasinya tentu sangat simpel. Cukup hapus saja aplikasi-aplikasi yang jarang digunakan. Anda bisa mengeceknya di:

Settings > Apps.

Terlalu banyak aplikasi terinstall

Jika sudah, silakan restart HP Anda.

Ketahui juga: Sudah Tahu Pembaruan Perangkat Android Belum?

2. Hapus Aplikasi-Aplikasi Cleaner

Saya punya pendapat pribadi, bahwa aplikasi-aplikasi semacam cleaner ini tidak perlu diinstal di HP Android.

Bukan tanpa alasan. Sebab, rata-rata aplikasi cleaner itu berat, sehingga mengambil banyak resource RAM dari HP yang sobat gunakan.

Kira-kira penjelasannya sama dengan poin sebelumnya, di mana hampir semua aplikasi cleaner berjalan di latar belakang.

Akibatnya, aplikasi ini malah menambah beban pada kinerja processor.

Saya sarankan, hapus saja aplikasi cleaner yang terinstal di HP Anda. Walau katanya berfungsi untuk membersihkan RAM atau mempercepat kinerja HP.

Meski demikian, bukan berarti aplikasi cleaner ini sama sekali nggak ada gunanya, ya. Contohnya seperti di poin berikut ini.

3. Bersihkan Junk Files Pada Android

Semakin lama HP dipakai, maka akan semakin banyak pula junk files yang menumpuk.

Selain junk files, ada juga filefile pribadi yang lupa dihapus, atau terdapat file duplikat yang menyebabkan memori internal menjadi terisi penuh.

Lah, terus apa hubungannya sama cepet panas?

Jelas ada pengaruhnya. HP yang penuh junk files, biasanya akan memiliki kinerja yang semakin melambat dan menjadi berat. Akibatnya, HP pun bisa menjadi lebih cepat panas.

Junk files ini tidak bisa, atau setidaknya sulit dibersihkan secara manual. Maka dari itu, Anda bisa memanfaatkan aplikasi-aplikasi cleaner tadi untuk membersihkannya.

Aplikasi Cleaner

Anda bisa instal dan gunakan aplikasi cleaner mana pun yang Anda suka. Yang penting, lihat saja review-nya, mesti positif.

4. Matikan Fungsi Tertentu yang Jarang Dipakai di Android

Kita tahu bahwa di Android itu terdapat banyak sekali fitur-fitur yang bermanfaat untuk dipakai. Di antaranya ada GPS, Bluetooth, dan sebagainya.

Tapi, apakah fitur-fitur ini selalu dipakai? Tentu tidak bukan?

Fitur hp

Nah, maka dari itu, Anda bisa mematikan fitur-fitur ini kalau memang jarang dipakai. Karena selain bisa mengakibatkan HP jadi lebih mudah panas, juga bisa membuat baterai HP menjadi lebih boros.

Contohnya, biasakan untuk mematikan fungsi GPS ketika berada di rumah, dan baru nyalakan kembali ketika sedang ingin keluar rumah.

Atau nyalakan fungsi airplane, lalu gunakanlah koneksi WiFi jika tempat yang sedang Anda tempati terdapat jaringan WiFi-nya.

Baca Juga: Penyebab HP Android Lemot dan Cara Mengatasinya

5. Kurangi Jumlah Multitasking

Tiap HP punya spesifikasinya masing-masing. Dan masing-masing spek tersebut, punya batasan tersendiri dalam multitasking.

Tapi, beda cerita kalau HP Anda punya masalah bawaan cepat panas.

Disarankan, untuk mengurangi jumlah multitasking yang berlangsung. Contohnya, biasanya buka 5 aplikasi sekaligus, sekarang cukup buka maksimal 3 aplikasi saja.

Terlalu banyak multitasking

Anda juga bisa menggunakan aplikasi tertentu untuk meng-hibernate aplikasi-aplikasi yang berjalan. Kalau saya biasanya pakai Greenify.

6. Kurangi Gaming Berat

Tidak diragukan lagi, kalau masalah cepat panas ini kerap muncul ketika kita sedang bermain game.

Iya, nge-game memang bisa bikin HP cepat panas, bahkan bisa hingga overheat. Apalagi kalau game yang dimainkan termasuk kategori game berat.

Kalau masalah ini, saya ada 2 saran, sih:

Istirahatkan HP

Batasi jumlah waktu pemakaian HP untuk dipakai nge-game.  Misal, dari setengah jam, jadi 15 menit saja. Ini lumayan efektif untuk mengurangi panas berlebih pada HP.

HP dengan panas berlebih yang digunakan pada waktu lama, dalam jangka waktu panjang bisa menyebabkan baterai jadi rusak, lho. Paling parah, HP bahkan bisa mati total.

Kurangi Tingkat Grafis Pada Game

Di gamegame tertentu, dengan kualitas grafis tinggi, atau pada game populer (seperti Mobile Legends), biasanya menyediakan setting kualitas grafis.

Setting grafis ML

Semakin tinggi kualitas grafis yang diatur, maka akan semakin berat pula kerja komponen pada HP, yang tentu bisa membuat HP jadi cepat panas.

Saran saya, kurangi tingkat kualitas grafis tersebut. Kalau mau adem, ubah saja jadi low semua. Hilangkan juga fitur-fitur yang dirasa kurang perlu, seperti notif atau fitur vibrate.

7.  Matikan HP Ketika Dicas

Pengguna HP zaman sekarang, memang kadang suka nggak puas dengan ukuran baterai pada HP-nya. Padahal, kapasitas baterainya sudah tergolong besar. Akhirnya, HP jadi suka dimainkan sambil dicas.

Memainkan HP sambil dicas, pastinya bakal bikin HP cepat panas.

Kalau dari pengalaman saya, HP yang punya penyakit bawaan cepat panas, lalu ditambah lagi dengan dipakai sambil dicas, maka temperaturnya akan lebih panas dari biasanya.

Solusinya mudah. Cukup hemat-hemat baterai Anda saja sih.

Untuk caranya sendiri, bisa mengikuti 6 poin yang saya bahas sebelumnya. Karena pada dasarnya, secara tidak langsung, keenam poin tadi masih berhubungan dengan pola menghemat baterai.

Jadi, saya sarankan untuk menerapkan semuanya, ya.

Selain itu, Anda juga bisa menghemat baterai dengan cara menurunkan brightness pada HP. Ini lumayan efektif. Bahkan penghematannya bisa puluhan persen lebih hemat, lho.

Cara kurangi brightness HP

8. Reset HP Anda

Kalau sudah menerapkan cara-cara sebelumnya, tapi HP masih sering cepat panas, Anda bisa mempertimbangkan untuk me-reset HP Anda.

Dengan me-reset HP, maka kondisi HP otomatis akan menjadi seperti baru lagi, yang berarti semua setting + aplikasi yang terinstal bakal hilang semuanya.

Secara tidak langsung, HP pun menjadi optimal kembali.

Untuk cara reset-nya, sebenarnya bisa dilakukan lewat:

Settings > Backup & Reset > Factory Reset.

Akan tetapi, saya lebih menyarankan untuk me-reset-nya melalui mode recovery saja. Caranya begini:

  1. Matikan HP Anda terlebih dahulu.
  2. Ketika HP dalam keadaan mati, nyalakan kembali dengan menggunakan kombinasi tombol: Power + Volume Up + Volume Down.
  3. Nanti Anda akan masuk ke mode recovery.
  4. Selanjutnya, tinggal cari saja deh setting Wipe Data/Factory Reset. Hati-hati! Bukan Wipe System. Jangan sampai salah pilih.
Cara reset HP

Jika sudah, restart kembali HP-nya.

Note: Beberapa HP punya kombinasi tombol masuk recovery yang berbeda-beda. Anda bisa cek satu per satu kombinasinya, atau cari tutorialnya di Google.

9. Pakai Custom ROM

Terakhir, kalau Anda benar-benar ingin HP-nya nggak mudah panas, saya sarankan untuk coba menginstal custom ROM. Cara ini bakal bikin HP jadi lebih adem.

Custom ROM merupakan ROM hasil modifikasi pihak tertentu, yang dibuat dengan tujuan untuk membuat performa sistem menjadi lebih meningkat dan lebih optimal ketimbang menggunakan ROM bawaan HP.

Di dalam custom ROM sendiri, biasanya memang terdapat banyak tweak. Seperti tweak RAM, baterai, sampai kernel, yang bisa berfungsi untuk mengoptimalkan kinerja processor.

Custom ROM HP

Banyaknya keuntungan memakai custom ROM, bukan berarti tidak ada kelemahannya, ya. Beberapa kekurangan custom ROM di antaranya:

  • Tidak semua custom ROM HP stabil. Sangat banyak custom ROM yang malah jauh lebih jelek jika dibandingkan dengan stock ROM (ROM bawaan) vendor HP.
  • Memasang custom ROM, juga sama saja dengan memodifikasi sistem, yang artinya Anda bakal kehilangan garansi.
  • Untuk yang masih awam Android, memasang custom ROM ini tentu lebih sulit kalau dibandingkan dengan cara root. Kalau sampai salah langkah, HP malah bisa bootloop.

Jadi, silakan pertimbangkan sendiri, ya.

Penutup

Baiklah, demikian pembahasan tentang cara mengatasi HP cepat panas.

Kalau saya cek di internet, ada beberapa lagi cara-cara lain sih, seperti membersihkan HP dari debu, hati-hati terkena air, sampai jangan meng-overclock processor HP.

Akan tetapi, saya pikir tidak perlu mencantumkan semua poin-poin tersebut pada artikel ini. Sebab, pada dasarnya memang kurang relevan untuk mengatasi HP cepat panas.

Mungkin segitu dulu ya pembahasan kita kali ini. Semoga bermanfaat!

0 Shares:
1 comment
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like