Tentang Adobe Photoshop

Apa itu Adobe Photoshop

Adobe Photoshop, Fungsi, Sejarah, dan Cara Menggunakannya – Bicara soal software yang banyak dipakai di komputer, maka Adobe Photoshop adalah salah satunya.

Software ini bergerak dalam bidang editing, yang mana banyak sekali hal menarik yang bisa dilakukan dengan memanfaatkan fitur-fiturnya.

Photoshop sendiri sebenarnya sudah ada cukup lama. Terhitung dari sejak pertama kali saya pakai, Photoshop kala itu sudah berada di versi pertengahan, dan selalu mendapat penyegaran dari masa ke masa.

Nah, kalau biasanya kita mencari tutorial cara edit foto di Photoshop, di artikel kali ini isinya akan berbeda. Di sini kita akan membahas mengenai fungsi dan sejarah dari software ini.

Apa Itu Photoshop? Berikut Penjelasan, Lengkap dengan Fungsi Photoshop

Apa Itu Photoshop
Hasil Foto Yang Diolah Dengan Photoshop

Adobe Photoshop adalah sebuah software yang dikembangkan oleh Adobe Systems. Berfungsi sebagai perangkat lunak pengolah (edit) foto atau gambar dengan kualitas tinggi.

Adobe Photoshop ini ditujukan untuk berbagai kalangan, baik perorangan hingga perusahaan. Pertama kali dirilis pada tahun 1990 dan hingga kini masih terus dikembangkan.

Secara garis besar, setidaknya ada 2 sistem operasi yang mendukung Photoshop ini, yakni Windows dan MacOS. Tapi bisa juga digunakan di sistem operasi lain seperti Linux dengan bantuan aplikasi tertentu.

Sejarah Photoshop

Sejarah Adobe Photoshop

Dirilis perdana pada 19 februari tahun 1990, tapi sejarah Adobe Photoshop sebenarnya berawal pada 3 tahun sebelumnya, tepatnya pada tahun 1987.

Seorang mahasiswa PhD dari universitas Michigan, membuat sebuah program yang disebut Display untuk menampilkan gambar grayscale pada komputer Machintosnya. Mahasiswa ini bernama Thomas Knoll.

Program ini kemudian menarik perhatian saudaranya yang bernama John Knoll, seorang karyawan dari Industrial Light & Magic. Atas saran dari John Knoll, Program tersebut kemudian diubah menjadi program editing gambar secara penuh.

Pada tahun 1988, Thomas mengambil libur sementara dari kuliahnya selama 6 bulan. Bekerja sama dengan saudaranya, program tadi dikembangkan lagi dan namanya pun berganti menjadi Image Pro.

Beberapa waktu kemudian, Thomas mengubah lagi nama programnya menjadi Photoshop. Bekerja sama dalam jangka pendek dengan sebuah produsen scanner, program tersebut didistribusikan dengan slidescanner. Total ada sekitar 200 salinan Photoshop dikirimkan.

Nah, ketika John sedang bepergian ke Sillicon Valley (California), dia mendemonstrasikan program tersebut kepada seorang insinyur di Apple Computer Inc dan Russel Brown (Direktur seni Adobe).

Setelah demontrasi tersebut, Adobe akhirnya membeli lisensi Photoshop dan mendistribusikannya. Photoshop versi 1.0 dirilis pada tahun 1990 untuk Machintos.

Ketahui Juga: Pengertian Adobe Ilustrator, Beserta Sejarahnya

Fitur Photoshop

Fitur Adobe Photoshop

Dari segi fitur, tentu saja ada banyak sekali fitur yang bisa ditemukan di software ini. Selain itu, fitur-fitur tersebut juga kebanyakan hanya bisa dijelaskan oleh orang-orang yang sudah mahir menggunakannya.

Nah, untuk Anda yang ingin kenal Photoshop lebih jauh lagi, setidaknya ada beberapa fitur dasar yang mungkin perlu Anda ketahui.

Apa saja? Ini dia:

Menyatukan Foto: Menyatukan foto menggunakan Photoshop, sangat mungkin dilakukan. Ada banyak tools tersedia untuk melakukan hal ini.

Mengatur Brightness: Foto terlalu gelap? Fitur kontras bisa membantu mencerahkannya, bahkan hingga puluhan persen lebih terang.

Crop Foto: Cropping atau memotong foto juga bisa dilakukan di sini. Pindahkah objek dari sebuah foto ke foto lain.

Mengubah Ukuran Foto: Membuat foto 2×3, 3×4, dan lain sebagainya bisa dilakukan dengan mudah. Cukup atur resolusinya saja, maka Photoshop akan menyesuaikannya secara otomatis.

Membuat Gambar: Selain bisa mengedit, membuat gambar di Photoshop juga dimungkinkan. Karena tersedia beberapa tools sederhana, termasuk untuk membuat garis.

Rotate Foto: Hasil jepretan foto terbalik? Di Photoshop Anda bisa memperbaikinya dengan mudah.

Mengubah Saturasi Warna: Saturasi warna memang kadang perlu diubah agar foto jadi terlihat lebih menarik. Lewat Photoshop, hal ini juga bisa dilakukan dengan mudah.

Blur Foto: Saya pribadi sering menggunakan fitur ini untuk beberapa foto yang diunggah ke web saya. Ya, hasilnya sangat memuaskan.

Memberi Efek Pada Foto: Tidak bisa disebut secara spesifik, sebab tools untuk memberi efeknya ada banyak sekali di software ini.

Dan masih banyak lagi.

Kelihaian dalam menggunakan fitur-fitur Photoshop, tentu tergantung skill yang dimiliki. Hasil fotonya juga akan berbeda-beda sesuai keinginan akhir.

Lengkapnya, Anda bisa mencari contoh hasil edit di situs-situs tutorial editing Photoshop. Akan jauh lebih bagus jika melihat langsung di sana.

Baca Juga: Tutorial, Mengecilkan Ukuran File JPG

Tools Pada Photoshop yang Paling Sering Dipakai

Alat Photoshop

Untuk mengedit dengan Photoshop, kita harus memahami terlebih dahulu mengenai kegunaan tools yang tersedia di sana.

Tools yang disediakan Photoshop ini sangat banyak dan lengkap, lho. Selain itu, fungsinya pun berbeda-beda, sehingga mengharuskan kita untuk mempelajarinya dulu.

Berikut ini adalah beberapa jenis tools dan kegunaannya:

Move Tool: Berfungsi untuk memindahkan objek pada foto. Bisa juga berupa teks.

Marque Tool: Berfungsi untuk menyeleksi bentuk. Ada segiempat, oval, lingkaran, garis vertikal, dan horizontal.

Lasso Tool: Berfungsi untuk menyeleksi sesuai gerakan mouse. Ada juga Lasso Tool untuk membuat garis lurus dan garis objek tertentu.

Quick Selection dan Magic Wand Tool: Quick Selection Tool fungsinya untuk menyeleksi objek secara cepat. Magic Wand Tool juga sama, tapi punya fitur seleksi otomatis yang lebih jauh.

Cropping Tool: Cropping Tool di sini ada banyak jenisnya. Tapi secara garis besar, fungsinya untuk memotong atau memisahkan suatu objek pada foto.

EyeDropper Tool: Berfungsi untuk mengambil sampel warna pada sebuah objek.

Brush dan Patch Tools: Secara garis besar, ialah tool yang berfungsi untuk memberi, membuat, atau mengedit warna pada foto.

Brush Tool: Beda dengan sebelumnya, tool ini secara garis besar berfungsi untuk membuat garis tertentu. Mirip menggambar.

Clone Stamp Tool: Berfungsi untuk menyalin suatu area gambar.

Eraser Tool: Seperti namanya, ini adalah tool untuk menghapus objek yang tidak diperlukan pada foto.

Zoom Tool: Untuk mendekatkan foto pada saat proses pengeditan. Ada dua opsi, yakni zoom-in dan zoom-out.

Sudah Tahu Perbedaan JPG dan PNG?

Jenis Adobe Photoshop

Jenis Software Adobe

Seringnya, kita mendengar Photoshop sebagai satu software yang sama. Namun, Photoshop ini sebenarnya dibagi lagi menjadi 3 bagian atau jenis, lho.

Mungkin Anda pernah mendengar Adobe Lightroom dan Adobe Elements. Nah, kedua software ini merupakan bagian dari Photoshop juga.

Perbedaannya adalah seperti berikut:

Adobe PhotoshopAdalah software editing yang kita sedang bahas saat ini. Fungsinya untuk mengedit foto atau gambar dalam level biasa maupun tingkat atas. Biasa dipakai oleh perorangan atau perusahaan besar.
Adobe ElementsMerupakan software editing yang mirip dengan Photoshop. Hanya saja, terdapat beberapa pengurangan fitur, sehingga cocok untuk pemula yang baru ingin mempelajari Adobe Photoshop.
Adobe LightroomAdalah software editing yang kebanyakan dipakai oleh para fotografer. Fiturnya antara lain shadows, hue, saturations, luminance, color settings, camera calibrations, dan masih banyak lagi.

Ini hanya perbedaan singkat saja. Tentu akan lebih jauh lagi kalau kita bahas lebih dalam. Bisa sampai ribuan kata nanti artikelnya.

System Requirements Photoshop

Spesifikasi Komputer Untuk Photoshop

Untuk menjalankan sebuah software, tentu dibutuhkan system requirements alias spesifikasi hardware minimum supaya software tersebut bisa diinstal. Tak terkecuali Adobe Photoshop.

Walau sebenarnya Photoshop sendiri tidak membutuhkan spesifikasi komputer tinggi, namun kebutuhan sistemnya akan berbeda-beda tergantung versinya.

Supaya bisa berjalan dengan optimal, berikut spek yang direkomendasikan:

  • CPU: AMD atau Intel Dual-Core dengan support 64-bit.
  • RAM: 2GB. Lebih besar lebih baik.
  • Harddisk: 4GB. Bisa berubah tergantung kebutuhan desain.
  • VGA: 512MB VRAM.

Untuk versinya, berikut kita bahas di bawah ini:

Versi Adobe Photoshop

Versi Photoshop

Seperti yang sempat saya bilang, Adobe Photoshop saat ini memiliki beragam versi, dan masih terus dikembangkan sejak pertama kali dirilis.

Adobe Photoshop CS: Versi ini pertama kali dirilis pada tahun 2003. Terdapat beberapa peningkatan fitur seperti shadow dan highlight pada foto dari versi sebelumnya.

Adobe Photoshop CS2: Versi yang dirilis pada tahun 2005 ini mendapatkan beberapa peningkatan seperti custom presets, filter lens, smart object, dan lain-lain.

Adobe Photoshop CS3: Pertama kali dirilis pada tahun 2007. Update mencolok terdapat pada tambahan opsi print.

Adobe Photoshop CS4: Dirilis pada tahun 2008, atau selang 1 tahun dari versi sebelumnya. Peningkatan yang paling terkenal ada pada desain interface yang semakin mudah dipakai.

Adobe Photoshop CS5: Dirilis pada tahun 2010. Terdapat beberapa improvements seperti support 64-bit dan beberapa tools baru.

Adobe Photoshop CS6: Dirilis pada tahun 2012, terlihat ada perbedaan desain penggunaan yang cukup berbeda dari sebelumnya.

Adobe Photoshop CC: Peggantian CS ke CC. Dirilis pada tahun 2013, dan terkenal dengan update fitur pada editor kamera.

Adobe Photoshop CC 2014: Dirilis pada tahun 2014. Terdapat peningkatan desain task, penambahan dua tools blur baru, dan lain-lain.

Adobe Photoshop CC 2015: Pada update 2015 ini terdapat penambahan beberapa fitur baru. Salah satunya ialah meningkatkan akses ke Adobe Stock.

Adobe Photoshop CC 2017: Perbedaan cukup terasa pada sektor performa, yang mengalami peningkatan dibanding versi sebelumnya.

Adobe Photoshop CC 2018: Penambahan update beberapa tools seperti curvature pen, management streamlined brush, juga memungkinkan Photoshop untuk mengakses foto pada Lightroom.

Catatan: Pembahasan di atas tidak 100% lengkap saya tulis semua fiturnya barunya, ya. Hanya yang paling menonjol saja.

Bagaimana Cara Belajar Menggunakan Photoshop?

Untuk menggunakan Photoshop, tidak bisa dibuat menjadi satu tutorial saja untuk menjelaskannya. Sebab, langkah-langkah pengeditannya memang berbeda-beda, tergantung ingin seperti apa hasil fotonya nanti.

Untuk itu, di sini saya lebih merekomendasikan Anda untuk belajar melalui situs-situs belajar Photoshop. Bisa juga cek melalui video-video di Youtube. Mulai dulu dari hal dasar, kemudian dilanjut sedikit-sedikit.

Saat ini, sudah banyak tutorial Photoshop yang tersebar di internet, kok.

Baca Juga: Ini Dia Rekomendasi Aplikasi Kompress Foto Terbaik

Akhir Kata

Artikel seputar Photoshop ini diharapkan bisa memberikan Anda beragam informasi baru tentang sejarah, versi, fungsi, dan sedikit tips cara belajar menggunakannya.

Well, kalau bicara soal pemakaian, saya sendiri juga sebenarnya sampai saat ini masih belajar. Walau sebenarnya kenal Photoshop sudah dari tahun 2009 lalu, hehe.

Pada intinya, sejak pertama kali dirilis ke hadapan publik, Photoshop senantiasa mendapat pengembangan fitur dari masa ke masa. Persis sebagaimana perangkat lunak lainnya.

Meskipun versinya saat ini sudah sangat bagus, lengkap, dan bermanfaat untuk keperluan edit-mengedit, selama masih banyak yang membutuhkannya, ke depannya pun software ini pastinya akan diperbarui kembali.

Baik, mungkin sekian dulu, ya, pembahasan kita kali ini.

Jika ada yang ingin ditanyakan, jangan ragu untuk mengirimkannya lewat kolom komentar di bawah nanti. Termasuk kalau ada yang ingin direvisi atau ada saran tambahan.

Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like